Kamis, 07 September 2017

Tentang Burung Kapasan Kemiri

Sudah terbit di: https://steemit.com/foto/@puncakbukit/trik-memperbesar-foto-tanpa-blur-menggunakan-photoshop

Berbicara tentang burung ocehan mungkin tidak hanya terbatas pada jenis yang sudah populer dan banyak dipelihara orang-orang. Sebab masih cukup banyak lagi jenis burung ocehan di alam liar yang belum terlalu dikenal. Padahal kualitas kicauannya juga tak kalah merdu dan kemampuannya berkicau pun tergolong bagus dengan memiliki variasi suara serta tempo yang lama. Untuk itu pada tulisan ini coba mengenalkan tentang salah satu jenis burung ocehan yang warna tubuhnya mirip seperti burung Kacer dan persebarannya hanya ada di beberapa negara di kawasan Asia Tenggara. Dan namanya adalah burung Kapasan Kemiri.

Burung Kapasan Kemiri merupakan burung pengicau yang berpostur tubuh sedang dengan panjang hanya sekitar 16 cm. Disinggung sedikit pada paragraf awal bahwa warna tubuhnya mirip dengan burung Kacer sebab hanya terdiri dari dua warna yakni hitam dan putih. Warna hitam tampak menutupi area tubuh bagian atas mulai dari kepala, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Warna putih terlihat di bagian bawah tubuh mulai dari tenggorokan sampai dengan ekor yang bawah. Warna putih ini juga tampak di bagian depan wajah berupa garis lurus horizontal sampai ke arah belakang mata. Selain itu, bagian luar sayapnya juga berwarna putih terang.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2c/Pied_Triller_male.jpg
Gambar: Burung Kapasan Kemiri

Di samping itu, burung yang bernama latin Lalage Nigra ini memiliki paruh dan ekor yang berukuran sedang. Persebarannya hanya terbatas di kawasan Asia Tenggara dengan meliputi Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia. Di kawasan negara kita kehadiran burung Kapasan Kemiri ini ada di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Keberadaannya di alam liar biasanya menghuni hutan dataran rendah sampai area perbukitan. Hutan yang ditinggali oleh burung ini seringnya adalah hutan mangrove, hutan cemara, hutan terbuka, dan area perkebunan.

Di alam liar, burung Kapasan Kemiri tergolong burung pemalu yang suka bersembunyi dibalik pepohonan agar tidak berjumpa dengan hewan lain yang dapat membahayakan nyawanya. Saat bergerak untuk mencari makan atau menyusuri hutan kadang membentuk kelompok kecil sekitar dua sampai empat ekor dan bergerak sendirian. Jenis makanan yang disantapnya umumnya berupa serangga kecil seperti jangkrik, ulat, laba-laba, dan larva kumbang ataupun semut. Selain itu, musim berkembang biak bagi burung Kapasan Kemiri umumnya terjadi pada bulan Maret sampai Agustus dengan membentuk sarang dari serat akar pohon dan daun kering. Sarang tersebut dibentuk mirip mangkok atau cawan kecil yang diletakkan pada ranting pohon yang tebal.

Nah, kicauan burung Kapasan Kemiri terbilang merdu dan bertempo cukup rapat hampir terdengar mirip crecetan. Suara kicauannya terdengar seperti nada “cuk...cuk...cuk” yang dibunyikan secara berulang-ulang atau monoton dalam tempo yang lumayan lama. Selain itu, nada kicauannya bervolume cukup tinggi dan terdengar agak melengking mirip seperti suara siulan.

Yup, itulah ulasan tentang burung Kapasan Kemiri yang ternyata secara tampilan fisik tak kalah menarik dibanding burung ocehan populer. Selain itu, suara kicauannya yang tergolong merdu dan bervolume cukup tinggi dapat dipakai sebagai burung masteran atau paling tidak menyimpan rekaman suaranya sebagai koleksi pribadi Anda. Untuk itu, bila Anda tertarik dengan burung Kapasan Kemiri dapat mencarinya di pedagang burung ocehan ataupun cukup mencari rekaman suaranya di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2013/04/23/kapasan-kemiri/
2. https://omkicau.com/2013/09/10/audio-dan-video-burung-kapasan-kemiri/

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2c/Pied_Triller_male.jpg


Related Posts :