Minggu, 06 Agustus 2017

Sekilas Tentang Burung Sepah Hutan

Berbicara tentang jenis burung Sepah mungkin masih banyak dari para pembaca sekalian yang belum mengenalnya. Hal ini dikarenakan orang-orang masih belum terlalu akrab dengan jenis burung Sepah yang membuatnya sangat jarang dipelihara dan diperdagangkan di pasar burung. Akan tetapi bila dilihat kemampuannya dalam berkicau bahwa rata-rata jenis burung yang memiliki warna bervariasi ini cukup piawai saat mengeluarkan kicauannya. Untuk itu pada tulisan ini coba diulas tentang salah satu jenis burung Sepah yang secara kicauan terbilang merdu dan tampilan fisiknya cukup menarik. Adapun namanya adalah burung Sepah Hutan.

Pericrocotus flammeus yang merupakan nama latin burung Sepah Hutan memiliki tampilan fisik yang terdiri dari beberapa jenis warna dan ukuran tubuhnya terbilang sedang yang mencapai 19 cm. Warna bulu burung Sepah Hutan tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik bagi siapapun yang melihatnya tapi juga bisa digunakan untuk membedakan jenis kelaminnya. Burung Sepah Hutan jantan mempunyai warna di tubuhnya yang terdiri dari hitam kebiruan dan merah. Warna hitam kebiruan tersebut tampak di bagian atas tubuhnya mulai dari tenggorokan, seluruh kepala, tengkuk, sisi sayap, dan punggung depan. Warna merah cerah terlihat menutupi area tubuh di bagian dada, perut, bercak di sisi sayap, punggung belakang, dan ekornya. Adapun yang betinanya juga terdiri dari dua warna cerah yakni abu-abu kehitaman, dan kuning. Bagian tubuh yang diselimuti oleh warna abu-abu kehitaman ada di atas kepala, punggung, dan sayapnya. Sedangkan area tubuh yang berwarna kuning cerah terlihat di wajah, tenggorokan, dada, perut, punggung, sayap, dan ekornya.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d9/Scarlet_Minivet_%28Pericrocotus_speciosus%29%2C_Johor%2C_Malaysia_1.jpg/480px-Scarlet_Minivet_%28Pericrocotus_speciosus%29%2C_Johor%2C_Malaysia_1.jpg
Gambar: Burung Sepah Hutan

Burung Sepah Hutan bukanlah burung endemik yang persebarannya hanya terbatas di wilayah hutan Indonesia saja. Tapi burung ini pun tersebar di banyak negara mulai dari Tiongkok, Myanmar, India, Thailand, Sri Lanka, Filipina, dan Malaysia. Di Indonesia sendiri keberadaan burung Sepah Hutan berada di kawasan Sumatera, Jawa, Lombok, Bali, dan Kalimantan. Kehidupannya di alam liar kadang berada di dataran rendah sampai dengan area pegunungan dengan mencari tempat tinggal di kawasan hutan primer yang masih lebat atau jauh dari pemukiman masyarakat.

Kebiasaan burung Sepah Hutan kadang hidup berpasangan atau berkelompok untuk mencari makan ataupun sekedar berkeliling di hutan saja. Saat mencari makanan biasanya burung ini akan menyantap serangga kecil seperti Ulat, Jangkrik, Kecoa, dan lainnya. Adapun waktu berkembang biak bagi burung Sepah Hutan berlangsung antara Mei sampai Juni dengan membangun sarang menggunakan lumut, sarang laba-laba, dan ranting yang diletakkan pada cabang pohon. Dalam sekali musim kawin burung Sepah Hutan betina mampu mengerami telur sampai 2 butir.

Nah, kicauan burung Sepah Hutan tergolong merdu dan bervolume lumayan tinggi. Suara kicauannya terdengar seperti kata “kruuu... ti tippp... ti tirrr” yang dibunyikannya secara berulang-ulang baik saat mencari makanan, musim kawin, dan tanda bahaya. Kadang bunyi kicauan burung Sepah Hutan juga terdengar seperti desiran berdurasi pendek yang diselingi dengan mengeluarkan kicauan lain. Kicauan khas yang dimiliki burung Sepah Hutan ini terbilang unik dan bisa menjadi alternatif suara masteran bagi burung ocehan lainnya.

Yup, demikianlah ulasan tentang burung Sepah Hutan yang masih belum terlalu dikenal orang-orang. Tentunya dengan membaca tulisan ini dapat menambah wawasan para pembaca sekalian tentang jenis burung ocehan yang ternyata jumlahnya cukup banyak dan salah satunya adalah burung Sepah Hutan. Terima kasih.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2013/04/20/sepah-hutan/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_sepah_hutan.htm

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d9/Scarlet_Minivet_%28Pericrocotus_speciosus%29%2C_Johor%2C_Malaysia_1.jpg/480px-Scarlet_Minivet_%28Pericrocotus_speciosus%29%2C_Johor%2C_Malaysia_1.jpg


Related Posts :