Senin, 21 Agustus 2017

Pentingnya Merawat Burung Cendet di Musim Penghujan

Musim penghujan yang biasanya datang pada beberapa bulan di awal tahun selalu memunculkan kegelisahan bagi para pencinta burung Cendet. Pasalnya bila musim hujan datang kadang menyebabkan burung Cendet rentan terserang penyakit seperti flu dan pilek. Selain itu, berat badan burung Cendet pun cenderung mengalami peningkatan drastis yang membuatnya tampak gendut. Untuk itu saat musim hujan tiba biasanya diperlukan perawatan yang berbeda dibanding hari biasanya. Tujuannya agar burung Cendet tetap sehat dan tidak mengalami gangguan pada kualitas kicauannya.

http://3.bp.blogspot.com/-2XLjQ8G9uGI/VGdlm1O0JTI/AAAAAAAACTk/tEIpoqPOqXc/s1600/perawatan-cendet-musim-hujan.jpg
Gambar: Ilustrasi Burung Cendet yang dirawat di musim penghujan

Nah, perawatan yang diberikan kepada burung Cendet di musim penghujan tentu sedikit berbeda dibandingkan hari biasanya. Perbedaan tersebut mulai dari waktu penjemuran, memandikan, pemberian pakan, dan lainnya. Adapun penjelasannya bisa disimak di bawah ini:

  1. Perhatikan waktu penjemuran dan memandikannya
    Selama di musim penghujan biasanya matahari akan sangat jarang terbit dan tingkat panasnya pun juga menurun dibandingkan hari biasanya. Akibatnya, burung Cendet pun akan sangat sulit mendapatkan sinar matahari di waktu pagi dan sorenya. Tentunya, burung yang sudah mulai jarang dijemur akan membuat bulu-bulunya lebih cepat tampak kusam dan tulangnya bisa rapuh atau mengalami pengkeroposan. Untuk itu di kala musim hujan berlangsung selalu disarankan agar menjemur burung Cendet saat matahari sedang terbit baik di waktu pagi ataupun petang. Usahakan burung yang dijemur dalam kondisi sinar matahari yang kurang terang dan panas dilakukan selama 30 sampai 40 menit. Selain itu saat burung Cendet sedang dijemur sebaiknya tetap memperhatikannya bila sewaktu-waktu cuaca berubah kembali mendung dan turun hujan.

    Begitu pula dengan memandikannya di kala musim penghujan hendaknya dikurangi durasinya. Bila biasanya burung Cendet dimandikan sebanyak dua kali dalam sehari maka selama musim hujan berlangsung hanya memandikannya beberapa kali saja dalam satu minggu. Selain itu cara memandikannya pun tidak harus dimasukkan dalam keramba tapi cukup menyemprot ke beberapa bagian tubuhnya. Yang terpenting kebersihan sangkar dan tempat pakannya tetap dilakukan. Tujuan mengurangi durasi mandi ini tak lain agar burung Cendet tidak mengalami kedinginan saat malam tiba dan menjaga tubuhnya agar tidak terserang flu yang bisa membuatnya malas berkicau.

  2. Perhatikan pemberian jangkrik dan jenis pakan lainnya
    Perawatan yang diberikan kepada burung Cendet di musim penghujan tidak hanya cukup terkait dengan memandikan dan penjemurannya saja. Tapi perlu juga memperhatikan kondisi pakan yang biasa disantapnya seperti jangkrik, ulat, dan voer. Jangkrik yang diberikan kepada burung Cendet saat musim hujan sebaiknya terlebih dahulu dikasih pakan jahe dan kunyit yang telah dipotong kecil. Potongan jahe dan kunyit tersebut diberikan pada jangkrik sehari sebelum burung Cendet menyantap serangga kecil itu. Tujuan jangkrik yang diberi pakan jahe dan kunyit tak lain agar burung Cendet tidak mengalami kegendutan akibat terlalu banyak pakan. Sebab kandungan yang terdapat pada jahe dan kunyit dikatakan mampu membakar lemak berlebih yang ada dalam tubuh.

    Selain itu, burung Cendet juga bisa diberikan pakan ulat hongkong dengan takaran sekitar satu sampai dua ekor di waktu pagi dan sore hari. Tujuan pemberian ulat hongkong agar nutrisi yang diperlukannya tetap terpenuhi dan mampu menghangatkan suhu tubuhnya. Adapun voer yang diberikan kepada burung Cendet dapat dikurangi porsinya menjadi setengah dibandingkan hari biasanya. Alasannya adalah voer yang terlalu banyak disantap burung Cendet dapat berpotensi mendorongnya lebih cepat gemuk dan malas berkicau. Apalagi selama musim hujan biasanya nafsu makan burung Cendet akan meningkat dua kali lipat.

  3. Perhatikan peletakan sangkarnya
    Selama musim hujan berlangsung dianjurkan agar sangkar burung Cendet tidak terlalu sering ditaruh di luar ruangan seperti teras rumah. Sebab dengan kondisi cuaca yang hujan tersebut dapat membuat burung Cendet mudah mengalami masuk angin dan kedinginan. Untuk itu disarankan agar peletakkan sangkarnya bisa dilakukan di dalam ruangan yang ada lampunya. Selain itu, sangkar burung Cendet bisa dipasangi kerodong saat hujan mulai turun atau hembusan angin masuk ke dalam ruangan. Tujuannya agar burung tidak merasakan kedinginan dan menjaga mentalnya supaya tidak stres saat mendengar derasnya air hujan.

Yup, demikianlah penjelasan terkait pentingnya merawat burung Cendet di musim penghujan. Dengan mengetahui tips atau cara yang diperlukan dalam perawatannya maka burung Cendet kesayangan Anda tidak akan mengalami gangguan kesehatan dan kualitas kicauannya akan semakin bagus saat digantang bersama jenis burung lain. Selamat mencoba.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2014/11/15/perawatan-cendet-di-musim-hujan-agar-tidak-mudah-ngedrop/
2. http://www.tipsburung.com/2015/12/cara-tepat-perawatan-cendet-di-musim.html

Sumber Gambar:
http://ocehan-kenari.blogspot.co.id/2014/11/perawatan-burung-cendet-pada-musim-hujan.html


Related Posts :