Senin, 29 Mei 2017

Sekilas Tentang Burung Sikatan Sunda yang Mulai Langka

Bila ditanya tentang burung Sikatan Gunung atau Cacing mungkin banyak di antara kita yang sudah mengenalnya. Tapi saat ditanya mengenai burung Sikatan Sunda pastinya belum banyak yang mengetahui seluk beluk termasuk ciri-cirinya. Ya, hal ini memang wajar sebab selama ini orang-orang lebih sering memelihara jenis burung Sikatan Cacing dibanding Sikatan Sunda. Walaupun kurang populer di antara para pencinta burung ocehan bukan berarti keberadaannya aman di alam liar. Sebab saat ini populasi burung Sikatan Sunda yang ada di hutan mengalami penurunan drastis sehingga statusnya digolongkan sebagai burung yang rentan punah.

Burung Sikatan Sunda yang bernama latin Cyornis caerulatus adalah jenis burung kicauan yang habitat hidupnya hanya terbatas di Pulau Sumatera dan Kalimantan saja. Saat hidup di alam liar biasanya burung Sikatan Sunda akan mendiami hutan di dataran rendah yang dekat dengan pesisir pantai ataupun sungai. Sebagai burung endemik yang hanya ada di dua pulau terbesar membuatnya tidak pernah beranjak jauh dari tempat tinggalnya. Hal ini terlihat saat hutan yang ditinggalinya telah terdapat bekas tebangan maka burung Sikatan Sunda tetap akan tinggal di situ. Makanan utama burung bersuara merdu ini adalah berbagai jenis serangga seperti jangkrik ataupun belalang. Ketika hendak memburu serangga biasanya akan berdiri di atas tenggeran batang pohon yang rendah.

http://m4.i.pbase.com/o9/77/579877/1/150849864.CLRBPwql._DS01517.jpg
Gambar: Burung Sikatan Sunda, @WongTsuShi

Menipisnya populasi burung Sikatan Sunda di alam liar lebih kepada rusaknya habitat yang ditinggalinya. Kerusakan habitat bagi burung endemik seperti burung Sikatan Sunda cukup berpengaruh buruk karena ia tidak akan pergi jauh meninggalkan tempat tinggalnya. Apalagi saat hutan yang rusak itu akibat terbakar maka tentunya bisa membunuh burung Sikatan Sunda yang ada di sana. Selain itu, langkanya burung Sikatan Sunda ini dapat pula dipengaruhi oleh perburuan yang dilakukan dalam jumlah yang tidak sedikit.

Ciri fisik burung Sikatan Sunda hampir mirip dengan sepupu dekatnya yakni Sikatan Gunung atau Cacing. Tubuhnya berukuran agak kecil yakni hanya sekitar 14 cm dengan terdapat perbedaan warna antara jantan dan betinanya. Ciri fisik yang mencolok bagi si pejantan terdapat warna biru mengkilap di bagian atas tubuhnya mulai dari kepala, tengkuk, punggung, sayap, ekor, dan tunggirnya. Pada bagian bawah tubuhnya ditutupi oleh warna merah kecokelatan yang agak kekuningan yang tampak di bagian tenggorokan, dada, perut, hingga pangkal tunggirnya. Sedangkan bagi burung Sikatan Sunda yang betina lebih didominasi dengan warna cokelat yang tampak jelas pada bagian keseluruhan kepala, tengkuk, dan kedua sayapnya. Warna biru tampak di bagian keseluruhan punggung sampai mengarah ke bagian ekor atasnya. Di bagian bawah tubuhnya mulai tenggorokan, dada, sampai dengan perut berwarna merah kecokelatan mirip dengan si pejantannya.

Adapun ciri kicauan burung Sikatan Sunda yang terdengar agak melengking mirip seperti siulan. Hanya saja kicauannya cenderung monoton yang terdiri dari satu sampai dua jenis variasi suara saja. Walaupun demikian kicauannya tetap enak diperdengarkan dan cocok dijadikan sebagai suara masteran bagi burung ocehan yang hendak belajar atau ingin menguasai suara sulingan. Dengan suara yang kurang bervariasi membuat burung Sikatan Sunda hanya mengulangi kicauannya beberapa kali dan dilakukan secara terus menerus. Nada kicauan yang dibunyikannya pun biasanya bervolume agak kencang dan temponya lumayan panjang.

Yup, itulah sekilas penjelasan tentang burung Sikatan Sunda yang mungkin belum banyak dikenali orang-orang. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas mungkin dapat mendorong para pembaca sekalian agar turut membantu dalam melindungi hutan yang menjadi habitat bagi burung Sikatan Sunda. Apalagi bila para pembaca sekalian tertarik dengannya maka sebaiknya tidak membeli atau memburunya di hutan. Akan tetapi cukup menyimpan rekaman audio suaranya dari internet yang memuat informasi kicauan burung Sikatan Sunda. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2013/03/07/sikatan-sunda-sikatan-biru-langit/
2. https://omkicau.com/2013/11/28/sikatan-sunda-kerabat-tledekan-yang-makin-langka/

Sumber Gambar:
http://www.pbase.com/wongtsushi/image/150849864


Related Posts :