Selasa, 02 Agustus 2016

Burung Bentet Loreng: Si Burung Ocehan Bertubuh Mungil

Berbicara burung ocehan yang lazim dikenal oleh para pencinta burung ocehan umumnya yang memiliki ukuran fisik sedang dan agak besar. Sedangkan bagi burung ocehan yang memiliki ukuran tubuh kecil atau mungil sangat jarang ada yang terkenal sebagai burung ocehan yang sering diperlombakan. Padahal suara kicauan burung ocehan yang bertubuh mungil juga tidak kalah hebat dan bahkan ada beberapa di antaranya yang dijadikan sebagai burung masteran bagi burung ocehan bertubuh sedang. Salah satu burung ocehan yang memiliki bentuk tubuh mungil dan bersuara merdu adalah burung Bentet Loreng.

Mungkin agak asing mendengar atau bahkan melihat langsung burung Bentet Loreng di alam liar. Ini dikarenakan burung Bentet Loreng merupakan burung migrasi yang asalnya berada di kawasan Asia Timur yakni negara Cina, Jepang, dan Korea yang melakukan perjalanan saat musim dingin datang ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Migrasi yang dilakukan oleh burung Bentet Loreng dikarenakan suhu dari negara asalnya terlampau dingin dan membuatnya harus mencari negara yang memiliki suhu hangat. Di samping itu waktu migrasi yang umumnya dilakukan oleh burung Bentet Loreng berlangsung mulai bulan Oktober hingga November.


Gambar: Burung Bentet Loreng yang ada di alam liar

Dikatakan bahwa burung Bentet Loreng memiliki ukuran tubuh yang mungil dengan panjang maksimal 19 cm saja. Pada bagian punggunya tampak berwarna merah tua kecoklatan, di bagian kepala dan tengkuknya berwarna abu-abu, warna putih tampak di bagian bawah tubuhnya mulai dari dada sampai dengan perut. Ekornya berwarna cokelat kehitaman dan ukurannya tidak lebih dari 4 cm. Selain itu pada area matanya terdapat garis agak panjang berwarna kehitaman dan ukuran matanya agak besar.

Begitu pula dengan perilaku kehidupan burung mungil ini saat berada di alam liar cukup aktraktif dan agresif. Burung Bentet Loreng yang aktraktif tampak saat musim kawin tiba dengan ditunjukkan oleh burung pejantan. Sikap aktraktif yang dimunculkan oleh burung Bentet Loreng saat musim kawin dengan melakukan tarian dan memberikan persembahan makanan yang dipersiapkan kepada si betina. Di samping itu dalam mempertahankan wilayah kekuasannya biasanya burung pengicau mungil ini akan memberikan kabar kepada kawanannya saat daerah teritorialnya dimasuki oleh satwa lain. Saat berburu makanan berupa serangga kebiasaan burung Bentet Loreng memangsanya dengan memerhatikan dari atas pohon dan turun menyergap saat serangga yang dicari terlihat.

Adapun untuk warna suara kicauannya memiliki nada yang agak keras dan terdengar parau serta berulang-ulang. Selain itu kencang dan kerasnya suara yang dibunyikannya mampu terdengar hingga lebih dari 10 meter. Di samping itu bunyi suaranya terdengar cukup rapat atau disebut juga dengan istilah cerecet dan bunyinya “ceh.... ceh... ceh” yang diulangi terus menerus. Dan juga burung Bentet Loreng yang hidup di alam liar memiliki dua jenis suara yakni suara alarm berupa peringatan dari ancaman dan suara panggilan dengan alunan lembut yang ditujukan untuk memanggil pasangannya.

Demikianlah ulasan mengenai burung Bentet Loreng yang memiliki ukuran tubuh kecil atau mungil. Di samping itu, burung mungil ini juga mempunyai kicauan cukup rapat yang sebenarnya mampu dipakai untuk memaster burung ocehan lain. Oleh karena itu, tak salah bagi Anda memeliharanya agar bisa mendengarkan suara cerecetnya yang merdu. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2013/04/08/cendet-macan-tiger-shrike-bersuara-mirip-senapan/
2. http://www.kutilang.or.id/2012/05/02/bentet-loreng/
Sumber Gambar:
1. http://warbler.ru/wp-content/uploads/2014/11/Lanius-tigrinus-photo-gallery-6.jpg


Related Posts :