Jumat, 28 November 2014

Tips Mengatasi Burung Kacer Yang Manja

Seperti yang diketahui kacer adalah burung ocehan yang galak dan lincah, dari karakternya itu saja kita bisa tau bahwa burung kacer adalah tipe burung yang susah diatur. Akan tetapi pernyataan itu tidak berlaku apabila burung kacer yang dimaksud adalah hasil dari penangkaran ataupun yang diperoleh dari hutan tetapi telah dirawat sejak anakan oleh si penghobi. Sebab dengan itu, karakter dasar burung kacer yang galak dan lincah tadi dapat berubah menjadi jinak.

Dengan karakter yang telah berubah menjadi jinak kadangkala juga menimbulkan masalah tersendiri, seperti burung kacer menjadi manja. Burung kacer yang manja pastinya akan bergantung dengan perawatan si pemilik, dan ini secara langsung juga akan merepotkan si pemilik tersebut. Misalnya burung kacer tidak mau makan sendiri apabila tidak disodorkan pakannya, ataupun tidak mau mandi bila tidak dimandikan oleh si pemilik.

Sebenarnya faktor utama yang membuat burung kacer manja adalah karena faktor salah perawatan. Di mana pemilik tidak membiasakan burung kacer tersebut untuk melakukan segala sesuatunya sendiri padahal burung kacer itu juga mampu melakukannya. Akhirnya, burung kacer menjadi terbiasa akan perlakuan itu sehingga enggan untuk mencoba melakukannya sendiri dan menunggu datangnya si pemilik.

Salah satu perawatan salah yang kerap dilakukan penghobi adalah melolohkan (disuapin) pakan burung kacer seperti jangkrik, ulat ataupun voer melalui tangannya. Meski ingin mengetahui jika burung kacer tidak lagi takut dengan orang-orang sekitar namun perawatan inilah yang membuat kacer itu menjadi manja sehingga susah untuk makan sendiri dari tempat yang telah disediakan.



Faktor lain yang cukup memengaruhi adalah kekurangan nutrisi. Kekurangan akan zat nutrisi pada pakan yang diberikan mengakibatkan burung kacer menjadi malas dan gairah tubuhnya menurun. Burung pun malas untuk mencoba pakan yang tidak bergizi dan apalagi yang tidak ia sukai. Bila permasalahan burung kacer manja disebabkan karena kekurangan nutrisi tentu yang harus anda lakukan adalah memenuhi kandungan nutrisinya dengan baik, yakni dengan memberikan pakan yang mengandung nutrisi yang tinggi.

Jadi ada semacam pemberian ekstra fooding (EF) yang harus anda berikan pada burung kacer tersebut. Pemberian EF dapat disesuaikan dengan pakan yang disukai oleh burung kacer itu, baik berupa jangkrik, ulat, belalang, maupun kroto. Dengan tidak lupa juga untuk menyertakan multi vitamin tambahan sebagai pelengkap.

Sedangkan bila permasalahan burung kacer dikarenakan faktor salah perawatan tentunya perawatan yang salah itu harus diubah. Beberapa hal yang harus anda perhatikan adalah sebagai berikut :
  • Jangan lagi menggunakan tangan langsung untuk memberikan pakan kepada burung kacer, taruh saja pakannya dalam tempat yang sudah anda sediakan pada sangkar. Bila pakannya berupa jangkrik, sebaiknya kaki-kaki jangkriknya dibuang agar jangkrik tidak lari.
  • Jangan biasakan melambai-lambaikan tangan seolah-olah ingin memberi pakan

Untuk perawatan harian, penjemuran pada pagi hari bisa anda terapkan guna menghilangkan sifat manja itu. Pada siang hari, sebagaimana rutinitas pemandian yang biasa anda lakukan pada burung kacer, kali ini biarkan burung kacer untuk mandi sendiri. Sediakan keramba sebagai wadahnya, lalu pancing kacer untuk nyebur dalam air keramba dengan cara memasukkan jangkrik-jangkrik itu ke dalam airnya.

Tapi harus diingat, sebelumnya burung kacer harus dibuat dalam keadaan lapar. Setelah itu masukkan burung dalam sangkar, lalu diangin-anginkan untuk mengeringkan bulunya. Bila hari menunjukkan petang barulah lakukan pengerodongan pada sangkar burung kacer.

Dengan melihat cara di atas bukan berarti perawatan seperti menyuapi pakan secara langsung dengan tangan harus dihindari secara total, khususnya bila ini menyangkut burung kacer anakan yang secara umur masih memerlukan bantuan anda selaku pemilik. Adapun sifat manja pada burung kacer anakan adalah wajar, hanya saja perawatan itu tidak dapat kita lakukan secara terus-menerus sampai ia dewasa. Ketika burung kacer remaja sebaiknya secara perlahan perawatan itu harus juga ditinggalkan untuk membuat burung kacer bisa mandiri dan tidak manja lagi.

Oleh : Roma Doni
Sumber Referensi : http://km-kissawa.blogspot.com/2014/03/solusi-cara-mengatasi-cendet-miyik-atau.html
Sumber Gambar : http://omkicau.com/2013/04/04/12-audio-suasana-hutan-tropis-hutan-pesisir-dan-sungai-untuk-burung-stres/


Related Posts :