Selasa, 21 Februari 2017

Mengenal Burung Jalak Alis Api

Ragam burung ocehan yang ada di nusantara jumlahnya sangat banyak sekali yang terdiri dari puluhan ribu jenis. Akan tetapi yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai burung ocehan sangatlah sedikit bila dibandingkan dengan jenisnya yang begitu banyak. Apalagi sebagian jenis burung pengicau tersebut merupakan burung endemik atau populasinya hanya ada di Indonesia. Ditambah pula keindahan bentuk fisik burung endemik kita sangat kaya dengan warna yang mungkin tidak ada pada burung endemik negara lain. Adapun jenis burung endemik Indonesia dengan keindahan bentuk fisik dan kicauannya salah satunya burung Jalak Alis Api dari tanah Sulawesi.


Gambar: Burung Jalak Alis Api

Nama burung Jalak Alis Api agaknya masih jarang terdengar di telinga para pembaca sekalian. Ya, karena burung ini adalah burung liar yang keberadaannya hanya terdapat di hutan Sulawesi saja. Selain itu, belum banyak juga masyarakat di sana yang menjadikan burung Jalak Alis Api sebagai burung ocehan dengan melatih kicauannya seperti burung ocehan populer lainnya. Penyebaran burung Jalak Alis Api di Sulawesi lumayan luas mulai dari Sulawesi Utara, bagian selatan Sulawesi, bagian tenggara Sulawesi, dan utara.

Enodes Erythrophris yang merupakan nama ilmiah burung Jalak Sulawesi selalu hidup di kawasan hutan dengan ketinggian bisa mencapai 1000 meter di atas permuakaan laut. Kawasan hutan yang menjadi habitat hidup burung ini adalah hutan terbuka, hutan primer, dan hutan sekunder. Saat beraktivitas biasanya burung Jalak Alis Api membentuk kelompok kecil sekitar dua atau tiga ekor. Tujuannya agar dapat melindungi dari bahaya yang pemangsa atau pemburu dengan memberi tanda kepada kawanannya. Sewaktu mencari makanan di hutan, burung Jalak Alis Api sangat menyukai buah-buahan sebagai makanan pokoknya ditambah burung ini pun terkadang memakan serangga kecil seperti semut, belalang, dan jangkrik. Kebiasaan burung Jalak Alis Api saat memakan buah ataupun serangga dilakukan dengan agak tergesa-gesa dan porsi makannya juga banyak. Sehingga burung ini dikenal sebagai burung jalak yang rakus karena nafsu makannya yang tinggi.

Terkait ciri-ciri fisiknya yang perlu diketahui mengenai ukuran fisiknya yang agak besar dengan panjang mencapai 29 cm. Terdapat warna oranye kemerahan yang mencolok di bagian atas kepalanya sampai batas paruh yang berdekatan dengan hidungnya. Warna yang mendominasi burung Jalak Alis Api ini adalah hitam keabu-abuan tepatnya di bagian pipi, dagu, dada, perut, dan punggungnya. Adapun sayapnya berwarna kuning zaitun tua yang menyelimuti bagian atas ekornya. Paruh burung Jalak Alis Api berukuran sedang yang warnanya adalah hitam gelap. Sedangkan kedua kakinya berwarna kuning gelap mirip kunyit yang ukurannya tidak terlalu panjang dan besar.

Warna kicauan bawaan alami burung Jalak Alis Api tidak terlalu variatif dan sering mengulangi bunyinya dengan nada serta tempo yang sama. Suara kicauan burung Jalak Alis bila diperdengarkan mungkin seperti ini: “cici..ciuit....cici....cuit....cici....cuit” diulangi penyebutannya sampai beberapa kali. Walaupun bunyi kicauannya tidak variatif akan tetapi nada suaranya lumayan berirama dan terdengar agak melengking.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
  1. http://www.kutilang.or.id/2012/04/24/jalak-alis-api/
  2. https://omkicau.com/2013/01/26/jalak-alis-api-burung-endemik-sulawesi/
  3. http://www.timkicau.com/2016/12/burung-jalak-alis-api.html
Sumber Gambar:
http://orientalbirdimages.org/images/data/fierybrowed_myna_2005_0911_dnm.jpg


Related Posts :