Kamis, 05 Januari 2017

Menjaga Kualitas Suara Burung Ocehan dengan Kencur

Merawat burung ocehan tidak hanya perlu memastikan aspek kebutuhan nutrisinya agar terpenuhi. Tujuannya mungkin supaya burung ocehan tersebut memiliki berat badan yang ideal dan tidak mudah terserang penyakit akibat kekurangan nutrisi. Selain itu yang juga perlu diperhatikan dalam merawat burung ocehan adalah menjaga kualitas suaranya. Dalam menjaga kualitas suara kicauan burung ocehan tidak hanya dengan memberikannya pakan buah ataupun serangga yang dipercaya dapat menjernihkan suaranya. Akan tetapi cara lainnya agar kualitas suara burung ocehan tidak mudah rusak dan terawat dengan baik maka bisa memanfaatkan tanaman herbal yang telah teruji memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan suara pada makhluk hidup. Adapun nama tanaman herbal tersebut adalah Kencur.


Gambar: Kencur

Kencur yang memiliki nama latin Kaempferia Galanga telah lama dikenal dalam dunia kesehatan sebagai tanaman berkhasiat. Selain pemanfaatan kencur yang digunakan untuk bumbu atau rempah dalam membuat berbagai jenis makanan. Dalam pemanfaatannya juga digunakan untuk obat herbal yang mampu mengusir beragam penyakit pada tubuh manusia. Orang-orang yang mengkonsumsi tanaman Kencur dipercaya mampu dalam mengobati sakit tenggorokan seperti batuk ataupun serak suara. Di samping itu Kencur pun digunakan orang-orang untuk mengobati sakit kepala dan sebagai solusi bagi yang tidak nafsu makan.

Kandungan nutrisi yang ada pada Kencur terbilang amat banyak yang terdiri dari pati, mineral, minyak-minyak atsiri (yang terdiri dari sineol, asam metil kanil, asam sinamat, etil ester, borneol, kamphene, paraeumarin, asam anisat, alkaloid), dan gom. Begitu lengkapnya kandungan nutrisi yang ada pada Kencur membuat keberadaannya amat dibutuhkan oleh orang-orang yang dipakai sebagai obat tradisional. Adapun pada burung ocehan kegunaan dari Kencur terbilang cukup banyak yang satu di antaranya berperan dalam mengobati radang tenggorokan burung ocehan. Selain itu burung ocehan yang diberikan Kencur juga dapat membantu memperpanjang penarikan napasnya agar tidak mudah kehabisan napas saat berkicau. Ketika tenggorokan burung sedang berlendir yang menyebabkan batuk atau sulit bernafas maka dapat dibersihkan dengan memberinya Kencur.

Pemberian Kencur kepada burung ocehan tergantung dari tingkat sakit tenggorokan yang dideritanya. Bila burung ocehan mengalami sakit tenggorokan maka dapat diberikan Kencur beberapa kali dalam satu minggu. Ataupun ketika hendak menjaga kualitas suaranya saja agar tidak serak atau macet bunyi maka cukup pemberian Kencur dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu. Sedangkan cara pemberian kencur untuk burung ocehan dapat dilakukan dengan dua cara yakni pertama, dapat dengan melolohkan irisan kecil kencur sebanyak 2 sampai 4 butir saja ke dalam paruhnya. Kedua, dapat mengolah kencur dengan merebusnya menggunakan air bersih sampai mendidih dan setelah air rebusan kencur tersebut dingin bisa diberikan kepada burung ocehan.

Demikianlah penjelasan mengenai Kencur yang berperan dalam menjaga kualitas suara burung ocehan. Sebelum memberikan Kencur kepada burung ocehan baik dengan cara pertama ataupun kedua maka sebaiknya mencucinya terlebih dahulu dan mengupas kulit luarnya. Semoga dengan membaca artikel ini dapat membantu Anda dalam menjaga kualitas suara burung ocehan kesayangan Anda agar tidak mudah serak. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/09/24/beberapa-manfaat-kencur-untuk-burung-ocehan/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Kencur
3. http://www.tanamanobat.net/manfaat-dan-kandungan-yang-terdapat-pada-kencur/
Sumber Gambar:
1. http://stikesmadani.atturots.or.id/foto_berita/small_99kencur-batuk.jpg

Jumat, 30 Desember 2016

Melindungi Bulu Burung Pleci Agar Tidak Kusam

Bulu pada burung Pleci adalah sesuatu yang sangat berharga karena terdapat banyak fungsi dan manfaatnya. Hal yang paling kentara terlihat dari fungsi bulu pada burung Pleci bisa melindunginya dari sengatan matahari ataupun menjaga suhu tubuhnya agar tidak kedinginan. Selain itu bulu burung Pleci juga berguna untuk menarik perhatian lawan jenisnya dengan mengibas-ngibaskannya sambil menari dan berkicau. Sehingga dengan memiliki bulu yang rapi dan berwarna indah menjadikan burung Pleci bisa lebih percaya diri untuk berkicau menantang lawan-lawannya.

Burung yang dikenal juga dengan nama burung kacamata ini pada dasarnya memiliki corak bulu yang berwarna terang atau cerah. Kecerahan bulu pada burung Pleci sebaiknya memang terus dijaga agar jangan sampai kusam ataupun rusak. Kusam ataupun rusaknya bulu burung Pleci sangatlah berdampak buruk pada dirinya. Dampak buruk yang akan terjadi bila bulu burung Pleci yang semua cerah atau terang berubah menjadi kusam maka dapat menurunkan semangatnya untuk berkicau. Terjadinya perubahan warna bulu burung Pleci menjadi kusam menandakan sedang dalam keadaan tidak sehat. Yang dampak berikutnya burung Pleci tidak hanya akan malas berkicau saja tapi bergerak lincah seperti biasanya pun tidak akan dilakukannya untuk sementara waktu.


Gambar: Bulu burung Pleci yang tidak kusam

Kusam atau rusaknya bulu burung Pleci pada dasarnya disebabkan kesalahan perawatan yang dilakukan oleh si pemiliknya. Kesalahan perawatan tersebut pun ada banyak sekali misalnya saja sering mengganti pakan voer dalam rentang yang berdekatan, terlampau lama dijemur pada waktu menjelang siang hari, jarang memandikannya, dan burung terlalu dibatasi untuk mengkonsumsi buah-buahan serta sayuran hijau. Untuk itu agar bulu burung Pleci tidak mengalami kerusakan ataupun menjadi kusam maka perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan. Adapun langkah-langkah pencegahan tersebut ialah sebagai berikut:

  • Rutin berikan buah-buahan dan sayuran sebagai pakan wajib bagi burung Pleci. Pemberian buah-buahan dan sayuran sangat bermanfaat untuk menjaga warna bulu burung agar tidak kusam dan memperkuat bulu-bulunya supaya tidak mudah rontok.
  • Upayakan untuk tidak terlalu sering melakukan penggantian voernya. Voer yang biasa diberikan pada burung Pleci memiliki perbedaan dengan jenis voer lainnya baik itu dari segi merk, warna, dan bentuk. Perbedaan tersebut tentunya tidak sama kandungan gizi dan bahan dasar yang digunakan untuk membuat voer. Sedari itu ketika burung Pleci sudah diberikan satu jenis voer tertentu upayakan jangan menggantinya dalam waktu berdekatan.
  • Menjemur burung Pleci dengan waktu yang tidak berlebihan. Salah satu perawatan agar bulu burung Pleci tidak kusam atau rusak dapat dengan memperhatikan waktu penjemurannya. Biasanya burung Pleci dijemur pada waktu pagi hari sekitar jam 07.00 sampai dengan pukul 10.00 pagi. Adapun untuk lama penjemurannya bisa hanya 30 menit saja ataupun paling lama 1 jam. Selain itu saat matahari sudah mulai meninggi dan terik panas mulai menyengat maka baiknya hentikan proses penjemuran. Karena bila diteruskan dapat menghilangkan zat minyak yang ada pada bulu burung yang fungsinya sebagai pelindung bagi bulunya.
  • Rajin memandikan burung Pleci setiap harinya. Langkah lainnya agar bulu burung Pleci tidak kusam bisa dengan rutin memandikannya pada pagi ataupun sore hari dan dilakukan setiap hari. Memandikan burung Pleci tidak hanya membuatnya merasa segar saja tetapi bisa menghilangkan kotoran ataupun kutu yang menempel di bagian luar dan sela-sela bulunya.

Begitulah penjelasan mengenai cara dalam melindungi bulu burung Pleci agar tidak tampak kusam ataupun rusak. Selain itu juga perlu memberikan multivitamin tambahan agar terpenuhinya kecukupan gizi untuk melindungi bulu burung Pleci supaya terus terlihat cerah. Sehingga dengan terlindunginya bulu burung Pleci maka dapat menambah tingkat kepercayaan dirinya untuk berkicau menantang lawan-lawannya dan menarik perhatian lawan jenisnya.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
https://omkicau.com/2015/05/05/menjaga-kesehatan-bulu-pleci-agar-tidak-mudah-kusam-dan-berubah-warnanya/
Sumber Gambar:
http://www.infopeternakan.com/wp-content/uploads/2015/03/Kumpulan-tips-merawat-burung-pleci-supaya-cepat-gacor.jpg