Senin, 05 September 2016

Mengenal Burung Ocehan Kancilan Bakau

Burung Kancilan Bakau yang memiliki nama latin Pachycephala Grisola merupakan burung ocehan endemik asli Indonesia. Keberadaan burung endemik ini sudah cukup populer bagi sebagian besar masyarakat kita di berbagai daerah. Kepopuleran yang dimiliki oleh burung Kancilan Bakau tampak dari banyaknya nama untuk penyebutannya yang di antaranya adalah burung Salakan dan juga burung Drodot. Selain itu juga banyaknya orang-orang yang mengenal burung Kancilan Bakau dikarenakan burung ini telah dijadikan sebagai burung ocehan yang mempunyai kicauan merdu.

Dikenalnya burung Kancilan Bakau sebagai burung endemik di Indonesia tampak dari daerah penyebarannya yang berada di hampir seluruh daerah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Lombok. Bahkan untuk salah satu subspesies dari burung Kancilan Bakau semisalnya adalah burung Samyong yang hanya bisa ditemukan di daerah Lombok. Begitu pula dengan habitat hidup dari burung Kancilan Bakau yang banyak berada pada kawasan dataran rendah sekitar 900 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah yang menjadi habitat burung Kancilan Bakau biasanya berada di tepian pantai, hutan yang letaknya di pesisir, dan termasuk juga hutan dataran rendah lainnya.


Gambar: Burung Kancilan Bakau di alam liar

Melihat ciri-ciri dari burung Kancilan Bakau sekilas mirip dengan burung Pelanduk Semak dari sisi ukuran fisk dan corak pada warna bulunya. Akan tetapi untuk burung Kancilan Bakau dapat ditandai dengan warna abu-abu di bagian hampir seluruh tubuhnya. Hal ini terlihat pada bagian mahkota, tengkuk, punggung, dan sayap dibalut dengan warna abu-abu yang tampak cukup mencolok. Pada bagian ekornya tampak berwarna cokelat muda yang lebih kepada cokelat keabu-abuan. Adapun untuk bagian dada dan perut yang merupakan bagian bawah tubuh burung terlihat berwarna keputihan. Sedangkan untuk ukuran fisiknya tergolong cukup kecil yakni hanya sekitar 14 cm yang terhitung mulai dari pangkal paruh hingga ujung ekornya.

Keberadaan burung Kancilan Bakau di alam liar selalu hidup menyendiri dan sesekali pergi bersama dengan kawanannya tapi hanya dalam jumlah yang sangat kecil sekitar dua atau lima ekor saja. Selain itu burung Kancilan Bakau merupakan tipikal burung pemalu yang lebih suka mengeluarkan kicauannya dibandingkan dengan menampakkan dirinya kepada manusia yang berada di dekatnya. Adapun untuk makanannya sendiri bahwa burung Kancilan Bakau sangat menyukai serangga sebagai pakan utamanya. Sedangkan untuk membangun sarangnya biasanya meletakkannya di atas puncak pohon agar tidak ada satupun peredator yang mengincar dirinya dan telur yang dierami betinanya.

Berbicara tentang warna kicauannya terdengar bunyi nyaring seperti suara yang melengking dengan nada tinggi. Selain itu burung Kancilan Bakau yang berkicau mampu membunyikan nada sebanyak enam tipe dengan di akhiri memakai nada tinggi tapi menyentak seperti suara cambuk yang dilibaskan ke lantai. Dan suara demikian itulah menjadi ciri khas dari burung Kancilan Bakau ini. Adapun kelebihan dari burung Kancilan Bakau ini adalah kemampuanya dalam berkicau yang mampu mengingat banyak suara dari burung ocehan lainnya dan bisa menjadikannya sebagai burung masteran untuk burung ocehan lainnya. Karena itulah sebagaimana telah disinggung pada paragraf satu menyebutkan bahwa burung Kancilan Bakau telah banyak yang menggemarinya.

Dengan banyaknya orang-orang yang mulai menyukai burung Kancilan Bakau sebagai burung ocehan maka hal ini bisa membuat kepopulerannya dapat meningkat dan bersaing dengan burung ocehan lainnya. Di samping itu, bila para pembaca sekalian menyukai burung Kancilan Bakau dan menjadikannya sebagai burung ocehan maka sudah barang tentu agar tetap terus melatihnya sampai akhirnya bisa berkicau dengan indah. Yang selanjutnya burung Kancingan Bakau yang bersuara gacor bisa dijadikan burung pemaster bagi burung lainnya atau mengikutkannya dalam perlombaan kontes burung. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2012/06/18/kancilan-bakau/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Kancilan_bakau
3. https://omkicau.com/2013/11/07/kemiripan-burung-kancilan-bakau-pelanduk-semak-dan-wergan-jawa/
Sumber Gambar:
1. http://orientalbirdimages.org/search.php?Bird_ID=2387&Bird_Image_ID=76233&p=10


Related Posts :