Kamis, 23 Februari 2017

Mengupas Keanggunan Burung Sikatan Ninon

Mengenal burung ocehan agaknya tidak harus selalu terkait dengan burung murai batu, pleci, ataupun kenari. Sebab ada banyak lagi jenis burung ocehan yang tak kalah bagus kicauannya dan corak warna bulunya pun tampak indah. Salah satunya ada pada jenis burung sikatan yang dikenal sebagai burung bertubuh mungil dengan penampilan warna bulu yang lumayan indah. Ditambah pula suara kicauan jenis burung sikatan cukup indah bahkan beberapa jenisnya diikutkan pada perlombaan kontes burung kicauan. Pada artikel ini, mencoba untuk mengupas salah satu jenis burung sikatan yang selain warna bulunya enak dipandang juga mempunyai kicauan cukup bagus. Adapun nama burung sikatan tersebut adalah burung Sikatan Ninon.

Burung Sikatan Ninon yang bernama latin Eumyias Indigo adalah burung endemik yang daerah penyebarannya hanya di beberapa pulau di Indonesia. Ciri khas dari burung Sikatan Ninon ialah ukuran tubuhnya yang berukuran hanya 15 cm saja. Terdapat warna biru nila agak gelap di bagian punggung, tenggorokan, dan kepalanya. Pada bagian dada, sayap, dan dekat hidungnya dibalut dengan warna biru kehitaman. Bagian bawah badannya tepatnya di bagian perut hingga ke perbatasan pangkal ekornya berwarna putih keabu-abuan. Bagi burung Sikatan Nion dewasa terdapat bercak warna putih di bagian kepala dekat hidungnya. Dengan penampilan fisiknya yang berwarna kebiruan dan ukuran fisiknya yang kecil menambah kesan keanggunan untuk burung Sikatan Ninon.


Gambar: Burung Sikatan Ninon

Dikatakannya burung Sikatan Ninon sebagai burung endemik karena daerah penyebarannya hanya berada di beberapa daerah seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Saat berada di alam liar biasanya burung Sikatan Ninon memilih daerah yang berkontur pegunungan atau perbukitan. Daerah dataran tinggi yang dihuni oleh burung mungil ini sering menempati hutan gelap yang banyak pepohonan dan semak belukar. Selain itu, sewaktu mencari makan burung Sikatakan Ninon akan terbang rendah dekat dengan tanah atau menunggu di ranting pohon yang tidak tinggi. Adapun makanan yang biasanya dimakan oleh burung ini adalah buah hutan yang berukuran kecil, serangga kecil, dan larva. Sewaktu musim kawin tiba tepatnya sekitar bulan Februari sampai Agustus lazimnya kawanan burung ini akan membentuk sarang yang tak begitu jauh dari atas tanah. Sarangnya disusun memiliki bentuk mirip kantung yang bahannya diambil dari lumut yang menempel di bebatuan dan batang pohon.

Adapun untuk warna kicauannya mirip seperti burung kicauan berukuran kecil yang agak melengking. Akan tetapi nada kicauannya cukup tinggi dan berirama hanya saja suara kicauan alaminya terbilang agak monoton atau sering mengalami pengulangan. Bunyi kicauan burung Sikatan Ninon terdengar seperti “fi..fu..fiu... fii..fii” dan dinyanyikan dengan nafas yang cukup panjang. Saat dipelihara burung Sikatan Ninon bukanlah tipikal burung yang pintar dalam meniru suara kicauan burung lain, akan tetapi bila dilatih dengan serius maka bisa jadi kualitas suaranya dapat semakin bagus. Selain itu pula, sifat alami burung Sikatan Ninon adalah dikenal sebagai burung yang mudah jinak dan tidak takut dengan manusia yang mendekatinya. Sehingga bagi Anda yang tertarik memeliharanya agaknya tidak perlu berlama-lama melatihnya supaya jinak sebab burung Sikatan Ninon berkarakter mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya. Oke.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2014/06/30/perawatan-burung-sikatan-ninon-dan-download-kicauannya/
2. http://www.kutilang.or.id/2013/03/11/sikatan-ninon/
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Sikatan_ninon

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/b5/Indigo_Flycatcher_%28Eumyias_indigo%29.jpg


Related Posts :