Senin, 08 Desember 2014

Kenalkah dengan Burung Tepus Gelagah?

Burung ocehan yang umumnya dikenal oleh masyarakat Indonesia jumlah sangat terbatas hanya kepada burung ocehan yang sering diperlombakan. Sedangkan bagi burung ocehan yang umumnya tidak pernah atau jarang diperlombakan maka barang tentu tidak akan dikenali oleh masyarakat kita. Sedari itu artikel ini akan mengulas mengenai satu jenis burung ocehan yang belum pernah mengikuti ajang kontes burung ocehan tapi mempunyai kicauan yang tak kalah bagusnya dengan burung ocehan yang sudah lama tenar. Ya, nama burung ocehan itu ialah Burung Tepus Gelagah.

Tentunya para pembaca sekalian ada yang sudah pernah mendengar nama burung ocehan tersebut namun ada pula yang belum pernah mengetahuinya sama sekali. Burung Tepus Gelagah mempunyai nama latin Timalia pileata Horsfield yang merupakan jenis burung ocehan pemakan serangga atau hewan. Burung Tepus Gelagah mempunyai sifat atau karakter yang pemalu atau suka bersembunyi dari makhluk asing seperti binatang atau manusia yang coba mendekatinya. Alasannya tak lain untuk menjaga dirinya dari hewan pemangsa atau dari manusia yang ingin menangkapnya.

Di samping itu juga dikatakan tadi bahwa Burung Tepus Gelagah mempunyai suara kicauan yang tak kalah lantang dan merdu dari burung ocehan yang sudah duluan dikenal. Ciri khas dari kicauan burung Tepus Gelagah ialah volume suaranya jelas dan kicauannya keras. Dan juga burung Tepus Gelagah dapat bersiul dengan memberikan getaran pada suaranya serta nada kicauannya terus menyambung dengan irama naik turun.



Penyebaran burung Tepus Gelagah tidak hanya terpusat di Indonesia saja melainkan juga ada di berbagai negara lain seperti India, Nepal, Bangladesh, Laos, Thailand, dan Myanmar. Sedangkan untuk yang di Indonesia burung Tepus Gelagah berada di daerah Jawa bagian barat sampai ke timur. Dan juga ketika berada di alam liar, burung Tepus Gelagah menyukai hutan dengan tekstur daratan rendah. Di dalam hutan kebiasaan burung Tepus Gelagah ialah hidup berpasang-pasangan atau berkelompok baik saat mencari makanan maupun ketika beristirahat. Dan juga saat burung ini sedang aktif di siang hari kebiasaannya suka mengendap-endap di rerumputan yang lebat atau di antara semak belukar.

Sedangkan makanan untuk burung Tepus Gelagah dikatakan pada paragraf di atas ialah serangga yang diantaranya ialah jangkrik, ulat-ulat, kupu-kupu, dan lainnya. Di samping itu juga jika burung Tepus Gelagah di pelihara dapat juga diberikan pakan buah dengan melatihnya secara perlahan-lahan mulai sejak kecil.

Dan untuk ciri-ciri fisik dari burung Tepus Gelagah diketahui mempunyai warna, corak, dan bentuk tubuh yang berbeda dengan burung ocehan pada umumnya. Yang mana ialah di bagian tubuh atasnya berwarna coklat kemerahan yang meliputi sayap hingga ke ekornya. Di bagian mahkota kepalanya tampak berwarna merah kecokelatan yang kentara jelas, alis matanya berwarna putih keibuan dengan paruh sampai ke bagian matanya tampak berwarna hitam pekat. Sedangkan pada bagian pipi dan dagunya berwarna putih keabu-abuan, tampak pula warna putih kecokelatan yang berada di bagian perutnya, dan kakinya yang kehijauan. Ukuran tubuh burung Tepus Gelagah sekitar 17 cm atau bisa dibilang mempunyai ukuran sedang yang mirip dengan ukuran tubuh burung ocehan yang sudah tenar.

Sekianlah uraian ringkas mengenai burung ocehan Tepus Gelagah yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat kita. Sehingga dengan membaca artikel ini akan menambah wawasan kita sekalian mengenai burung ocehan terkhusus untuk burung Tepus Gelagah. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://www.kutilang.or.id/burung/konservasi/tepus-gelagah/
http://omkicau.com/2014/09/27/burung-tepus-gelagah-perawatan-dan-audio-untuk-masteran/

Gambar:
http://farm7.static.flickr.com/6008/5956074945_1eca89b466.jpg


Related Posts :