Selasa, 20 September 2016

Mengenal Burung Cica Kopi Melayu

Berbicara burung ocehan yang mempunyai kicauan merdu tidak hanya terfokus pada burung-burung yang telah populer seperti Murai Batu, Cucak Hijau, ataupun Kacer. Akan tetapi terdapat satu jenis burung ocehan yang juga memiliki kicauan tak kalah bagus dari burung ocehan yang disebutkan tadi. Adapun nama dari burung ocehan yang suara kicauannya terdengar merdu tersebut adalah burung Cica Kopi Melayu.

Burung Cica Kopi Melayu yang memiliki nama latin Pomatorhinus Montanus adalah burung endemik yang keberadaannya hanya ada di Indonesia. Keberadaan burung ini biasanya menempati daerah yang ada di beberapa pulau besar dan kecil seperti Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Untuk itu burung Cica Kopi Melayu menjadi unik karena di negara luar mungkin tidak bisa menjumpainya seperti keberadaannya yang hanya ada di hutan Indonesia.

Sewaktu berada di alam liar burung Cica Kopi Melayu biasanya mendiami hutan-hutan yang berada di dataran rendah dan tinggi. Saat berada di dataran tinggi lazimnya burung ini meninggali hutan perbukitan dan pegunungan yang cenderung memiliki suhu yang lumayan dingin. Adapun kebiasaan burung Cica Kopi Melayu saat berada di hutan berjumlah dalam kawanan kecil yang sekitar dua atau tiga ekor burung saja. Selain itu burung Cica Kopi Melayu bukanlah tipikal burung yang suka hidup dengan kelompoknya saja melainkan mampu berbaur dengan kawanan burung lainnya dalam mencari makanan.


Gambar: Burung Cica Kopi Melayu

Adapun ciri-ciri dari burung Cica Kopi Melayu adalah tampak dari warna merah karat yang ada di bagian punggung dan bawah sayapnya. Bagian atas kepalanya berwarna hitam keabu-abuan yang mencolok dan juga ada garis panjang berwarna putih di bagian belakang matanya. Pada bagian dagu sampai dengan perutnya didominasi oleh warna putih bersih yang cerah. Ekornya berukuran agak panjang dengan warna mirip seperti punggung dan sayapnya. Paruhnya memiliki ukuran yang juga agak panjang dengan warna seperti tanduk yakni kuning tua. Selain itu burung Cica Kopi Melayu merupakan jenis burung ocehan yang bertubuh mungil yang panjang tubuhnya hanya sekitar 24 cm saja.

Saat mencari makanan di alam liar biasanya burung Cica Kopi Melayu memakan beragam jenis buah-buahan, belalang, laba-laba kecil, ulat, dan kupu-kupu. Selain itu untuk mencari makanan burung ini menyasar tempat yang dekat atau berada di tanah. Bentuk sarangnya tampak seperti bola berukuran besar yang terbuat dari rumput kering, dedaunan, dan ranting-ranting yang telah berlumut. Adapun saat musim kawin burung Cica Kopi Melayu berlangsung selama bulan Mei dan Juni dengan jumlah telur yang mampu dihasilkan sebanyak dua sampai lima butir untuk sekali dierami.

Sedangkan ciri-ciri dari kicauan burung Cica Kopi Melayu memiliki suara bawaan yang sering mengulangi kicauannya. Adapun bunyi nada yang sering diperdengarkan oleh burung Cica Kopi Melayu adalah “tur...du....du...wit...wit”, “pu...pu...riuuw”, dan “piow-pu-pu”. Walaupun burung ini mempunyai suara yang cenderung monoton dengan sering mengulangi nada yang dibunyikannya akan tetapi bila dilatih dengan baik maka burung ini juga mampu menghapalkannya dan membuatnya semakin rajin untuk berkicau. Di samping itu juga, burung Cica Kopi Melayu membutuhkan perawatan yang perlu menyeimbangkan pakan serangga dan buah-buahan yang diberikan setiap hari kepadanya. Untuk itu bagi Anda yang tertarik dengan burung Cica Kopi Melayu maka dapat memeliharanya dan melatih kicauannya agar kualitasnya berada di atas burung kicauan lainnya.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Cica-kopi_melayu
2. http://www.kutilang.or.id/2014/04/03/cica-kopi-melayu/
Sumber Gambar:
http://orientalbirdimages.org/photographers.php?p=43&action=birderimages&Bird_Image_ID=62451&Birder_ID=555


Related Posts :