Jumat, 11 November 2016

Mengenal Burung Jalak Tiongkok

Spesies burung jalak-jalakan yang ada di Indonesia hampir semuanya digemari oleh orang-orang yang ingin menjadikannya sebagai burung ocehan ataupun burung peliharaan. Banyaknya orang-orang yang menggemari ragam jenis burung jalak-jalakan ternyata tidak hanya menyasar burung jalak yang asli dari Indonesia saja. Melainkan burung jalak yang berasal dari migrasi negara lain pun tetap ada saja yang meminatinya. Adapun nama burung jalak yang bukan merupakan burung endemik Indonesia tapi dicari oleh orang banyak adalah burung Jalak Tiongkok.

Burung Jalak Tiongkok yang bernama latin Sturnus Sturninus merupakan jenis burung jalak yang berasal dari daratan Himalaya dan juga Tiongkok. Pada saat musim dingin tiba di daerah tempatnya berada maka burung Jalak Tiongkok pun melakukan migrasi dengan mendatangi daerah-daerah yang tidak mengalami musim dingin termasuklah Indonesia salah satunya. Saat bermigrasi ke Indonesia, burung Jalak Tiongkok biasanya mendiami beberapa daerah seperti Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan beberapa pulau kecil di sekitaran sunda besar.


Gambar: Burung Jalak Tiongkok atau Jalak Kapas

Adapun untuk ciri-ciri fisik dari burung Jalak Tiongkok terdapat perbedaan antara jantan dan betinanya akan tetapi untuk ukuran badannya tidak ada perbedaan yang panjangnya sekitar 18 cm saja. Pada burung jantan tampak ada warna abu-abu di bagian kepala dan dadanya, di bagian perutnya berwarna putih terang, punggungnya tampak berwarna hitam mengkilap yang dibalut dengan kilauan dari warna ungu, dan sayapnya berwarna hitam kehijauan. Sedangkan untuk yang betinanya terlihat warna abu-abu gosong di bagian atas tubuhnya, di bagian tengkuknya terdapat bintik-bintik yang berwarna kecokelatan, dan warna hitam dibagian sayap serta ekornya.

Saat berada di alam liar burung Jalak Tiongkok biasanya berada di daerah pesisir yang berdataran rendah. Sewaktu mencari makan biasanya burung Jalak Tiongkok menyasar serangga kecil, biji-bijian, buah-buahan, dan juga cacing sebagai makanan favoritnya. Di samping itu burung Jalak Tiongkok merupakan jenis burung yang hidup dalam kawanan yang berjumlah lumayan agak besar. Sedangkan musim kawin bagi burung Jalak Tiongkok berlangsung pada bulan Mei sampai dengan Juni dengan membangun sarangnya yang berada di pepohonan yang dilubangi.

Bagi orang-orang yang ada di dalam negeri untuk penyebutan nama dari burung Jalak Tiongkok terdapat nama lain yakni Jalak Kapas yang marak diperjualbelikan di pasar burung pada saat memasuki bulan Oktober sampai dengan Maret. Adapun untuk ciri khas dari bunyi kicauannya terdengar agak monoton dengan hanya membunyikan suara yang diulang-ulang. Sedangkan keunikan dari burung ini adalah kemampuannya untuk mengingat berbagai jenis suara yang sering didengarnya. Akan tetapi burung Jalak Tiongkok sangat jarang ingin berkicau dan hanya akan mengeluarkan siulannya pada saat-saat tertentu saja. Di samping itu bila hendak melatih kicauan dari burung Jalak Tiongkok maka usahakanlah memilih burung yang masih berusia muda agar mudah dijinakkan dan tidak susah dalam melatihnya. Usahakan juga untuk memelihara burung Jalak Tiongkok lebih dari satu ekor karena pada dasarnya burung ini meruapakan burung koloni sehingga dengan adanya pasangannya tidak membuatnya menjadi stres.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.budidayakenari.com/2015/10/jalak-kapas.html
2. http://www.kutilang.or.id/2012/04/24/jalak-cina/
Sumber Gambar:
https://burungkicau.net/burung-kicau-jalak-sutra-burung-imigran-bersuara-merdu/


Related Posts :