Jumat, 07 Maret 2014

Pesona Burung Anis Kembang

Membicarakan burung ocehan tak lengkap bila tak mengupas mengenai raja burung ocehan ialah spesies burung anis. Adalah salah satu jenis dari burung anis yaitu anis kembang mempunyai kicauan yang sulit ditandingi oleh burung ocehan lain saat diperlombakan. Sehingga kepopuleran dari burung anis kembang sangat terkenal sebagai burung ocehan yang bersuara merdu sudah dimulai sejak tahun 90-an sampai dengan saat ini. Di pasar burung ocehan harga untuk burung anis kembang trotolan saja mencapai 300 ribuan dan untuk dewasa yang sudah bisa berkicau harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Di Indonesia burung anis kembang hidup di hutan primer, hutan sekunder, dan hutan-hutan yang banyak pepohonannya di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sumbawa, Bali, Jawa, dan Flores. Kebiasaan burung anis kembang yang hidup di alam liar ialah pemalu dan jarang menampakkan dirinya kepada orang-orang yang ingin melihatnya di hutan. Sehingga burung ini sangat susah untuk dijumpai oleh siapapun termasuk pemburu. Saat terjadi masalah yang mengancam kawanannya biasanya burung anis kembang jantan akan mengeluarkan suara yang keras dengan bunyi “tirr-tirr” untuk memberitahu semua kawanannya agar terbang menjauh dari musuh. Buah-buahan seperti pir, tomat, apel, dan pepaya adalah makanan kesukaannya di samping ia juga sering menyantap cacing dan serangga-serangga kecil yang berada di tanah dan dedaunan.

Menariknya dari burung anis kembang ialah ukuran badannya yang hanya sekitar 16 cm saja jauh lebih kecil dibanding jenis-jenis burung anis yang lain. Secara umum anis kembang jantan dan betina sulit sekali untuk dibedakan jika tidak memperhatikan secara detail melalui warna bulunya, caranya berdiri, kicauannya, mata, dan kelopaknya. Anis kembang memiliki ciri-ciri bulu yang berwarna hitam, coklat berangan, dan putih. Dadanya berwarna kehitaman, bagian sayapnya berwarna kehitaman dengan tampak ada dua garis putih di sayapnya. Warna abu-abu kehitaman tampak di bagian mantel dan punggungnya. Sedangkan warna coklat kemerah-merahan terlihat di bagian mahkota dan tengkuknya.



Tapi secara khusus untuk anis kembang jantan memiliki ciri-ciri mata yang menonjol, warna bulunya lebih gelap dan tegas, postur tubuhnya lebih rata, mempunyai keserasian bentuk antara ekornya yang panjang dengan tulang belakang dan supit kecilnya rapat. Pada saat berdiri anis kembang jantan akan merapatkan kedua belah kakinya, dan kicauannya sangat merdu mirip seperti anis merah. Yang terpenting kalau di hutan burung anis kembang jantanlah yang memberi tanda kalau terjadi bahaya yang mengganggu kawanannya.

Sedang pada anis kembang betina mempunyai ciri-ciri matanya cenderung datar, terdapat bulu berwarna putih di bagian pantatnya. Bentuk tubuhnya lebih bulat yang tampak dari leher, dada, dan bagian perutnya seperti huruf C. Kalau berdiri anis kembang betina sedikit merenggangkan kakinya, dan kicauannya tidak selantang anis kembang jantan.

Burung anis kembang yang masih tinggal di alam liar terkadang hidup sendiri-sendiri tapi adakalanya hidup berkelompok. Saat mencari makanan karakteristik burung anis kembang menyergap dengan cara mengendap-endap di antara dedaunan yang ada di atas tanah. Bulan April sampai Mei adalah musim kawin dan masa bereproduksi bagi burung anis kembang. Kalau musim kawin tiba burung anis bisa menjadi sangat ganas dan agresif terhadap sesama jenisnya sehingga bagi penangkar burung anis kembang biasanya sudah mengantisipasinya dengan membuatkan kandang khusus agar burung anis kembang dapat kawin tanpa melukai satu sama lain. Jikalau sudah waktunya bertelur maka anis kembang betina mampu mengerami telur sebanyak 3 sampai 4 butir dengan ciri-ciri telurnya berwarna putih pada cangkangnya dengan adanya bercak abu-abu kecokelatan.

Yup, inilah uraian mengenai burung anis kembang secara khusus mulai dari habitatnya, makanannya, ciri-cirinya, masa kawinnya, dan kicauannya. Sehingga jelas bukan bahwa pesona burung anis kembang tak kalah hebat dari sepupunya yakni burung anis merah yang sama-sama mempunyai kicauan merdu nomor wahid.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Anis_kembang
Gambar:
http://manuk.info/mengetahui-karakteristik-dan-perawatan-anis-kembang-yang-baik-dan-benar/gambar-perawatan-anis-kembang-agar-gacor-2/


Related Posts :