Selasa, 08 Agustus 2017

Sekilas Tentang Burung Cipoh Kacat

Jenis burung Cipoh tergolong kurang begitu dikenal sebagai salah satu dari ragam burung ocehan yang memiliki kicauan cukup merdu. Hal ini pun memang dirasa wajar sebab jenis burung yang hampir seluruh tubuhnya berwarna kuning ini sangat jarang sekali berada di arena lomba dan tidak banyak pula pedagang yang hendak menjualnya. Akan tetapi jenis burung Cipoh dikatakan mempunyai kicauan yang lumayan merdu dan terdengar melengking. Salah satunya dimiliki oleh burung Cipoh Kacat yang populasinya banyak berada di hutan Indonesia. Untuk itu pada artikel ini coba mengupasnya lebih dalam lagi agar semakin dikenal luas para pencinta burung kicauan.

Aegithina tiphia yang merupakan nama latin burung Cipoh Kacat mempunyai daerah persebaran yang hampir ada di seluruh negara Asia. Tepatnya negara-negara yang dihuni burung Cipoh Kacat berada di Tiongkok, India, Sri Lanka, Myanmar, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Penyebaran burung Cipoh Kacat di negara kita dapat ditemukan mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Kehidupannya di alam liar biasanya menghuni area dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Selain itu, burung Cipoh Kacat ini banyak terdapat di hutan sekunder, hutan terbuka, hutan mangrove, dan taman yang dekat pemukiman masyarakat.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9f/Common_Iora_%28Aegithina_tiphia%29_5.jpg
Gambar: Burung Cipoh Kacat

Dikatakan bahwa burung Cipoh Kacat berpostur tubuh sedang dengan panjang bisa mencapai 14 cm. Pada bagian atas tubuhnya mulai dari kepala, punggung, dan ekor tampak berwarna hijau zaitun yang agak kekuningan. Adapun di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dada, perut, sampai dengan tunggir terlihat ditutupi oleh warna kuning cerah. Bila melihat sayapnya terdapat garis lurus tebal yang terdiri dari warna hitam, putih cerah, dan kuning. Ekor burung Cipoh Kacat berukuran sedang dan bagian paruhnya yang berwarna hitam juga berukuran sedang.

Sebagai burung yang habitat hidupnya tak jauh dari pemukiman masyarakat biasanya burung Cipoh Kacat akan menyantap buah-buahan kecil yang tumbuh di taman atau sekitar hutan yang ditinggalinya. Saat mencari makanan baik itu serangga ataupun buah-buahan kadang burung Cipoh Kacat akan bergerak dalam bentuk kelompok dengan melompat dari ranting ke ranting. Selain itu burung Cipoh Kacat ini akan membangun sarangnya di atas pohon yang tidak terlalu tinggi dan saat memasuki masa berkembangbiak biasanya si betina akan mampu mengerami telur sebanyak 3 butir.

Nah, telah disinggung pada paragraf awal bahwa burung Cipoh Kacat mempunyai kicauan merdu dan juga melengking. Ya, kicauannya terdengar berirama dengan mampu menaikkan volume suaranya dan menurunkan kembali secara pelan-pelan. Selain itu, tempo kicauannya terbilang cukup rapat atau hampir terdengar seperti suara crecetan yang melengking. Hanya saja burung Cipoh Kacat sangat jarang sekali mampu berkicau lebih dari dua jenis kicauan atau terdengar monoton. Akan tetapi bila burung dilatih dengan baik dan sudah rajin berkicau maka sewaktu berkicau mampu membawakan dua jenis suara yang dibunyikan secara berulang-ulang dalam waktu lumayan lama. Tentunya bagi Anda yang tertarik mendengar suara kicauan burung Cipoh Kacat tidak hanya dapat dijadikan sebagai burung peliharaan tapi juga bisa dimanfaatkan untuk memaster burung kicauan yang hendak menambah variasi kicauannya.

Nah, itulah kiranya ulasan tentang burung Cipoh Kacat yang masih kurang diminati untuk dipelihara sebagai burung kicauan. Dengan membaca artikel ini sampai tuntas mungkin kiranya dapat membuat Anda mulai tertarik dengan burung Cipoh Kacat yang ternyata mampu berkicau merdu dan tampilan fisiknya tak kalah menarik seperti burung Pleci. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2011/09/18/burung-cipoh-kacat-pemikat-dengar-dan-download-suara-merdunya/
2. http://www.kutilang.or.id/2012/11/11/cipoh-kacat/

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9f/Common_Iora_%28Aegithina_tiphia%29_5.jpg


Related Posts :