Senin, 02 Februari 2015

Melatih Burung Parkit Supaya Jinak

Melatih burung ocehan agar bisa jinak sebenarnya pekerjaan yang susah-susah gampang. Apalagi bila tipe burung yang ingin dijinakkan itu memiliki karakter liar, tentu butuh kesabaran, proses, yang tidak sebentar. Nah, keadaan ini sering juga dialami oleh para penghobi yang ingin menjinakkan burung parkit. Pada burung parkit, di samping memiliki karakter yang liar dan lincah, burung ini pada dasarnya mempunyai karakter yang susah diatur. Akan tetapi, itu bukanlah menjadi penghalang selama penghobi terus tekun dan rutin melatih burung parkit tersebut untuk jinak, lama-kelamaan burung ini juga bisa dijinakkan.

Untuk mempermudah penjinakan pada burung parkit, hendaknya usia burung parkit tidak lebih dari 4-6 bulan. Sebab, bila burung parkit sudah mencapai usia dewasa maka akan lebih sulit lagi. Bahkan akan lebih bagus jika sedari kecil burung parkit sudah berada di tangan kita untuk dipelihara. Kadang-kadang tanpa kita sadari burung parkit bisa jinak sendiri karena sudah terbiasa oleh perlakuan si penghobi. Tetapi jika burung parkit yang kita pelihara sudah mencapai usia dewasa dan tidak pernah mengecap peliharaan di sebuah penangkaran, maka teknik penjinakan burung parkit perlu dilakukan.

Menjinakkan burung parkit bisa dilakukan melalui teknik wing clipping. Penerapan dari teknik ini adalah dengan memotong bulu-bulu sayap pada burung parkit. Tujuannya supaya burung parkit tersebut tidak bisa kabur/terbang selama masa penjinakan. Tidak perlu semua bulu sayap harus dipotong, cukup sebanyak 6 bulu sayap yang berada dekat ketiak burung saja. Dengan teknik ini kita tak perlu khawatir jika burung parkit harus dilepaskan dari kandang, sebab ia tak bisa untuk pergi jauh.


Gambar 1. Parkit Jinak

Setelah dilakukan teknik wing clipping, langkah selanjutnya adalah dengan menggabungkan burung parkit yang telah jinak (jika ada) pada kandang burung parkit yang belum jinak. Langkah ini dimaksudkan agar mempercepat proses penjinakan burung parkit. Misalnya ketika kita hendak memberikan pakan pada burung parkit melalui tangan langsung, tentu saja parkit yang telah jinak tadi akan langsung mematuki pakan yang kita sodorkan, hal ini tentu akan memancing burung parkit yang belum jinak tadi untuk melakukan hal yang sama.


Gambar 2. Teknik Wing Clipping

Akan tetapi, jika penghobi sebelumnya tidak mempunyai parkit yang jinak, maka tidak perlu gusar bahwa parkit tersebut tidak akan bisa dijinakkan. Masih ada langkah yang jauh lebih penting, yaitu dengan melatih burung parkit secara manual. Tapi langkah ini harus benar-benar dilakukan dengan rutin, tekun dan penuh kesabaran.

Caranya sama dengan langkah yang sebelumnya sudah disebutkan, yakni dengan menyodorkan pakan secara langsung pada tangan kita agar burung parkit mematukinya. Supaya parkit merasa tertarik dengan pakan yang kita sodorkan, berikan pakan biji-bijian favoritnya. Lakukan hal ini secara terus menerus, meski awalnya burung agak takut dengan cara ini, akan tetapi lama-kelamaan burung akan terbiasa. Jika hal ini sudah berhasil, burung parkit tersebut sudah bisa diajak keluar kandang.


Gambar 3. Parkit yang sudah mulai jinak

Pada kesempatan kali ini, terapkan latihan demi latihan yang lain. Misalnya mengejar pakan yang anda lemparkan, atau menyuruh datang burung parkit untuk mendekat pada anda dengan pancingan pakan. Jika burung parkit sudah mau menuruti perintah anda, maka sudah bisa dipastikan burung tersebut telah jinak.

Oleh : Roma Doni
Referensi :
1. http://www.gacormania.com/tips-agar-burung-parkit-bisa-jinak-dan-melatihnya/
Sumber Gambar :
1. http://ndobolpos.blogspot.com/2012/04/tips-menjinakan-burung-parkit.html
2. http://www.gacormania.com/tips-agar-burung-parkit-bisa-jinak-dan-melatihnya/
3. http://www.ceriwis.com/fauna-hewan-/2335394-burung-parkit-jinak-kuning/


Related Posts :