Jumat, 21 April 2017

Mengenal Burung Ocehan Sikatan Bubik

Jenis burung sikatan memang telah lama dikenal mempunyai kicauan yang merdu dan nyaring. Terbukti dari banyaknya orang yang memelihara jenis burung sikatan seperti Sikatan Bakau dan Sikatan Gunung. Akan tetapi terdapat jenis burung sikatan lainnya yang belum terlalu dikenal luas masyarakat karena statusnya sebagai burung migrasi yang sering berpindah tempat sangat jauh sampai melewati berbagai negara. Salah satunya terdapat di hutan kita yang merupakan tempatnya bermigrasi. Adapun nama burung sikatan tersebut adalah burung Sikatan Bubik.

Burung Sikatan Bubik merupakan burung migrasi yang negara asal tempatnya berkembang biak berada di kawasan negara di Asia Timur dan Himalaya. Sedangkan tempat burung Sikatan Bubik pergi bermigrasi saat musim dingin melanda tempat asalnya tersebar di berbagai negara Asia seperti India dan kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Di hutan Indonesia penyebarannya terdapat di daerah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Biasanya burung Sikatan Bubik saat migrasi ke wilayah yang didatanginya tidak hanya akan tinggal di hutan melainkan juga mendiami kawasan perkebunan, taman perkotaan, dan halaman yang banyak pepohonannya.


Gambar: Burung Sikatan Bubik

Adapun ciri fisiknya tidak terlalu sulit ditandai yakni dengan ukuran fisik yang hanya sekitar 12 cm saja. Selain itu warna tubuhnya terlihat agak kekusaman dengan terdapat warna cokelat keabu-abuan di bagian atas tubuh mulai dari kepala, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Warna putih keabu-abuan tampak di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dada, perut, sampai dengan ekornya. Di dekat matanya terdapat lingkaran berwarna putih keabuan yang terlihat jelas.

Di alam liar burung Sikatan Bubik menyantap aneka jenis serangga kecil termasuk kumbang, lebah, dan larva kunang-kunang. Sewaktu berburu mangsa terlebih dahulu burung Sikatan Bubik akan memantau dari ranting tempat bertengger. Selanjutnya burung akan terbang ke bawah menuju mangsanya yang berada di atas tanah ataupun dedaunan. Saat sudah mendapatkan mangsa buruannya maka burung akan kembali lagi ke ranting tempatnya bertengger tadi dengan menggerakkan ekornya. Cara berburu burung Sikatan Bubik ini memang tergolong unik dan tampak seperti gerakan bumerang saja.

Karakter suara burung yang bernama latin Muscicapa Latirostris terdengar bunyi “crr... crr... crr” yang dinyanyikan dengan nada lembut dan diulangi secara terus menerus. Bunyi kicauannya agak melengking tapi tidak bernada tinggi. Sehingga terdengar cukup merdu bagi siapapun yang mendengar burung Sikatan Bubik sewaktu berkicau. Selain itu burung sikatan yang satu ini mampu berkicau dengan tempo yang cukup lama tanpa terlalu banyak diam saat menarik nafas untuk berkicau kembali. Karenanya dengan bunyi kicauan yang terdengar rapat yang dimiliki burung Sikatan Bubik sangat cocok dijadikan sebagai pemaster untuk burung ocehan yang hendak belajar berkicau.

Untuk itu bila Anda tertarik mendengar kicauannya maka tak ada salahnya memelihara burung Sikatan Bubik yang terkenal lincah saat berada di alam liar. Apalagi burung Sikatan Bubik terkadang di jual musiman oleh para pedagang burung kicauan yang ada di pasar burung ataupun di pinggiran jalan. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2015/12/05/sikatan-bubik-burung-migran-yang-tak-mau-diam/
2. http://www.kutilang.or.id/2013/03/17/sikatan-bubik/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Asian_Brown_Flycatcher_(Muscicapa_dauurica)_-_Flickr_-_Lip_Kee_(4).jpg


Related Posts :