Selasa, 06 September 2016

Burung Cucak Mutiara: Si Burung Ocehan Yang Terancam Punah

Burung ocehan yang ada di Indonesia tidak semuanya yang diperjualbelikan di pasar burung berasal dari hasil tangkaran atau budidaya. Banyak juga di antara dari beragam jenis burung ocehan yang diperjualbelikan tersebut berasal dari hasil tangkapan hutan atau burung bakalan hutan. Masalah yang ditimbulkan dari menangkap burung di hutan cukup banyak akan tetapi persoalan mendasarnya adalah hal tersebut bisa membuat tingkat populasi burung ocehan menjadi terancam punah. Terancamnya populasi dari beragamnya jenis burung ocehan sudah tampak pada salah satu jenis burung yang habitatnya hanya ada di Pulau Sumatera saja. Adapun nama burung ocehan tersebut adalah burung Cucak Mutiara yang memiliki kemiripan dari bentuk fisiknya dengan burung Cucakrowo.

Burung Cucak Mutiara yang mempunyai nama latin Pycnonotus Tympanistrigus merupakan burung endemik yang populasinya hanya ada di pulau Sumatera saja. Di habitatnya burung Cucak Mutiara biasanya menempati hutan yang memiliki perbukitan atau yang bersuhu agak dingin. Selain itu penyebarannya di Sumatera menurut berbagai sumber disebutkan ada berada di sekitaran daerah bukit barisan bagian selatan yang menuju ke arah gunung Kerinci dan di daerah Gunung Dempu.


Gambar: Burung Cucak Mutiara yang ada di alam liar

Disebutkan bahwa burung Cucak Mutiara yang mulai terancam punah akibat begitu banyak penangkapan terhadap burung ini di hutan Sumatera. Hal ini tentunya bisa mengganggu keseimbangan populasinya yang ada di hutan tanpa ada keinginan untuk bisa menangkarnya agar permintaan burung ini di pasar burung bisa terpenuhi tanpa perlu lagi menangkapnya di hutan. Di samping itu kerusakan hutan di Sumatera pun turut menjadi bagian dalam menyebabkan langkanya populasi burung Cucak Mutiara.

Sedari itu juga dikatakan pada paragraf satu bahwa burung Cucak Mutiara memiliki kemiripan dari sisi fisiknya dengan burung Cucakrowo. Kemiripan tersebut tampak dari corak warna bulu di bagian dada, perut, dan sayapnya yang memang cukup sulit dicari perbedaannya. Adanya kemiripan antara burung Cucak Mutiara dan Cucakrowo seringkali disalahmanfaatkan oleh oknum pedagang burung untuk menipu orang-orang yang mencari burung Cucakrowo. Seringnya burung Cucak Mutiara dianggap sebagai anakan dari burung Cucakrowo yang dikarenakan postur tubuh milik Cucak Mutiara sedikit lebih pendek dibandingkan dengan Cucakrowo.

Adapun untuk lebih jelasnya mengenai ciri-ciri dari bentuk fisik burung Cucak Mutiara dapat disimak penjelasannya di bawah ini:

  • Ukuran tubuhnya hanya berkisar di antara 16 cm saja
  • Mahkota di atas kepalanya memiliki warna cokelat ke arah zaitun dan kepalanya tidak memiliki jambul.
  • Tampak warna kehijauan di bagian sayap, tungging, dan juga ekornya.
  • Pada bagian tenggorokannya terlihat warna keputihan yang mencolok.
  • Ada kulit yang tidak berbulu di sekitaran matanya yang berwarna kehitaman
  • Pada bagian bawah tubuhnya mulai dada sampai dengan perutnya bercorak bintik-bintik dengan warna coklat dan putih serta ada garis berwarna kuning di bagian penutup ekornya.

Sedangkan untuk bunyi kicauannya terdengar monoton dengan hanya mampu melantunkan satu atau dua jenis nada yang diulang secara terus menerus. Adapun bunyi dari kicauannya terdengar seperti ini ‘tdip...diiw’ yang dilagukannya dengan nada tinggi pada kicauan pertamanya. Suara dari burung Cucak Mutiara ini pun sebenarnya tidaklah tinggi yang mana disebutkan tadi kicauannya bernada tinggi hanya dibunyikan pada nada pertama saja sedangkan berikutnya tingkatan nada yang dibunyikan terdengar lebih rendah dan pelan.

Yup, itulah penjelasan tentang burung Cucak Mutiara yang keberadaannya sudah mulai tampak terancam akibat begitu banyaknya orang yang menangkapi dan merusak habitat tempat hidupnya di hutan Sumatera. Sedari itu juga dari membaca ulasan yang ada di artikel ini bisa juga membuat kita tahu mengenai persamaan dan perbedaan sekilas tentang burung Cucak Mutiara dan Cucakrowo. Dengan mengertinya persamaan dan perbedaan dari keduanya bisa membuat para pembaca sekalian mengerti untuk tidak dapat dikelabui agar membeli anakan burung Cucakrowo yang sebenarnya itu adalah burung Cucak Mutiara yang telah dewasa. Dan semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semuanya. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/12/27/cucak-mutiara/
2. http://hargaburungkicau.com/penipuan-cucak-mutiara-di-bilang-anakan-cucak-rowo.html
Sumber Gambar:
1. http://www.buulbuul.nl/Pycnonotus%20tympanistrigus.html


Related Posts :