Kamis, 22 Desember 2016

Mungilnya Burung Ocehan Sikatan Belang

Berbicara tentang burung ocehan yang bertubuh mungil agaknya keberadaannya sudah cukup banyak di Indonesia. Banyak dari burung ocehan yang bertubuh mungil sebenarnya memiliki warna kicauan yang tidak kalah bagus dengan burung berukuran tubuh sedang atau besar. Selain itu penyebaran burung bertubuh mungil amat banyak dijumpai yang tidak hanya ada di tanah air melainkan juga terdapat di berbagai negara lainnya. Adapun pada artikel ini coba untuk mengulas mengenai salah satu jenis burung ocehan bertubuh mungil dan namanya masih cukup jarang dikenal orang banyak. Nama dari burung ocehan tersebut adalah burung Sikatan Belang.

Burung Sikatan Belang yang bernama latin Ficedula Westermanni adalah satu satu jenis burung ocehan yang memiliki ukuran badan terbilang kecil. Ukuran badan burung Sikatan Belang maksimal hanya sepanjang 11cm saja terhitung dari pangkal paruh sampai dengan ujung ekornya. Untuk warna bulunya banyak didominasi oleh warna putih yang terdapat di bagian bawah tenggorokan sampai dengan perutnya, ada juga di bagian garis sayapnya, dan garis panjang di bagian atas kepalanya. Selain warna putih terdapat pula warna hitam yang mewarnai bulu di bagian atas kepala, pipi, punggung, sayap, dan juga ekornya.


Gambar: Burung Sikatan Belang

Persebaran burung Sikatan Belang ternyata tidak hanya dapat ditemui di wilayah Indonesia saja melainkan di berbagai negara lain pun ada. Negara-negara yang memiliki populasi burung ocehan Sikatan Belang misalnya saja dapat ditemui di negara India, Tiongkok Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Sedangkan di Indonesia persebaran burung Sikatan Belang terdapat di daerah Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan kepulauan di sunda kecil. Begitu banyaknya negara dan daerah yang terdapat burung Sikatan Belang menunjukkan bahwa burung ini tergolong burung global.


Sewaktu di alam liar biasanya burung Sikatan Belang menyantap berbagai jenis serangga kecil yang ada di tanah maupun pepohonan. Serangga-serangga kecil tersebut berupa lalat, kumbang, laba-laba, dan ulat. Selain itu keberadaan burung Sikatan Belang ini di alam liar dapat dijumpai pada daerah dataran tinggi misalnya pegunungan, hutan cemara, dan hutan lumut. Pada saat musim kawin tiba biasanya burung Sikatan Belang mampu mengerami telur sebanyak tiga butir yang ditaruh pada sarang yang dibentuk menyerupai cawan dan bahan dasarnya berasal dari lumut serta serat-serat rumput yang halus.

Adapun kualitas suara burung Sikatan Belang yang ada di hutan memang terdengar agak monoton. Akan tetapi nada suara yang dibunyikan mampu dialunkan dengan tempo yang teratur misalnya mengeluarkan suara nada tinggi dan sesekali rendah. Untuk bunyi nada yang dikeluarkan oleh burung Sikatan Belang terdengar seperti kata “pi....pi.....pi” yang selanjutnya dinyanyikan memakai nada rendah atau pelan dengan bunyi nada “crrrr” dan “tiiii”. Karakter dari burung bertubuh mungil ini bukanlah tipikal burung yang hidup sendiri-sendiri melainkan saat mencari makan burung ini biasanya menyatu dengan kawanan burung lainnya yang ada di hutan agar mendapatkan jatah makan dan terhindar dari incaran predator.

Sampai sinilah uraian tentang burung Sikatan Belang yang memiliki warna tubuh terbilang sederhana dan cantik. Dengan membaca artikel ini mungkin nantinya Anda tertarik untuk merawatnya dan melatih kicauannya agar bisa mengimbangi burung pengicau setingkat Pleci ataupun Kenari. Selamat Membaca.

Oleh: Ridsal Kishimoto
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi Tulisan:
1. https://omkicau.com/2011/02/15/burung-sikatan-belang-sambar-gunung-little-pied-flycatcher/
2. http://www.kutilang.or.id/2013/03/20/sikatan-belang/
Referensi Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/53/Ficedula_westermanni_2.jpg


Related Posts :