Rabu, 24 Mei 2017

Mengantisipasi Macet Bunyi pada Burung Cendet yang Baru Dibeli

Sewaktu hendak membeli burung Cendet atau jenis burung ocehan apapun di pasar burung maupun langsung di penangkaran biasanya akan melihat kicauannya terlebih dahulu. Saat burung Cendet yang dilihat mampu berkicau merdu dan mempunyai variasi suara indah tentunya akan dilirik oleh calon pembeli untuk dipelihara. Hanya saja setibanya di rumah kadang burung Cendet yang baru dibeli tersebut malah tidak mau berkicau seperti saat di pasar burung. Hal ini tentunya membuat siapapun yang sudah terlanjur membeli burung Cendet yang malas bunyi merasa kecewa dan akan menambah pekerjaan untuk memancingnya kembali lagi mau berkicau.

http://3.bp.blogspot.com/-wfJiSn-i1-0/UwTx3wcEiGI/AAAAAAAADwg/xkVQET7d10E/s1600/Cendet+Hormat+komandan.jpg
Gambar: Burung Cendet

Macet bunyi yang terjadi pada burung Cendet yang baru dibeli bukanlah terjadi secara tiba-tiba tanpa ada sebab yang membuatnya. Sebab burung Cendet yang tiba-tiba macet bunyi saat di bawa ke rumah biasanya terjadi akibat kesalahan sewaktu membawa dan memberikan perawatan harian. Dampaknya membuat mental burung Cendet merasa terganggu dan akhirnya mengalami stres. Untuk itu, ketika hendak membeli burung Cendet yang sudah bisa bunyi di pasar burung perlu dilakukan beberapa langkah sebagai cara antisipasinya agar saat tiba di rumah tetap mau berkicau. Adapun cara mengantisipasinya dapat disimak penjelasannya di bawah ini:

  • Ketika hendak membawa burung Cendet yang baru dibeli dari pasar burung sebaiknya tidak memakai kantong kertas cokelat untuk membawa semen. Gunakanlah sangkar yang berukuran sedang sebagai tempatnya dengan ditutup memakai kain atau di kerodong. Tujuannya menghindarkan burung Cendet agar tidak mengalami stres berlebihan saat dibawa memakai sangkar dan membuatnya tetap nyaman selama di perjalanan.

  • Saat hendak menggantang burung Cendet yang baru dibeli tersebut tetap mengenakan kerodong di sangkarnya. Selain itu jangan meletakkan sangkarnya berdekatan dengan burung ocehan lainnya. Hal ini dapat memicu burung Cendet bisa mengalami stres akibat tertekan dengan mendengarkan kicauan tajam dari burung yang ada di dekat.

  • Pemberian pakan yang baik bagi burung Cendet yang baru dibeli dapat memberikan jangkrik dan belalang yang diletakkan pada tempat berbeda. Selain itu dapat menambahkan jenis pakan lainnya seperti voer yang mengandung protein tinggi. Pemberian voer ini ditujukan agar burung Cendet semakin rajin mengeluarkan kicauan dan mencegah stres. Saat memberikan pakan serangga sebaiknya jangan dahulu menyuapinya sesering mungkin. Tujuannya agar burung Cendet tetap terjaga mentalnya dan tidak terlalu jinak kepada pemiliknya.

  • Sewaktu burung Cendet hendak dimaster agar kicauannya lebih bervariasi dapat menggunakan rekaman audio dan burung asli. Hanya saja dalam penerapannya perlu dibedakan misalnya saat burung Cendet dilatih memakai rekaman audio mungkin sangkarnya tidak perlu dikerodong. Akan tetapi saat memaster memakai burung asli yang berukuran kecil sebaiknya burung Cendet dipasangi kerodong agar konsentrasi untuk mengingat kicauan yang didengarnya. Selain itu cara ini dimaksudkan agar burung Cendet tidak menyerang balik burung masteran yang ada di hadapannya.

Nah, itulah uraian penjelasan terkait cara mengantisipasi macet bunyi yang terjadi pada burung Cendet yang baru dibeli. Apalagi burung Cendet terkenal sebagai burung yang gaya petarungnya mirip seperti burung Kacer yang tidak mudah takut pada lawannya. Untuk itu bagi Anda yang hendak membeli burung Kacer dari pasar burung perlu menirukan langkah-langkah yang ada dalam tulisan ini. Tujuannya agar burung Cendet yang baru dibeli tersebut tetap bisa berkicau merdu saat masih berada di pasar burung maupun setibanya di rumah. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/02/26/solusi-mengatasi-cendet-yang-baru-dibeli-tapi-tidak-mau-bunyi/
2. http://ocehankenari.blogspot.co.id/2015/04/cara-jitu-menjaga-mental-cendet.html Sumber Gambar: http://suara-siburung.blogspot.co.id/2014/02/ciri-ciri-burung-cendet-yang-baik-untuk.html


Related Posts :