Jumat, 18 Mei 2018

Mengenal Lebih Dekat Burung-ara Timor

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/mengenal-lebih-dekat-burung-ara-timor

Bila ditanyakan tentang burung-ara Timor mungkin hanya sedikit dari para pembaca yang mengenalnya. Hal ini dirasa wajar sebab burung-ara Timor memang bukan termasuk salah satu jenis burung ocehan yang sudah umum dipelihara ataupun sering diikutkan dalam ajang perlombaan. Tapi suara kicauan yang dimilikinya tidak kalah merdu dan juga bervariasi dibandingkan jenis burung ocehan populer lainnya. Selain itu, corak warna bulunya pun lumayan bervariasi dan tampak indah dipandang mata. Untuk itu agar para pembaca sekalian semakin mengenal burung-ara Timor maka penulis pun sengaja menuliskan beragam informasi terkait burung ini. Dan penjelasan dapat disimak uraiannya di bawah ini.

Ya, burung-ara Timor merupakan salah satu jenis burung kicauan yang daerah penyebarannya hanya terbatas di wilayah Pulau Timor dan Pulau Roti yang terdapat di bagian Indonesia dan Timor Leste. Di habitat hidupnya area yang menjadi tempat tinggalnya adalah dataran rendah dengan batas ketinggian hanya sekitar 160 meter di atas permukaan laut. Terbatasnya daerah dan jenis area tempat tinggal burung-ara Timor tentu membuat orang-orang banyak yang tidak mengenalnya. Selain itu, area hutan yang menjadi tempat tinggalnya termasuk cukup beragam mulai dari mendiami hutan primer, hutan sekunder, pinggiran hutan, lahan budidaya, dan hutan mangrove.

Di samping itu, ciri fisik burung-ara Timor memiliki ukuran yang cukup panjang dan besar yang mencapai 26 cm. Corak warnanya terdapat perbedaan yang lumayan mencolok antara jantan dan betinanya. Bagi burung-ara Timor jantan tampak berwarna hitam di bagian kepala, belakang mata, belakang punggung, sisi pinggir sayap, dan ekornya. Terlihat juga warna kuning zaitun yang menutupi bagian punggung dan sayapnya. Ada juga warna kuning muda yang tampak di bagian tenggorokan, dada, perut, sampai area tunggirnya. Lalu di sekitar area matanya tampak tidak berbulu dengan kulit agak keras dan berwarna kemerahan.

File:Figbird (Sphecotheres viridis) - Flickr - Lip Kee (4).jpg
Gambar: Burung-ara Timor di alam liar

Pada burung-ara Timor betina tampak berwarna kecokelatan di bagian kepala, punggung sayap, dan ekornya. Terlihat juga warna putih kecokelatan di bagian area dada, perut, sampai tunggirnya. Di area dekat matanya juga tidak memiliki bulu dan hanya berupa kulit tebal dengan berwarna abu-abu kecokelatan. Selain itu, di bagian bawah dan atas tubuhnya bercoret-coret garis lurus secara vertikal.

Paruh antara betina dan jantannya berukuran sedang dan agak tebal dengan warna hitam pekat. Sayapnya berukuran lumayan panjang yang bagian ujungnya menyentuh area pangkal ekornya. Lalu ekornya berukuran agak panjang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang agak lebar. Kakinya yang berwarna abu-abu kehitaman berukuran agak panjang dengan bentuk yang agak tebal dan memiliki cakar yang tajam.

Adapun ciri kicauan burung yang bernama latin Sphecotheres Viridis ini terdengar cukup nyaring dengan volume yang lumayan tinggi. Suara kicauan bertempo agak cepat dengan adanya nada berupa getaran di bagian pangkal dan hendak di ujung kicauannya. Selain itu, kicauannya juga tergolong bervariasi dengan mampu menirukan suara burung ocehan yang sering diperdengarkannya. Bunyi kicauannya juga terdengar lantang dan cukup tajam dengan suara yang mirip tembakan.

Nah, demikianlah penjelasan seputar burung-ara Timor yang tidak hanya berpenampilan menarik tapi juga memiliki suara merdu dan nyaring. Hanya saja, mengingat habitat hidupnya yang hanya terbatas di bagian NTT dan Timor Leste maka ada baiknya memang tidak menangkapnya di alam liar maupun memeliharanya. Untuk itu bila Anda tertarik dengan suara burung-ara Timor maka dapat menyimpan audio kicauannya dari internet dan nantinya dapat dipergunakan dalam memaster ataupun memancing suara burung ocehan peliharaan Anda di rumah agar rajin berkicau. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/11/20/burung-ara-timor-yang-bersuara-lantang-download-audionya-untuk-masteran/
2. http://www.kutilang.or.id/2011/10/30/burung-ara-timor/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Figbird_(Sphecotheres_viridis)_-_Flickr_-_Lip_Kee_(4).jpg

Kamis, 12 April 2018

Sikatan Biru-Putih, Si Burung Ocehan Migrasi yang Bersuara Merdu

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sikatan-biru-putih-si-burung-ocehan-migrasi-yang-bersuara-merdu

Jenis burung Sikatakan sudah lama dikenal sebagai burung ocehan yang memiliki suara kicauan merdu dan nyaring. Hal ini dapat diketahui dari banyaknya para penghobies yang memelihara jenis burung Sikatan yang sering diikutkan dalam perlombaan. Selain itu, jenis burung Sikatan yang tersebar di wilayah hutan Indonesia berjumlah cukup banyak dan tidak semuanya memiliki habitat yang sama di sini. Sebab beberapa jenis burung Sikatan ada yang termasuk sebagai burung migrasi yang hanya berkunjung ke hutan kita saat setahun sekali saja. Untuk itu pada tulisan ini coba mengenalkan salah satu jenis burung Sikatan yang tiap tahun sering bermigrasi ke Indonesia. Adapun nama burung tersebut adalah burung Sikatan Biru-Putih.

Burung Sikatan Biru-Putih merupakan salah satu dari jenis burung Sikatan yang rutin mengunjungi hutan Indonesia saat musim dingin turun di negara asalnya. Tujuan bermigrasinya burung Sikatan Biru-Putih tak lain untuk menghindar sementara waktu dari habitat asalnya yang sedang ditutupi musim dingin dan pergi mencari daerah yang beriklim tropis. Selain itu negara asal yang menjadi tempatnya berkembangbiak berada di negara Tiongkok, Rusia, bagian utara Korea, Jepang, dan bagian selatan Korea. Lalu negara yang dituju menjadi tempat bermigrasi juga tersebar cukup luas yang mencakup negara Laos, Vietnam, Filipina, Taiwan, dan Indonesia.

File:Cyanoptila cyanomelana male.JPG
Gambar: Burung Sikatan Biru-Putih

Sedangkan, daerah di Indonesia yang umumnya dijadikan tempat tinggalnya sementara mendiami di sekitar area Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Keberadaannya di alam liar terdapat di area dataran tinggi dengan rentang ketinggian mencapai 1400 meter di atas permukaan laut. Area hutan di pegunungan yang sering dikunjungi biasanya berada di hutan primer dan hutan sekunder. Selain itu, jenis makanan yang setiap hari disantapnya cukup beragam mulai dari buah-buahan dan aneka jenis serangga yang berukuran kecil.

Adapun ciri fisik burung yang bernama latin Cyanoptila Cyanomelana memiliki ukuran sedang dengan panjang sekitar 17 cm. Corak warna bulunya tampak cerah dengan warna yang bervariasi seperti biru tua, hitam, dan putih. Warna biru tua tampak menutupi sebagian besar badannya mulai dari atas kepala, tenggorokan, dada, tengkuk punggung, sayap, dan ekornya. Warna hitam terlihat berbaur dengan corak warna biru tua di tubuhnya seperti dekat alis belakang mata, sisi belakang punggung, sayap, dan ekornya. Lalu warna putih menutupi area sisi pangkal ekor, perut, dan tunggirnya.

Ciri fisik lainnya yang perlu dikenali dari burung Sikatan Biru-Putih adalah bentuk tubuhnya yang tampak agak besar dengan ekor yang lumayan lebar. Paruhnya yang berwarna hitam pekat berukuran sedang dan tampak agak tebal. Matanya tampak bulat dengan corak warna hitam pekat. Dan kakinya yang berwarna hitam pekat berukuran sedang dan tampak agak tebal dengan kuku yang tajam.

Di samping itu, ciri kicauan burung yang dalam bahasa Inggris dipanggil dengan nama Blue-and-white Flycatcher terdengar cukup nyaring dengan volume yang tidak terlalu tinggi. Kicauannya bertempo sedang dengan bunyi yang agak bergerak cepat. Tapi burung Sikatan Biru-Putih hanya akan berkicau saat sedang bertengger di ranting dan termasuk tipikal burung yang cukup jarang berkicau. Walaupun demikian, suara kicauannya tetap terdengar merdu yang tak kalah berbeda dibanding jenis burung Sikatan lainnya.

Yup, itulah sekilas ulasan tentang burung Sikatan Biru-Putih yang merupakan burung migrasi yang rutin berkunjung ke Indonesia setiap tahunnya. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas kiranya dapat menambah wawasan kita terkait ragam jenis burung ocehan yang terdapat di wilayah Indonesia. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2013/03/18/sikatan-biru-putih/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_sikatan_biru_putih.htm

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Cyanoptila_cyanomelana_male.JPG