Kamis, 21 September 2017

Tentang Burung Berkecet Siberia

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/tentang-burung-berkecet-siberia

Bila ditanyakan tentang burung yang bernama Berkecet Siberia mungkin sebagian besar dari para pembaca sekalian banyak yang tidak mengenalnya. Hal ini dirasa wajar sebab burung ini merupakan burung migrasi yang berpindah ke berbagai negara di sekitaran Asia Tenggara termasuk Indonesia saat negara asalnya akan memasuki musim dingin. Selain itu, burung Berkecet Siberia memiliki tampilan yang menarik dan suara kicauan yang tak kalah merdu. Untuk itu pada artikel coba mengulik lebih dalam lagi tentang burung Berkecet Siberia agar semakin dikenal oleh para pembaca sekalian.

Burung Berkecet Siberia tergolong sebagai burung kicauan yang ukuran tubuhnya lumayan kecil dengan panjang hanya sekitar 14 cm saja. Warna tubuhnya terdapat perbedaan dengan lawan jenis yang sangat mencolok. Warna bulu pada burung jantan terdiri dari tiga jenis yakni biru tua, hitam, dan putih. Pada bagian atas tubuhnya dibalut dengan warna biru tua mulai dari kepala, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Bagian dekat mata, pinggiran sayap, dan sampai ke pangkal ekor terlihat berwarna kehitaman. Warna putih terang tampak jelas menutupi seluruh area bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya.

Adapun pada burung Berkecet Siberia betina memiliki warna kecokelatan zaitun di bagian atas tubuhnya mulai dari kepala, pipi, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Pada bagian bawah tubuhnya tampak berwarna cokelat muda atau krim yang membentuk pola seperti sisik di area dada dan perutnya. Secara bentuk fisik antara jantan dan betina tidak terdapat perbedaan yang mencolok sekali. Paruh burung Berkecet Siberia yang berwarna hitam berukuran agak panjang dan runcing di bagian ujungnya. Ekornya juga berukuran agak panjang tapi tidak bisa di kembangkan saat berkicau atau hendak terbang. Matanya yang berwarna hitam terlihat berukuran agak besar dan bulat.


Gambar: Burung Berkecet Siberia

Dikatakan bahwa burung yang bernama latin Luscinia Cyane memiliki habitat asli di negara Asia bagian timur seperti Siberia, Mongolia Utara, Tiongkok, Korea Utara, dan Jepang. Adapun negara tujuan migrasi burung mungil ini umumnya yang tidak memiliki musim dingin yang ditandai turunnya salju. Negara-negara tersebut adalah India, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan beberapa negara lainnya di Asia Tenggara. Penyebaran burung Berkecet Siberia ini di hutan Indonesia biasanya menghuni beberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Bermigrasinya burung Berkecet Siberia ke hutan Indonesia biasanya berlangsung menjelang akhir tahun tepatnya pada bulan Oktober sampai Maret atau April. Kehadiran burung ini di kawasan Indonesia biasanya menghuni area hutan di pegunungan dengan ketinggian dapat mencapai 1800 meter di atas permukaan laut. Sewaktu mencari makanan di hutan kadang bersama kawanan dalam jumlah kecil dengan mengais dedaunan di atas tanah untuk menangkap serangga kecil dan buah-buahan.

Nah, suara kicauannya tergolong merdu dengan mampu mengeluarkan suara yang bervariasi atau lebih dari satu nada. Kicauannya terdengar mirip suara siulan yang dibunyikan dengan volume yang agak tinggi dan terdengar melengking. Bunyi kicauannya memiliki tempo yang agak rapat di bagian nada kedua dengan bunyi hampir suara crecetan. Selain itu durasi kicauannya juga tergolong panjang hingga panjang sekitar satu menitan tanpa berhenti sama sekali untuk mengambil nafas. Sewaktu berkicau biasanya burung Berkecet Siberia akan membuka paruhnya lebar-lebar dengan mengangkat kepalanya ke atas sambil agak membusungkan dadanya.

Yup, itulah ulasan tentang burung Berkecet Siberia yang dikenal sebagai burung migrasi yang bersuara merdu dan nyaring. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas dapat menambah wawasan kita sekalian seputar burung ocehan yang jumlahnya sangat banyak dan salah satunya adalah burung Berkecet Siberia. Karenanya, bila para pembaca sekalian tertarik dengan suara kicauannya bisa menyimpan audio rekamannya yang terdapat di internet dan nantinya dapat diperdengarkan kepada burung ocehan di rumah sebagai bahan masteran. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2013/12/02/berkecet-siberia-si-robin-biru-bersuara-merdu/
2. http://www.kutilang.or.id/2011/08/04/berkecet-siberia/

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bd/Luscinia_cyane-20100509_japan.jpg


Related Posts :