Selasa, 11 Juni 2013

Bisnis Jangkrik sebagai Pakan Burung Ocehan

Mau berbisnis tapi dengan modal pas-pasan? Takut rugi karena bisnis kurang menjanjikan? Anda tidak perlu khawatir dengan hal itu. Tahukah anda salah satu serangga yaitu jangkrik? Yah, pasti semua mengetahui serangga jenis ini yang biasanya dianggap sebagai serangga ‘kotoran rumah’ bagi sebagian orang. Tetapi apakah anda juga mengetahui kalau jangkrik merupakan serangga yang sangat dicari untuk saat ini? Tentu sedikit yang tahu.

Begini, para pecinta burung ocehan di Indonesia bisa dibilang perkembangannya cukup pesat, permintaan terhadap burung ocehan juga menunjukkan grafik yang meningkat setiap tahunnya. Hal itu berdampak baik para peternak serangga terutama jangkrik. Jangkrik merupakan pakan utama hampir semua burung ocehan, otomatis semakin meningkat jumlah penghobi burung ocehan maka permintaan terhadap jenis pakannya juga akan meningkat.

Banyak penghobi burung yang mempercayai, pemberian pakan jangkrik pada burung ocehan membawa manfaat pada burung ocehan tersebut. Selain menyehatkan stamina burung dan mempercepat pertumbuhan, pakan jangkrik juga dapat memperindah suara kicauan pada burung. Untungnya lagi, pembudidayaan serangga jangkrik tidak memerlukan modal yang besar dan proses pembuatan tempatnya juga tidak ribet. Begitu mudahnya pembudidayaan jangkrik sehingga untuk menjalankan bisnis ini siapa saja bisa melakukannya karena tidak diperlakukan keahlian khusus.

Berikut langkah-langkah pembudidayaannya :

Tempat bisa berbentuk persegi empat dibuat dari bahan triplek ukuran 150 x 100 x 50, usahakan ukuran kandang besar dengan kedalaman kandang sedang, agar jangkrik yang dapat ditampung di dalamnnya banyak. Semakin banyak tempat ternak jangkrik yang anda buat maka semakin banyak hasil yang akan anda peroleh. Jangan lupa, pada dasar kandang jangkrik anda dapat melapisi dasaran kandang dengan pasir. Pasir tersebut berguna sebagai tempat jangkrik meletakkan telur-telurnya dan melakukan aktivitasnya. Untuk setiap kandang ukuran besar anda dapat menaruh 100 ekor jangkrik di dalamnya. Dalam kandang itu lebih baik jumlah jangkrik betina yang harusnya mendominasi agar anakan yang dihasilkan banyak.



Setelah melakukan peletakan jangkrik pada kandang anda tinggal memberikan makanan untuk jangkrik. Makanan bisa berupa sayur-sayuran seperti bayam, daun singkong, dan segala sayurannya yang memiliki kandungan basah yang rendah. Anda hanya tinggal menunggu jangkrik melakukan proses perkawinan dan bertelur. Kemudian beberapa minggu setelah itu anakan jangkrik kecil akan muncul dari dalam pasir-pasir tersebut. Kurang dari satu bulan jangkrik sudah dapat dipanen.

Keberhasilan pembudidayaan jangkrik ini jika dibuat dalam sebuah persentase sekitar 90% berhasil sedangkan yang 10% anda cukup menjauhkan dari gangguan serangga lain pemakan jangkrik seperti cicak dan lainnya, dan untuk keteraturan suhu anda juga bisa menutupi dengan memasangkan lampu 5 watt sebagai penghangat jangkrik.

Nah, berdasarkan penggambaran di atas. Berbisnis bukan berarti harus mengeluarkan modal yang besar untuk memperoleh keuntungan yang besar, tetapi akan lebih hebat lagi berbisnis dengan modal yang kecil namun bisa mendapatkan keuntungan yang berkali-kali lipat, apalagi usaha bisnis yang dijalankan sangatlah mudah. Demikian artikel ini semoga bermanfaat bagi anda yang mencari peluang bisnis.

Oleh : Roma Doni
Sumber Referensi :
http://asepdarmawanhtclampung.blogspot.com/2013/05/bisnis-usaha-jangkrik-menjanjikan-cara.html
http://www.lensaindonesia.com/ternak-jangkrik-usaha-alternatif-dan-menguntungkan.html
Sumber Photo : Google.com


Related Posts :