Senin, 30 Juni 2014

Burung Ocehan Pancawarna dalam Memaster Burung Ocehan Lain

Kita semua tahu bahwa burung ocehan yang saat ini lagi tenar-tenarnya adalah burung murai batu, kenari, love bird, dan kecer. Karena kesemua burung ocehan tersebut mempunyai tingkat variasi kicauan yang mengagumkan dan mudah dalam melatihnya. Dan apakah kita mengetahui dari siapa para burung ocehan yang tenar itu bisa mempunyai begitu banyak variasi kicauan. Tentunya semua akan menjawab itu disebabkan oleh pelatihnya atau pemilik burung ocehan tersebut. Tapi jawaban utamanya ialah karena ada burung ocehan lain yang mau mendengarkan kicauannya untuk didengar dan dihapalkan oleh burung ocehan yang ingin dilatih. Dan pertanyaannya, apakah anda tahu nama burung ocehan yang tugasnya untuk memaster burung ocehan lain?.

Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah burung pancawarna yang merupakan burung endemik asal Indonesia yang mempunyai kemiripan bentuk dan warna dengan burung robin asal Tiongkok. Burung Pancawarna awal dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai burung ocehan dan pemaster burung ocehan lainnya seperti murai batu ialah pada tahun 1990-an dan keberadaannya bisa dijumpai di hutan Sumatera dan Malaysia. Dan nama latin dari burung pancawarna adalah Leiothrix Argentauris yang sampai saat ini tetap digemari dan dicari oleh para pecinta burung ocehan.

Kehebatan burung pancawarna tidak hanya terdapat kicauannya yang merdu saja tetapi bentuk tubuhnya yang kecil dan paduan warna yang menyelimuti tubuhnya ada lima warna yakni hitam, putih, hijau, merah, dan kuning. Sehingga burung pancawarna nampak begitu indah dan seperti burung hias ketimbang disebut sebagai burung ocehan. Selanjutnya sifat alami dari burung ini adalah mudah jinak dan mampu beradaptasi terhadap burung lain yang ada di sekitarnya. Makanan untuk burung pancawarna ialah serangga dan buah-buahan seperti pepaya dan pisang. Dan bila musim kawin tiba biasanya burung pancawarna betina bisa menjadi sangat agresif terhadap burung lain yang sekandang dengannya. Alasannya karena burung pancawarna betina hanya ingin melindungi telurnya atau anak-anaknya dari gangguan makhluk lain.



Kelebihan dari burung pancawarna yang utama ialah kemampuannya dalam beradaptasi dengan burung ocehan lain dan bisa melatih isian suara burung ocehan yang sekandang dengan dia. Sehingga dari keunikan ini sampai saat ini para pecinta burung ocehan tetap memilih burung pancawarna untuk melatih burung ocehan miliknya seperti murai batu, kacer dan cucak hijau. Burung pancawarna yang melatih burung ocehan lain untuk menambah isian suara biasanya burung pancawarna akan terus berkicau untuk memancing burung ocehan yang baru bisa berkicau agar meniru kicauannya. Dan jika ini dilangsungkan setiap hari maka burung ocehan yang diajari oleh burung pancawarna akan lebih cepat pandai.

Tapi walaupun demikian, kesuksesan dalam melakukan pengisian suara atau pemasteran suara oleh burung pancawarna kepada burung ocehan lain seperti murai batu tidak hanya digantungkan semata kepada burung pancawarna saja. Tetapi juga terhadap burung ocehan yang dilatih yakni tingkat kecerdasannya dan apakah ia sudah jinak. Jikalau burung ocehan yang ingin dilatih masih begitu liar maka pertama haruslah dijinakkan terlebih dahulu sehingga burung pancawarna yang satu kandang dengan burung ocehan tersebut mudah beradaptasi. Dan begitu juga terhadap tingkat kecerdasannya, tidak semua burung ocehan mempunyai intelegensi yang bagus jadi para pemiliknya harus rutin mendengarkan ia suara kicauan burung lain dan memberinya makanan bergizi. Sehingga dengan demikian burung pancawarna sebagai burung pemaster dapat melatih burung ocehan menjadi merdu kicauannya dan banyak isian suaranya bisa berlangsung dengan cepat.

Dan demikianlah uraian artikel ini yang membahas mengenai burung pancawarna sebagai burung pemaster untuk burung ocehan lain. Sehingga bisa menambah pengetahuan bagi kita semua terhadap burung ocehan pemaster. Dan bagi anda yang mempunyai burung ocehan seperti murai batu, kecer, dan cucak hijau tak salah memanfaatkan burung pancawarna untuk melatih suaranya agar lebih merdu dan bervariasi kicauannya. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://omkicau.com/2013/02/16/pancawarna-burung-menawan-untuk-masteran-mb-kc-ci/
Gambar:
http://manuk.info/mengenal-lebih-dekat-burung-pancawarna/pancawarna-klawing/


Related Posts :