Kamis, 09 Juni 2016

Nuri-Kate, Si Burung Ocehan Mungil Dari Tanah Papua

Bagi para pembaca sekalian tentunya sudah pernah melihat berbagai ragam burung nuri yang rata-rata mempunyai ukuran tubuh yang agak besar dan mempunyai warna-warna bulu yang indah serta paruhnya yang agak bengkok. Tapi tahukah Anda bahwa burung Nuri yang kebanyakan ditemukan dibagian timur Indonesia terdapat satu jenis burung nuri yang memiliki keunikan dibanding jenis burung nuri lainnya. Burung nuri tersebut memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga ia diberi nama burung Nuri-Kate.

Burung Nuri-Kate penyebarannya hanya berada di bagian timur Indonesia yakni daerah tanah Papua (bagian Indonesia), Maluku, dan di negara Papua Nugini. Burung nuri-kate mempunyai nama latin Micropsitta yang dalam bahasa inggris disebut dengan nama pygmy parrot. Untuk ciri-ciri fisiknya, burung nuri-kate memiliki ukuran tubuh kisaran 8 sampai dengan 12 cm saja. Tampak warna hijau yang mendominasi warna bulunya di bagian sayap, leher, badan bagian atas, dan pipinya. Sedangkan di bagian bawah tubuhnya yakni perut dan dadanya terdapat warna biru, kuning, dan merah (menuju ke bagian tunggirnya). Pada bagian ekornya berwarna biru laut yang di bagian bawah sayapnya berwarna kuning cerah. Paruhnya berukuran pendek dan berwarna hitam keabu-abuan, kakinya mempunyai ukuran yang agak lebar pada sela-sela jarinya yang berwarna keabu-abuan.


Gambar: Burung Nuri-Kate

Dalam penyebarannya burung nuri-kate terdapat enam subspesies lagi yang di antaranya bernama nurikate geelvink, nuri-kate dada merah, nuri-kate pusio, finsch’s pygmy parrot, nuri-kate topi kuning, dan meek’s pygmy parrot. Dan daerah penyeberannya sendiri terdapat di Papua, Maluku, Pulau Manus (Papua Nugini), dan ditimur Papua Nugini. Sedangkan saat berada di alam liar, biasanya burung Nuri-Kate hidup di dataran rendah hingga tinggi, baik di daerah perkebunan kelapa hingga sampai daerah perkebunan kopi di pegunungan. Burung Nuri-Kate dalam beraktivitas seringnya hidup dalam berkelompok sekitar 20 ekor. Dan untuk makanannya di alam liar, burung Nuri-Kate biasanya memakan lumut yang ada dibatang pohon, jamur, serangga kecil, dan buah-buahan.

Sedangkan untuk ciri-ciri kicauannya sendiri, burung Nuri-Kate memiliki kicauan yang bernada tinggi, dengan suara agak keras, dan diulang-ulang. Burung Nuri-Kate akan berkicau saat terbang bersama kawannya dengan bunyi nada “tseettt...siiisii” yang dibunyikan secara terus menerus. Di samping kicauannya yang unik, burung Nuri-Kate juga mempunyai kebiasaan aneh yakni lebih menyukai tempat tinggal di antara batang pohon yang sudah dilubangi oleh rayap yang diisi bisa sampai dua ekor burung.

Untuk karakternya sendiri, burung nuri-kate berbeda dari jenis nuri lainnya yang mana sifatnya terlalu sensitif sehingga bila tak tepat dalam merawatnya maka umurnya tidak akan berlangsung lama. Karena itu burung Nuri-Kate sangat jarang ditemui ada yang mau memeliharanya ataupun jika ada yang memeliharanya juga jarang bisa sampai besar. Sedari itu burung Nuri-Kate lebih banyak tinggal di alam liar ketimbang bersama manusia.

Yups, demikianlah ulasan mengenai burung ocehan Nuri-Kate yang memiliki ukuran badan terkecil dibanding dengan burung nuri lainnya. Lalu tak kalah hebatnya burung Nuri-Kate di antara 6 supspesiesnya terdapat empat di antaranya berada di Indonesia. Jadi menjadi tanggung jawab bagi kita untuk menjaga kelestariannya agar tetap selalu ada sampai kapanpun.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber:
http://omkicau.com/2013/12/03/pygmy-parrot-burung-nurikate-dari-papua/
http://www.kutilang.or.id/burung/konservasi/nuri-kate-geelvink/

Gambar:
http://ibc.lynxeds.com/photo/buff-faced-pygmy-parrot-micropsitta-pusio/bird-feeding-bark-tree


Related Posts :