Minggu, 26 Juni 2016

Mengulas Burung Ocehan Kerak Ungu

Ketika mendengar ataupun membaca nama burung Kerak Ungu mungkin banyak yang tidak begitu familiar dengan nama tersebut. Tapi bila namanya diganti dengan burung Jalak Nias tentunya hampir semua orang mengenalnya sebagai salah satu burung ocehan yang gemar berkicau. Ya, memang burung Kerak Ungu memiliki nama lain yang akrab di telinga para pecinta burung ocehan dengan sebutan burung Jalak Nias. Maka dari itu dalam artikel ini mencoba untuk mengulas burung tersebut dengan hanya menggunakan nama burung Kerak Ungu. Tujuannya agar dapat memahami bahwa antara burug Jalak Nias dan Kerak Ungu merupakan jenis burung yang sama melainkan hanya berbeda dalam penyebutan namanya saja.

Burung Kerak Ungu yang memiliki nama latin  Acridotheres tristis penyebarannya banyak terdapat di berbagai negara di Asia. Akan tetapi burung Kerak Ungu bukanlah burung endemik asal Indonesia walaupun ada yang menyebutnya dengan nama burung Jalak Nias. Di luar negeri burung Kerak Ungu terdapat di Cina, Afganistan, India, dan kawasan Asia Tenggara. Selain itu penyebaran burung Kerak Ungu yang ada di berbagai negara termasuk Indonesia dikarenakan marakanya penjualan burung ini, sengaja dilepaskan di alam liar, dan kemampuan adaptasinya yang bisa mengalahkan burung asli di daerah yang didiaminya.


Gambar: Burung Kerak Nias sedang Memakan Serangga

Adapun untuk ciri-cirinya didominasi oleh warna kecoklatan di bagian atas tubuh dan dadanya. Pada bagian atas kepalanya sampai dengan tenggorokan dan di bagian sayapnya tampak berwarna kehitaman. Sedangkan di bagian kaki dan paruhnya dilapisi warna kekuningan. Di samping itu ada warna putih yang tampak jelas di bagian sayap saat terlihat saat dikepakkan. Ciri lainnya dari burung Kerak Ungu adalah terdapatnya kulit tanpa bulu yang melingkar di sekitar mata dan berwarna kekuningan. Ditambah untuk ukurannya tergolong sedang atau tidak terlalu besar yang panjangnya sekitar 24 cm.

Di alam liar burung Kerak Ungu banyak berada di pinggiran hutan yang tak begitu jauh dengan pemukiman manusia. Selain itu spesies burung Jalak ini juga sering dijumpai di area terbuka yang langsung bersentuhan dengan manusia seperti pertamanan kota, pekarangan rumah, dan persawahan. Biasanya burung Kerak Ungu hidup berkoloni yang menghinggapi pepohonan untuk sekedar istirahat atau berburu makanan. Disamping itu disebutkan juga bahwa burung Kerak Ungu mampu untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi bahkan bisa hidup berbarengan dengan burung Jalak lainnya seperti Jalak Kerbau dan Suren.

Sedangkan saat burung Kerak Ungu berburu makanan biasanya kawanan burung ini akan memakan apapun atau disebut omnivora. Adapaun makanan yang biasanya disantap oleh burung Kerak Ungu adalah buah-buahan, biji-bijian, serangga, nektar bunga, tikus, cacing, siput, hingga laba-laba. Saat berburu makanan burung Kerak Kuning lebih sering mencarinya di atas permukaan tanah dan dilakukan secara sendiri-sendiri.

Berbicara mengenai karakternya burung ini termasuk sulit atau lama sekali untuk menjinakkannya. Ini dikarenakan burung Kerak Ungu adalah burung yang lincah dan sangat suka sekali berkicau sehingga membuatnya jarang menurut kepada pemiliknya. Akan tetapi bila burung Kerak Ungu sampai bisa dijinakkan maka dalam melatih suaranya agar gacor tidak perlu lagi dilakukan di dalam sangkar melainkan bisa memegangnya langsung dan meletakkannya di paha. Maka dari itu disarankan untuk pemeliharan burung Kerak Ungu dilakukan saat masih kecil atau trotolan.

Melihat kicauannya burung Kerak Ungu mampu untuk menirukan berbagai jenis suara kicauan dari burung lain bahkan manusia. Disamping itu ritme kicauannya tergolong agak cepat dan memiliki tempo yang lama. Dalam memperkaya kicauan burung Kerak Ungu dapat menggunakan burung Beo yang telah pandai bicara dengan meletakkanya pada sangkar berbeda yang ditutupi oleh kerodong.

Demikianlah ulasan mengenai burung Kerak Ungu yang memiliki kemampuan tinggi dalam menirukan kicauan burung ocehan lain. Sehingga dari artikel ini dapat membuat Anda tertarik untuk memelihara dan melatih burung Kerak Ungu atau nama lainnya Jalak Nias agar bisa berkicau merdu dan bersaing dengan suara burung kicauan lainnya yang sudah tenar.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2012/04/26/kerak-ungu/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kerak_ungu
https://burungkicau.net/tips-ampuh-menjinakkan-jalak-nias/
Sumber Gambar:
http://ibc.lynxeds.com/files/pictures/Myna.jpg


Related Posts :