Senin, 24 Juli 2017

Tentang Burung Meninting Kecil

Jenis burung yang berasal dari keluarga Turdidae dikatakan mempunyai kicauan merdu dan bervariasi. Hal ini pun terlihat bahwa burung-burung yang banyak dipelihara dan rutin diikutkan dalam perlombaan hampir semuanya berasal dari keluarga Turdidae seperti Murai Batu, Anis, dan Cingcoang. Hanya saja masih ada satu jenis lagi yang memiliki kicauan merdu tapi belum terlalu dikenal luas oleh para pecinta burung ocehan. Selain itu, burung yang asalnya dari keluarga Turdidae tersebut merupakan burung endemik yang keberadaannya hanya ada di Indonesia. Adapun namanya adalah burung Meninting Kecil.

Burung Meninting Kecil dikatakan sebagai burung endemik yang daerah persebarannya hanya terkonsentrasi di wilayah Sumatera dan Jawa saja. Habitat yang biasa dijadikan tempat tinggal mulai dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian bisa mencapai 2000 meter di atas permukaan laut. Akan tetapi burung Meninting Kecil lebih menyukai tempat yang berada dekat dengan aliran air sungai maupun pinggiran laut yang banyak bebatuannya. Sewaktu berada di dekat aliran sungai biasanya burung Meninting Kecil akan bergerak lincah dengan melompat dari satu batu ke batu lainnya untuk mencari makanan berupa serangga yang ada di air.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d0/Sunda_forktail.jpg
Gambar: Burung Meninting Kecil

Sekilas melihat tampilan fisiknya terdapat kemiripan dengan rupa burung Meninting Besar yang merupakan kerabat dekatnya. Kemiripan tersebut tampak dari warna yang menyelimuti tubuhnya yang didominasi dengan warna putih dan hitam dengan ciri ekor yang panjang. Selain itu ciri fisik burung Meninting Kecil yang lain memiliki ukuran tubuh yang agak kecil dengan panjang sekitar 16 cm. Warna hitam yang ada di tubuhnya tampak di aera pipi, tengkuk, kedua sayap, punggung, dan ekornya. Warna putih tampak menempel di area depan wajah, dada, perut, dan punggung dekat pangkal ekor. Pada bagian atas kepala atau mahkotanya tampak berwarna cokelat berangan yang khas. Paruh burung Meninting Kecil berukuran sedang dan berwarna hitam. Begitu pula dengan kedua kakinya yang juga berukuran sedang dengan warna krim keputihan.

Sebagai burung yang menyukai habitat di daerah pinggiran aliran sungai membuatnya hanya menyantap hewan-hewan kecil yang ada di air seperti serangga, larva, dan siput air. Sarang yang dibangunnya pun tidak jauh dari aliran sungai tempatnya mencari makanan. Burung Meninting Kecil membuat sarangnya dengan menggunakan lumut, ranting pohon, dan tanah sebagai pengeratnya. Musim berbiak berlangsung cukup panjang mulai dari Januari, April sampai dengan Juni. Untuk jumlah telurnya biasanya burung Meninting Kecil hanya mampu mengerami sekitar 2 butir telur.

Nah, kicauan burung Meninting Kecil memiliki volume suara yang tidak terlalu kencang atau tinggi tapi masih cukup nyaring terdengar. Selain itu, burung ini pun memiliki lengkingan suara yang agak keras tapi tidak sekeras saudara dekatnya yakni burung Meninting Besar. Adapun bunyi kicauannya terdengar seperti nada “hiii...hiii...hii” yang dikeluarkan secara terus menerus. Walaupun terdengar monoton atau kurang bervariasi tetap saja kicauannya cukup merdu dan bila dilatih mungkin burung Meninting Kecil akan menguasai lebih dari satu suara.

Begitulah kiranya ulasan tentang burung yang bernama latin Enicurus Velatus yang dikenal sebagai burung endemik di Indonesia. Mungkin dengan membaca artikel ini hingga tuntas dapat menambah wawasan kita seputar burung ocehan yang ragamnya sangat banyak sekali terkhusus tentang burung Meninting Kecil ini. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2012/06/26/meninting-kecil/
2. https://id.wikipedia.org/wiki/Meninting_kecil

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/d/d0/Sunda_forktail.jpg


Related Posts :