Selasa, 07 Maret 2017

Mengenal Burung Cucak Bersisik

Keluarga burung cucak-cucakan memang terkenal sebagai burung kicauan yang bersuara merdu dan warna bulunya terbilang cantik. Selain itu banyak para pencinta burung ocehan yang memelihara burung dari spesies cucak-cucakan untuk diikutkan dalam perlombaan ataupun hanya sekedar dipelihara saja. Akan tetapi umumnya jenis burung cucak-cucakan yang dikenal luas oleh masyarakat hanya segelintir saja seperti burung Cucak Ijo, Cucak Jenggot, dan Kutilang. Padahal jenis burung cucak-cucakan terdiri dari 100 spesies yang tersebar di seluruh dunia. Untuk itu pada artikel ini dituliskan mengenai salah satu jenis burung cucak-cucakan yang belum banyak orang tahu. Nama burung tersebut adalah burung Cucak Bersisik.

Burung Cucak Bersisik adalah burung yang keberadaannya terbatas hanya di beberapa negara di Asia Tenggara. Negara yang menjadi tempat hidup burung Cucak Bersisik tidaklah banyak hanya terdapat di negara Malaysia, Thailand, Myanmar, dan Indonesia. Untuk di Indonesia daerah yang ditinggali oleh spesies burung cucak-cukakan ini pun juga hanya ada beberapa seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sewaktu berada di alam liar biasanya burung Cucak Berisik hidup di dataran rendah hingga sedang dengan ketinggian sekitar 700 meter dari permukaan laut.

Scaly-breasted Bulbul
Gambar: Burung Cucak Bersisik

Adapun ciri-ciri burung Cucak Bersisik terlihat dari ukuran fisiknya yang hanya sekitar 16 cm saja. Tubuh bagian atasnya mulai dari sayap dan punggungnya berwarna kuning keemasan yang agak kehitaman. Bagian tenggorokan, dagu, dan tubuh bagian bawah dekat ekornya berwarna putih terang. Dada dan perutnya diselimuti dengan warna hitam putih seperti sisik. Terdapat warna hitam pekat di bagian atas kepala, permukaan atas ekornya, dan ujung sayapnya. Sedangkan karakter atau sifatnya tergolong sebagai burung pemalu yang jarang menampakkan sosoknya. Burung Cucak Bersisik lebih memilih bersembunyi dibalik rimbunnya daun pohon dengan mengeluarkan kicauannya.

Sewaktu di alam liar biasanya burung Cucak Bersisik akan membentuk kawanan kecil untuk mencari makanan berupa buah-buahan kecil dan serangga yang di pepohonan dan tanah. Keberadaan burung Cucak Bersisik yang sangat terbatas hanya ada di beberapa saja membuat populasi sudah mendekati keterancaman punah. Ancaman tersebut datang dari hutan yang ditinggali banyak yang sudah dialihfungsikan menjadi perkebunan dan perumahan untuk masyarakat. Hal tersebut mempengaruhi jumlah populasinya yang semakin berkurang karena tidak ada lagi hutan untuk ditinggalinya. Apalagi biasanya burung yang terbatas penyebarannya tergolong sebagai burung penetap yang jarak jelajahnya sangat terbatas. Untuk itu bila hutan yang ditinggalinya rusak dapat membuat burung Cucak Bersisik stres dan berujung pada kematian.

Pycnonotus Squamatus yang merupakan nama latin dari burung Cucak Bersisik mempunyai suara kicauan yang cukup indah dengan adanya variasi suara. Kicauannya terdengar sangat rapat dengan tempo lagu yang lumayan cepat. Adanya variasi suara yang dimiliki burung Cucak Bersisik membuat siapapun yang mendengarnya tak pernah bosan dan cocok dijadikan suara masteran bagi burung ocehan yang sedang dalam pelatihan. Akan tetapi mengingat populasinya sudah mulai terancam maka baiknya tidak memelihara burung Cucak Bersisik melainkan cukup dengan mengunduh kicauannya ke dalam ponsel Anda untuk diperdengarkan sendiri atau memperdengarkan kepada burung ocehan peliharaannya. Tujuannya agar populasi burung Cucak Bersisik bisa segera membaik dan hutan yang dijadikan tempat hidupnya segera bisa diisi kembali oleh suara kicuannya yang amat merdu terdengar.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/08/21/cucak-bersisik-burung-yang-membuat-penasaran-para-kicaumania/
2. http://www.kutilang.or.id/2011/12/28/cucak-bersisik/

Sumber Gambar:
http://orientalbirdimages.org/birdimages.php?action=birdspecies&Bird_ID=1677&Bird_Image_ID=87090&Bird_Family_ID=


Related Posts :