Kamis, 15 Juni 2017

Pentingnya Melatih Mental Burung Ciblek

Juara yang diraih oleh burung Ciblek dalam sebuah pertandingan tidak hanya karena mempunyai kicauan merdu dan variatif saja. Akan tetapi juga dipengaruhi oleh mental yang dimilikinya agar tidak mudah takut saat berhadapan dengan burung yang kicauannya juga lantang dan variatif. Selain itu dengan mental yang kuat dapat mendorong burung Ciblek berkicau sesuai dengan latihan yang dijalaninya sebelum memasuki masa pertandingan. Untuk itu dalam perawatan harian yang diberikan kepada burung Ciblek biasanya melatih kicauan dan mentalnya.

http://2.bp.blogspot.com/-XwlFIx5SSW8/U46Q3CI2AfI/AAAAAAAAC7g/S3mPBKS4koU/s1600/burung-ciblek-macet.png
Gambar: Burung Ciblek yang siap lomba

Burung Ciblek yang mempunyai mental kuat bukanlah diperoleh secara alami tanpa dilatih atau diasah terlebih dahulu. Melatih mental agar siap berkicau menandingi lawan-lawannya biasanya dilakukan dengan memakan waktu yang tidak sebentar dan cara yang beragam. Ragam latihan yang diterima burung Ciblek pun beragam sifatnya mulai dari memperhatikan proses penjemuran, mandi, pakan, sampai dengan cara terbaik dalam menggantangnya. Karenanya pada artikel ini coba menguraikan satu demi satu dari cara melatih mentalnya agar tidak mudah takut saat berhadapan dengan lawan-lawannya di arena lomba. Adapun penjelasannya bisa disimak di bawah ini:

  1. Rutin dalam menjemur dan memandikannya
    Agar burung Ciblek mempunyai mental yang tahan banting perlu diperhatikan terkait dengan proses penjemuran dan memandikan. Bila biasanya burung Ciblek hanya dimandikan dua atau tiga kali dalam seminggu dan penjemurannya pun tidak dilakukan setiap hari maka selama masa pembentukan mentalnya perlu menambah porsi penjemuran dan memandikannya. Memandikan burung Ciblek di saat melatih mentalnya bisa dilakukan setiap hari dengan cara menyemprot memakai sprayer ataupun menyediakan keramba mandi di sangkarnya. Dalam melatihnya agar mau mandi setiap hari mungkin sedikit sulit bila biasanya hanya mandi sekitar dua atau tiga kali dalam seminggu. Caranya agar burung Ciblek dapat merespon untuk mandi bisa memancingnya dengan menyemprotkan air di beberapa bagian tubuhnya.

    Begitu pula dengan penjemuran burung Ciblek pun sebaiknya juga dilakukan setiap hari. Durasi penjemurannya seringnya sekitar setengah sampai satu jam yang disesuaikan dengan kondisi cuaca. Bila pada saat burung dijemur dengan kondisi cuaca yang terlalu panas maka durasinya hanya sekitar setengah jam saja. Ataupun saat matahari sedang ditutupi awan maka lama penjemuran bisa mencapai setengah jam. Usahakan waktu penjemuran dilangsungkan pada pagi hari sekitar pukul delapan sampai sepuluh pagi. Dan biasanya burung Ciblek yang dijemur terlebih dahulu telah menjalani prosesi mandi pagi. Dengan rutinnya memandikan dan menjemur burung Ciblek setiap hari secara perlahan mentalnya pun terbentuk dan mendorongnya rajin bunyi serta lincah.

  2. Berikan pakan yang bernilai gizi tinggi
    Pakan yang diberikan kepada burung Ciblek juga turut mempengaruhi kualitas mentalnya agar tidak mudah loyo atau takut dengan burung sejenis. Ciblek yang diberikan pakan yang mengandung ragam nutrisi seperti protein, lemak, vitamin, dan lainnya bisa mendorongnya rajin bunyi dan semangatnya tetap terjaga. Selain itu jenis pakan yang diberikan kepada burung Ciblek selama masa pembentukan mentalnya pun cukup beragam mulai dari voer, jangkrik, ulat hongkong, kroto, telur puyuh, dan sayuran. Biasanya pakan tersebut ada yang diberikan langsung kepada burung Ciblek dengan diletakkan pada tempat pakannya dan ada pula yang mesti diolah terlebih dahulu dengan menggabungkan beberapa jenis pakan. Tujuan pemberian beragam jenis pakan yang mengandung banyak nutrisi ini supaya burung Ciblek secara kesehatan terpenuhi gizi yang dibutuhkan tubuhnya. Dan utamanya agar mentalnya semakin kuat untuk mudah merespon saat dilatih berkicau dan mampu mengulanginya kembali.

  3. Perhatikan letak saat menganggantangnya
    Selama masa pembentukan mentalnya agar tahan banting maka burung Ciblek perlu digantang sekitar 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Menggantang burung Ciblek perlu memperhatikan beberapa aturan terkait dengan ketinggiannya yang sekitar empat meter dari atas tanah. Selain itu burung Ciblek yang digantang sebaiknya tidak berdekatan dengan burung sejenis atau yang mempunyai sifat petarung seperti Murai Batu ataupun Kacer. Tujuannya agar burung tidak saling serang dengan menabrakkan tubuhnya ke jeruji sangkar. Dalam menjaga keselamatannya maka perlu saat menggantang sangkarnya memperhatikan kondisi lingkungan sekitar agar tidak ada binatang liar yang dapat mengganggu jiwa dan mentalnya.

Yup, itulah tiga cara yang perlu dilakukan dalam melatih mental burung Ciblek agar sewaktu bertanding mampu berkicau dengan benar dan memperoleh gelar juara. Untuk itu bagi Anda yang memiliki burung Ciblek yang hendak diikutkan bertanding maka sebaiknya tidak melupakan mentalnya yang perlu dilatih agar seirama dengan kegacorannya saat berkicau. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/05/16/tips-merawat-dan-mengasah-mental-ciblek-dada-putih/
2. http://www.mediaronggolawe.com/menyiapkan-mental-ciblek-siap-tanding-menjadi-jawara-kontes.html

Sumber Gambar:
http://perawatanciblek.blogspot.co.id/2014/01/penyebab-burung-ciblek-macet-dan-cara.html


Related Posts :