Kamis, 22 Mei 2014

Cantiknya Burung Madu Matari

Burung endemik asli Indonesia di bagian timur jenisnya sangatlah beragam dan salah satunya adalah burung ocehan Madu Matari. Habitat asli burung madu matari adalah daerah Nusa Tenggara dan Flores. Sehingga burung ini menjadi unik sebab daerah penyebarannya hanya terdapat di kedua daerah tersebut saja. Hutan adalah habitat yang umumnya tempat burung madu matari menetap dan berkembang biak. Burung ini mempunyai nama ilmiah Cinnyris Solaris yang berasal dari keluarga Nectariniidae yang biasanya makanan kesukaannya adalah sari bunga (nektar) yang terdapat dalam putik bunga. Sama seperti keluarga nectariniidae lainnya burung madu matari juga menyukai tempat-tempat rimbun yang penuh bunga ataupun buah-buahan, karena makanan wajib bagi burung dari keluarga Nectariniidae adalah nektar dan buah-buahan.

Burung madu matari adalah jenis burung ocehan yang bertubuh kecil yang hanya sekitar 11 cm saja, sama seperti burung ocehan pemakan buah-buahan dan sari bunga atau nektar yakni burung kolibri. Dengan ukuran badannya yang tampak kecil menjadikan burung madu matari digelar oleh masyarakat Mbeling dari salah satu perkampungan di Nusa Tenggara dengan nama “Peti” yang artinya adalah burung kecil. Terkesan unik dan menarik sebab kebolehan dari burung madu matari adalah kemampuannya yang terbang dari satu ranting ke ranting yang lain dengan cepat dan sesekali menunjukkan atraksi terbangnya.

Taman, hutan, tepi hutan, tempat budidaya adalah tempat-tempat di mana biasanya burung Madu Matari hidup dan menjalani aktivitasnya mencari nektar bunga. Burung ini biasanya hidup berkelompok dalam mencari makan ataupun saat sedang istirahat dan di alam liar biasanya burung madu matari mendiami daerah-daerah di atas ketinggian 750 sampai 1000 meter dari atas permukaan laut. Dan daerah rerumputan perdu serta hutan sekunder menjadi daerah kesukaan mereka yang terdapat di daerah Flores, Sumbawa, dan Timor.



Kecantikan burung madu matari terlihat dari warna bulunya dan bentuk paruh serta ukuran badannya. Di samping ukuran badannya yang hanya sekitar 11 cm saja terlihat juga warna bulunya yang berwarna cerah kegelapan dengan paduan warna merah kekuningan di bagian bawah tubuhnya, bulu sayapnya dan atas tubuhnya berwarna hijau kekuningan, serta ada percikan warna biru laut di bagian bawah matanya. Bentuk paruhnya panjang meruncing yang fungsinya untuk menghisap nektar dari putik bunga, serta kakinya berwarna hitam pekat.

Antara burung madu matari jantan dan betina terdapat beberapa perbedaan yang dapat dibedakan dengan memperhatikan beberapa hal seperti warna bulunya dan ukuran tubuhnya. Untuk madu matari jantan ciri-cirinya ialah dadanya berwarna hijau terang dan mengkilap yang bisa dilihat pada dahi sampai tenggorokannya. Dan juga sifat pada burung madu matari jantan ini adalah setia kepada pasangannya di mana burung jenis ocehan lain belum tentu memilikinya. Sedangkan untuk betina ciri-cirinya tubuh di bagian bawahnya berwarna kuning kusam dan ukuran tubuhnya sedikit lebih kecil dibanding yang jantan.

Saat musim kawin tiba burung madu matari akan menjadi agresif terhadap burung atau binatang lain yang berani mendekati sarangnya yang berisi telur-telur yang siap menetas. Sifat agresif ini tumbuh tak lain dari sifat alaminya yang setia kepada pasangannya termasuk dalam merawat anaknya ketika masih baru menetas. Sedangkan si betinanya akan membuat sarang yang dipersiapkan untuk menampung telur-telurnya yang siap menjadi anaknya nanti jikalau menetas.

Nah, sekian pembahasan mengenai burung madu matari yang merupakan burung cantik asli Nusa Tenggara yang dimiliki oleh Indonesia. Sedari itu, dengan menjaga populasinya tetap aman di habitatnya maka semua masyarakat dapat menikmati kicauan dan atraksinya saat mencari makanan di pepohonan.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://www.mongabay.co.id/2014/01/09/burung-madu-matari-si-kecil-dari-nusa-tenggara/
http://id.wikipedia.org/wiki/Burung_madu_Matari
Gambar:
http://www.kutilang.or.id/wp-content/uploads/2012/10/Burungmadu-matari-jantan_Cinnyris-solaris_Rote_OH.jpg.


Related Posts :