Senin, 03 Oktober 2016

Mengenali Perilaku Burung Ocehan Yang Tidak Boleh Dipentaskan Saat Berlomba (Bagian 2)

4. Cuma mengangkat kepala dan menunduk

Perilaku mengangkat kepala dan menunduk yang ditunjukkan oleh burung ocehan saat berada di arena perlombaan adalah sesuatu yang bisa mengganggu performa kicauannya. Biasanya burung yang mengangkat kepala lalu menunduk hanya dibarengi dengan suara kicauan yang bernada lirih. Dalam banyak kejadian burung yang berperilaku seperti itu bertanda dua hal yakni sedang dalam kondisi hendak kawin yang menunjukkan tingkat birahi lagi meninggi dan selanjutnya pertanda bahwa burung ocehan tersebut memang memiliki karakter dasar yang gemar mengangkat kepala lalu menundukkannya tanpa mau berkicau dengan serius di arena lomba.


Gambar 1: Burung yang menundukkan kepalanya

5. Tampak seperti hendak mengejar burung lain


Gambar 2: Burung yang seperti hendak mengejar burung lain

Burung ocehan yang terlampau memiliki mental yang kuat cenderung akan bersikap agresif terhadap burung lainnya saat di arena lomba. Sikap agresif yang ditunjukkan burung tampak dari perilakunya yang hendak mengejar burung lainnya yang ada di hadapannya dengan menabrakkan dirinya ke pembatas sangkar. Burung yang berperilaku terlalu agresif seperti itu tampaknya menganggap arena perlombaan yang dimasukinya merupakan daerah teritorial yang tidak boleh dimasuki oleh burung manapun. Adapun burung ocehan bisa bersikap demikian disebabkan cara menggantang burung yang terlalu sering menempatkannya di lokasi yang jarang dilewati orang-orang ataupun sangat jarang memperdengarkannya suara burung lainnya. Yang hasilnya tentu saja burung tidak akan pernah benar dalam berkicau walau sudah diajarkan dengan beragam suara master dari burung lain dan fokusnya saat bertanding hanya ingin mengejar burung yang dianggapnya musuh dengan suara yang keras.

6. Kicauan yang tidak bervariasi

Perilaku lainnya yang tidak patut dilakukan oleh burung ocehan yang sedang mengikuti ajang kontes burung kicauan adalah memiliki jenis kicauan yang tidak bervariasi. Yang namanya sebuah kontes burung tentu tidak hanya memperdengarkan suara dasar dari burung ocehan saja akan tetapi mampu juga untuk membunyikan suara kicauan lain yang diperdengarkan padanya setiap harinya. Bila burung ocehan yang ikut berlomba memiliki suara monoton atau tidak bervariasi bisa disebabkan memang kurangnya latihan yang diberikan kepada burung untuk bisa menambah jenis suara yang dapat dihapalkannya. Untuk penyebab yang ini ada baiknya burung mestinya dilatih dengan rutin memperdengarkan kepadanya suara burung lainnya melalui menggunakan suara rekaman atau mendekatkannya bersama burung masteran. Penyebab lainnya yang bisa menjadikan burung tidak mampu berkicau dengan banyak variasi suara adalah lebih kepada ketidakmampuan fisiknya untuk bisa melagukan semuanya. Ini diketahui bila Anda telah yakin bahwa burung kesayangan peliharaan Anda memang telah mendapatkan pelatihan untuk memperkaya dan mempertajam keindahan kicauannya. Bila burung mengalami gejala-gejala sakit sebaiknya tidak usah memaksakan burung untuk ikut bertanding dan mestinya merawatnya dengan memberikannya obat serta vitamin tambahan.

Itulah enam pembahasan terkait dengan perilaku yang tidak semestinya dilakukan oleh burung ocehan saat mengikuti ajang kontes burung pengicau. Sedari itu dengan membaca artikel ini maka bisa turut membantu bagi Anda sekalian yang memiliki beragam kekurangan terkait dengan tingkah laku yang baiknya jangan dilakukan oleh burung sewaktu lomba berlangsung. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para pembaca sekalian yang telah menyimak secara medetail artikel ini. Terimakasih..

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2012/12/31/tujuh-perilaku-memalukan-murai-batu-di-arena-lomba-dan-solusinya/
Gambar:
1. http://www.mediaronggolawe.com/wp-content/uploads/2015/11/Anis-Merah.jpg
2. http://caramerawatburung.com/cara-mengatasi-dan-penyebab-lovebird-over-birahi/


Related Posts :