Jumat, 10 Maret 2017

Tentang Burung Cabai Kelabu

Jenis burung cabai yang keberadaannya banyak berada di hutan Indonesia tergolong jenis burung yang mempunyai kicauan cukup merdu. Dengan kicauannya yang merdu tersebut terkadang dimanfaatkan pula untuk memaster burung kicauan populer lainnya seperti murai batu, pleci, dan lainnya. Akan tetapi tidak banyak yang mengenal jenis burung cabai ini terutama burung Cabai Kelabu yang juga bunyi kicauannya tak kalah bagus dari sesama jenisnya yakni burung Cabai Jawa. Untuk itu pada artikel ini, penulis mengupas segala informasi terkait burung Cabai Kelabu agar lebih dikenal oleh para pencinta burung kicauan yang ada di Indonesia.

Burung Cabai Kelabu merupakan burung endemik yang keberadaannya hanya terdapat di hutan Maluku Selatan. Daerah yang dijadikan tempat hidup burung Cabai Kelabu di Maluku Selatan adalah Laut Seram, Boano, Seram, Ambon, Saparua, dan Gorong. Biasanya hutan yang ditinggalinya banyak ditumbuhi pepohonan yang lebat dan semi lebat. Hutan tersebut mulai dapat berupa hutan primer, sekunder, pesisir dekat teluk laut, dan hutan semi budidaya. Burung Cabai Kelabu pun dapat hidup di hutan dengan ketinggian sampai 2100 meter di atas permukaan laut atau di daerah dataran tinggi seperti pegunungan atau perbukitan.


Gambar: Burung Cabai Kelabu

Dicaeum Vulneratum yang menjadi nama latin burung Cabai Kelabu tergolong burung yang bertubuh cukup kecil. Ukuran badannya hanya sekitar 8 cm dengan warna tubuh yang terdiri dari tiga warna. Warna merah terdapat di bagian dada, bawah ekor, dan tunggirnya. Warna cokelat tua terlihat jelas di bagian atas tubuhnya mulai dari atas kepala, sayap, dan punggungnya. Lalu warna abu-abu tampak jelas di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dekat dada, perut, hingga dekat tunggirnya. Dengan paduan tiga warna yang menyelimuti tubuhnya membuat tampilan burung Cabai Kelabu tampak menarik dan terdapat warna merah di bagian dadanya.

Ciri kicauannya terdengar mirip seperti jenis burung cabai lainnya yakni agak melengking dengan nada yang cukup tinggi. Kicauan alaminya tidak memiliki variasi yang banyak seperti burung kicauan populer lainnya. Akan tetapi tempo suaranya terbilang rapat dengan mengulangi kicauan secara terus menerus dalam waktu yang agak lama. Jernihnya kicauan burung Cabai Kelabu dapat dipakai untuk memaster burung kicauan agar semakin memperkaya warna kicauan. Tentunya yang menjadi kendala untuk mendapatkan burung Cabai Kelabu adalah keberadaannya yang hanya ada di hutan Maluku Selatan dan ditambah mungkin tidak ada penjual burung yang ingin menjualnya di pasar burung. Untuk itu dapat mendengarkan kicauannya dari internet yang langsung direkam dari alam. Sehingga burung kicauan yang mendengarkan suara burung Cabai Kelabu langsung dari alam dapat lebih muda mengingat dan mengulangi kicauannya lagi.

Yup, inilah uraian tentang burung Cabai Kelabu yang jarang diketahui. Untuk itu bagi Anda yang tertarik dengan burung yang bertubuh mungil ini tak salah merekam kicauannya dari internet dan selanjutnya memperdengarkannya kepada burung ocehan peliharaan Anda. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2012/04/16/cabai-kelabu/
https://omkicau.com/2013/12/28/21-jenis-burung-cabai-di-indonesia-dan-kicauannya/9/

Sumber Gambar:
http://orientalbirdimages.org/images/data/ashyfp1.jpg


Related Posts :