Kamis, 20 Maret 2014

Burung Cici Padi, Si Burung Pemalu dan Bertubuh Mungil

Mengulas mengenai burung ocehan yang bertubuh sedang tentu pembahasan mengenai itu sudah sangat banyak sekali terutama untuk burung murai batu dan love bird. Tapi mengenai burung ocehan yang bertubuh kecil atau mungil ulasannya tidak sebanyak seperti pembahasan burung ocehan bertubuh sedang dan besar. Dari itu artikel ini khusus mengulas mengenai burung ocehan bertubuh mungil dan pemalu tak lain itu adalah burung Cici Padi. Para pembaca tentu sudah akrab dengan nama burung cici padi yang tempat hidupnya sering dijumpai di persawahan dan ladang. Tapi bagi yang belum begitu familiar dengan burung cici padi maka simaklah artikel ini sampai tuntas.

Ya, seperti yang disebutkan di atas bahwa ukuran tubuh burung cici padi tak lebih hanya 10 cm saja. Dihitung mulai dari pangkal paruhnya sampai kepada ujung ekornya. Burung ini cukup pemalu dan sangat jarang sekali mau menampakkan dirinya terbang atau bertengger di ranting untuk dilihat oleh makhluk hidup lain terutama manusia. Hal tersebut dilakukan agar mereka tidak diganggu oleh makhluk lain terutama para predator yang ingin mencuri telur-telur mereka. Di alam liar burung cici padi sangat senang memangsa berbagai jenis serangga kecil yang berada di tanah ataupun di pepohonan.

Saat musim kawin tiba yakni pada bulan November, Februari hingga September burung cici padi bisa menjadi sangat atraktif dalam menggait pasangannya. Ialah dengan cici padi jantan akan terbang tinggi mengitari pepohonan sambil berkicau dengan suara “dik..dik..dik atau zit..zit..zit” yang dilakukannya terus menerus sampai mendapat respon dari si betina. Dan pada musim kawin tiba biasanya burung cici padi akan lebih sering menampakkan dirinya pada dunia luar tak lain agar mendapatkan pasangan hidupnya. Menariknya dari burung cici padi jantan pada musim kawin ialah ia dapat kawin dengan beberapa betina sekaligus. Hal ini tentu sangat jarang terjadi pada burung-burung ocehan yang lain. Nah, saat tiba waktunya bertelur burung cici padi dapat mengeluarkan telur sebanyak 3 sampai 6 butir untuk dieraminya. Dan ciri-ciri telurnya ialah berwarna biru pucat dan sesekali tampak bintik-bintik kemerahan di cangkangnya.



Selain mempunyai ukuran tubuh yang kecil burung cici padi juga mempunyai ciri-ciri fisik yang lain yaitu: alis matanya putih, tampak warna putih pucat pada bagian sisi leher dan tengkuknya, warna coklat pada iris matanya, sedang kakinya berwarna putih sedikit kemerahan. Terdapat warna kecokelatan bergaris-garis di bagian sisi atas tubuhnya, pada bagian sisi bawahnya atau dadanya terlihat warna putih kepucatan, dan tampak warna putih terang di bagian ujung ekornya. Keunikan yang menjadi tanda khusus pada burung cici padi ialah ekornya yang digerakkan ke atas dan ke bawah tampak seperti kipas.

Burung cici padi yang hidup di alam liar biasa hidup di tempat-tempat yang dekat air atau kolam tujuannya tak lain agar mudah untuk minum dan mandi. Dan daerah hutan tropis, hutan basah, persawahan, ladang, dan padang rumput adalah tempatnya hidup dan berkembang biak. Di Indonesia penyebaran burung cici padi terdapat di sejumlah daerah yaitu Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Sedangkan di luar negeri penyebaran burung cici padi sangat banyak dijumpai di Cina, India, Jepang, Semenanjung Malaya, Filipina, Eropa, Afrika, dan Australia utara.

Ciri khas sarang burung cici padi ialah bentuknya seperti wadah mangkuk dengan pintu masuknya di bagian atasnya, dibuat dari rajutan dedaunan dan rumput-rumput serta tak jarang memakai sisa-sisa jaring laba-laba yang sudah tidak terpakai. Tepat di bagian atasnya, diletakkan beberapa helai daun kering dan basah yang tak lain fungsinya untuk mengamankan sarang dari jangkauan para predator seperti ular, kadal, dan burung pemangsa yang mengincar telurnya.

Sampai di sinilah uraian mengenai burung cici padi yang cukup pemalu dan bertubuh mungil ini. Semoga dari uraian dalam artikel ini dapat menambah wawasan kita semuanya mengenai burung ocehan yang bertubuh mungil. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_cici_padi.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Cici_padi
Gambar:
http://www.flickr.com/photos/46202369@N02/11169778073/in/photostream/


Related Posts :