Rabu, 03 Agustus 2016

Mengenal Lebih Dekat Burung Madu Kelapa Yang Dilindungi

Jika membicarakan jenis-jenis burung Madu agaknya sebagian besar masyarakat telah sering melihat atau mendengar namanya. Selain itu hal yang paling berkesan dari spesies burung Madu adalah ukuran badannya yang kecil dan kaya dengan variasi warna di tubuhnya. Akan tetapi tahukah bahwa semua jenis dari burung Madu dilindungi oleh pemerintah agar populasi tetap terjaga di alam liar. Walaupun spesies burung Madu dilindungi oleh pemerintah supaya tidak ditangkap dan dipelihara akan tetapi tak salah bagi kita untuk mengenalnya lebih dekat. Untuk itu dalam artikel ini sengaja dituliskan mengenai salah satu jenis burung Madu yang selain warna tubuhnya indah juga memiliki suara kicauan yang merdu. Adapun nama burung Madu tersebut adalah burung Madu Kelapa.

Burung Madu Kelapa yang memiliki nama latin Anthreptes Malacensis adalah jenis burung madu yang penyebarannya tidak hanya ada di Indonesia akan tetapi terdapat juga di luar negeri. Di luar negeri burung Madu Kelapa tersebar di banyak negara Asia Tenggara seperti Myanmar, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Sedangkan daerah-daerah yang ditinggali oleh burung Madu Kelapa di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.


Gambar 1. Burung Madu Kelapa

Begitu juga dengan ciri-ciri fisiknya yang memiliki perbedaan antara jantan dan betinya. Untuk yang jantan terdapat warna hijau kemilauan dibagian mahkota kepala dan punggungnya. Pada bagian pipi, dagu, dan tenggorokannya diselimuti oleh bulu yang berwarna kecoklatan gelap. Seluruh badan mulai dada, perut, hingga pangkal ekor berwarna kuning cerah. Dibagian sayap, tunggir, dan ekornya tampak berwarna ungu. Adapun untuk yang betinanya tampak berwarna hijau zaitun dibagian atas tubuhnya dan berwarna kuning muda terdapat dibagian tubuh bawahnya. Sedangkan ukuran tubuh untuk jantan dan betinya umumnya sama yakni sekitar 13 cm saja.

Di alam liar burung ini memiliki suara kicauan yang terdengar agak melengking dan nadanya tinggi. Selain itu burung Madu Kelapa juga mampu berkicau dalam jangka waktu yang agak lama dan memiliki tempo yang rapat atau lebih dikenal dengan istilah cerecetan. Jika didengarkan secara seksama bunyi nada kicauannya ada dua dan diulangi terus menerus yakni yang bernada tinggi “twit... twit... twit” dan nada yang rendah “wi-ciuw... wi-chiuw... wi-chiuw”.

Sedangkan saat berada di alam liar biasanya burung Madu Kelapa terdapat di dataran rendah yang senang berada di sekitar perkebunan, pekarangan yang banyak tanaman, semak dekat pinggir pantai, dan hutan mangrove. Sifat dari burung Madu Kelapa adalah tidak suka daerah tempatnya mencari makan dimasuki oleh burung lain dan jika ada yang masuk maka diusirnya. Disamping itu, sewaktu berada di alam liar umumnya burung Madu Kelapa akan memakan nektar yang ada di bunga, buah pisang, serangga, ulat, dan buah-buahan yang memiliki daging lembut. Adapun sarang yang dibangun oleh burung Madu Kelapa memiliki bentuk seperti kantung yang bahannya berasal dari rumput dan jaring laba-laba serta letakknya ditaruh menggangtung di atas pohon.

Demikianlah ulasan tentang burung Madu Kelapa yang keberadaannya di alam liar dilindungi oleh pemerintah. Walaupun burung Madu Kelapa tidak diperbolehkan untuk dipelihara akan tetapi dengan membaca artikel ini dapat mengerti tentang seluk beluk burung madu yang satu ini. Untuk itu dengan membaca artikel ini kita tahu bahwa alam Indonesia masih memiliki ragam jenis burung kicauan yang bersuara merdu walaupun tidak semuanya dibolehkan memeliharanya bagi yang menyukai burung ocehan.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/11/20/burung-madu-kelapa/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Burung-madu_kelapa
3. https://omkicau.com/2014/04/28/suara-cerecetan-dahsyat-burung-madu-untuk-masteran/
Sumber Gambar:
1. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5f/Plain-throated_Sunbird_%28Anthreptes_malacensis%29_-_Flickr_-_Lip_Kee_%281%29.jpg


Related Posts :