Rabu, 12 April 2017

Mengenali Fakta Terkait Burung Pleci

Berbicara tentang deretan burung kicauan populer yang banyak dipelihara dan sering diikutkan dalam perlombaan maka agaknya kita dapat melirik kepada burung Pleci. Ya, burung Pleci termasuk di antara puluhan jenis burung kicauan lainnya yang sampai tahun 2017 ini tetap diminati orang-orang sebagai burung yang bersuara merdu dan nyaring. Kemerduan suara burung Pleci terdengar agak melengking dengan melantunkan kicauan bertempo cukup cepat dan biasanya dipakai juga untuk memaster burung ocehan lainnya. Burung yang dikenal akan keramahannya ini tergolong mudah beradaptasi dengan lingkungan barunya dan tidak terlalu sulit dalam menjinakkannya.


Gambar I: Burung Pleci yang ada di sangkar

Begitu tingginya minat orang-orang yang menyukai burung Pleci tak bisa dilepaskan dari fakta yang melekat pada dirinya. Fakta tersebut terkait dengan kicauan, perawatan, karakternya, termasuk cara burung Pleci menyantap makanan. Karenanya pada artikel ini akan mengulas lebih dalam lagi tentang fakta-fakta yang terkait pada burung Pleci. Adapun penjelasannya bisa disimak penjelasannya di bawah ini:
  1. Seimbang dalam memberinya pakan berprotein


    Gambar II: Jangkrik sebagai salah satu pakan yang kaya protein

    Dalam merawat burung Pleci hal yang cukup penting diperhatikan adalah mengenai pakan yang disantapnya setiap harinya. Burung Pleci terkenal sebagai burung pemakan buah-buahan yang kaya serat dan air yang bermanfaat bagi kesehatan tubuhnya. Tapi burung yang dipanggil kacamata ini pun juga boleh diberikan pakan serangga yang mengandung kadar protein. Serangga yang biasanya diberikan kepada burung Pleci terbilang beragam mulai dari Jangkrik, Belalang, Ulat, sampai dengan telur semut atau Kroto. Pemberian pakan serangga yang mengandung protein ini dianggap mampu membuat burung Pleci dapat membantunya lebih cepat mengeluarkan kicauan. Akan tetapi dalam menyantap pakan serangga ini baiknya memang tidak boleh terlalu berlebihan sebab dampaknya bisa menimbulkan gangguan kesehatan pada burung Pleci. Untuk itu bagi burung Pleci yang diberi pakan serangga dapat membatasinya hanya sekian ekor saja perhari atau jangan sampai melebihi porsi pakan burung ocehan pemakan serangga seperti Murai Batu dan Kacer.

  2. Lebih mudah haus saat temperatur udara sedang naik
    Fakta lainnya yang dapat diketahui dari burung Pleci bahwa burung yang satu ini lebih mudah merasakan haus sewaktu berada dalam kondisi suhu yang panas atau meninggi. Hal ini tergolong wajar karena kehidupannya di alam liar pun bersama dengan kawanannya selalu mendatangi sumber air untuk minum atau sekalian mandi agar tubuhnya tetap segar. Untuk itu saat sangkar burung Pleci berada di ruangan yang minim dengan ventilasi udara dan menimbulkan kenaikan suhu maka perlu tetap memastikan ketersediaan air minumnya agar tetap penuh. Karena kondisi terburuk bila sampai burung Pleci kekurangan air dapat meningkatkan stres dan membuatnya malas berkicau atau bahkan mogok bunyi.

  3. Sediakan tempat mandi dengan kadar air sedang
    Sifat alami yang terdapat pada burung Pleci bakalan atau hasil tangkaran adalah kegemarannya untuk mandi di genangan air ataupun keramba yang terdapat di sangkarnya. Akan tetapi bagi burung Pleci peliharaan yang disediakan keramba untuk tempatnya mandi perlu diperhatikan volume airnya. Yang disarankan air di dalam keramba jangan diisi terlalu penuh atau disesuaikan dengan batas dada burung Pleci. Tujuannya agar burung Pleci yang mandi tidak sampai kemasukan air ke dalam tubuhnya melalui hidung atau rongga mulutnya.

  4. Sesuaikan takaran potongan buah untuk burung Pleci
    Sebagai burung pemakan buah-buahan bukan berarti burung Pleci termasuk jenis burung yang rakus atau banyak mengkonsumsi buah. Dengan ukuran badan yang hanya sekitar 11 cm, burung Pleci tidak mungkin sanggup menghabiskan buah yang berukuran besar dalam satu hari seperti pepaya, pisang, ataupun apel. Untuk itu sewaktu memberikan buah-buahan dapat memotongnya dalam ukuran sedang yang disangkutkan di dalam sangkar. Tujuannya agar buah tersebut tidak terbuang sia-sia saat burung tidak sanggup lagi menghabiskannya karena buah-buahan yang sudah dilepaskan kulitnya biasanya lebih cepat membusuk dengan terjadinya perubahan warna.

Nah, itulah penjelasan tentang fakta yang terkait burung Pleci yang banyak dipelihara orang-orang sebagai burung kicauan yang bersuara merdu dan gacor. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai selesai dapat menambah pemahaman kita tentang burung Pleci sehingga dalam perawatannya bisa semakin lebih baik lagi. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2014/04/24/7-fakta-menarik-seputar-burung-pleci/
2. http://www.budidayakenari.com/2016/05/fakta-menarik-seputar-burung-pleci.html

Sumber Gambar:
1. http://www.tabloidburung.com/wp-content/uploads/2015/08/Plecijantanmuda.jpg
2. http://www.budidayajangkrik.com/wp-content/uploads/2016/10/Tips-Memilih-Induk-Jangkrik-Unggulan.png


Related Posts :