Senin, 09 Oktober 2017

Mengenal Burung Cica Koreng Jawa

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/mengenal-burung-cica-koreng-jawa

Berbicara tentang burung kicauan yang memiliki suara merdu dan layak diikutkan dalam perlombaan mungkin banyak yang mengarahkan kepada burung Murai Batu, Kacer, ataupun Kenari. Ya, hal tersebut memang benar adanya sebab ketiga jenis burung kicauan tersebut mempunyai suara merdu dan bervariasi. Selain itu, orang-orang yang suka dengan burung kicauan kebanyakan memelihara salah satu dari ketiga jenis burung tersebut dan bahkan sering diikutkan dalam perlombaan. Padahal masih banyak lagi jenis burung yang suara kicauannya terbilang merdu dan cukup rajin bunyi. Hanya saja, masih sedikit yang mengenalnya dan belum banyak pedagang burung kicauan yang menjualnya di pasar burung. Dan salah satunya adalah burung Cica Koreng Jawa.

Burung Cica Koreng Jawa merupakan burung kicauan bertubuh cukup besar dengan panjang dapat mencapai 26 cm. Persebarannya tidak hanya ada di Indonesia tapi juga terdapat di berbagai negara lainnya di sekitaran kawasan Asia. Negara-negara yang dihuni oleh burung Cica Koreng Jawa adalah Pakistan, India, Tiongkok, Filipina, Vietnam, Thailand, Laos, Kamboja, dan Malaysia. Selain itu, keberadaan burung yang warnanya mirip burung Ciblek Gunung ini hanya terbatas di sekitaran wilayah Pulau Jawa dan Bali saja.

File:Megalurus palustris (Locustellidae) (Striated Grassbird), Sylhet, Bangladesh.jpg
Gambar: Burung Cica Koreng Jawa

Dikatakan bahwa ukuran tubuh burung yang bernama latin Megalurus Palustris tergolong cukup besar dibanding jenis burung cica lainnya. Warna tubuhnya hanya terdiri dari tiga warna yakni cokelat, hitam, dan abu-abu keputihan. Warna cokelat hampir menutupi seluruh areal tubuhnya mulai dari kepala punggung, sayap, perut bagian bawah dekat tunggir, dan ekornya. Warna hitam terdapat di bagian atas tubuhnya yang berbentuk garis-garis panjang mulai dari tengkuk sampai mendekati batas pangkal ekornya. Warna putih tampak di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dada, dan perutnya.

Selain itu, ekor burung Cica Koreng Jawa berukuran cukup panjang yang terdiri dari beberapa helai bulu. Postur tubuh burung ini tergolong ramping atau tidak terlalu gemuk dengan bagian lehernya yang agak panjang. Paruhnya tampak agak memanjang dan sedikit meruncing di bagian ujungnya. Kakinya juga berukuran cukup panjang dengan warna merah jambu. Di alam liar, burung Cica Koreng Jawa tergolong pemakan serangga kecil berupa jangkrik, belalang, dan kumbang.

Bunyi kicauannya memiliki volume yang sedang dengan mengeluarkan suara bernada pendek yang nyaring. Suara burung Cica Koreng Jawa terdengar terpotong-potong yang dibunyikan dengan tempo yang cukup rapat dan hampir seperti crecetan. Suara kicauannya sekilas memang agak monoton dengan melakukan pengulangan kata yang dibunyikan secara menerus. Tapi bunyi kicauannya saat sedang rajin berkicau tergolong tajam yang mampu mengintimidasi burung lain yang ada di dekatnya.

Kehidupan burung Cica Koreng Jawa di alam liar biasanya menghuni areal terbuka yang masih terdapat pepohonannya. Areal terbuka tersebut dapat berupa semak belukar, hutan sekunder, areal perkebunan, hutan bambu, dan lainnya. Ketika musim berkembangbiak tiba yang biasanya berlangsung hampir sepanjang tahun kadang jumlah telur yang bisa dierami dapat mencapai 3 butir. Selain itu sarang yang dibentuk oleh burung Cica Koreng Jawa memiliki bentuk mirip bola dan diletakkan pada ranting pohon. Perlu diketahui juga bahwa burung ini tergolong agak pemalu dan cukup jarang mengeluarkan bunyi kicauannya.

Nah, itulah ulasan tentang burung Cica Koreng Jawa yang ternyata mempunyai suara kicauan cukup merdu dan unik. Selain itu, bila burung Cica Koreng Jawa dapat dirawat dengan baik tidak hanya mampu rajin berkicau tapi juga bisa dimanfaatkan untuk memaster burung kicauan lainnya agar kicauannya memiliki tempo rapat dan tajam. Jadi, bagi Anda yang tertarik dengan burung Cica Koreng Jawa maka tak ada salahnya memeliharanya dengan mencari di para pedagang burung ocehan. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_cica_koreng_jawa.htm
2. http://www.kutilang.or.id/2012/03/30/cica-koreng-jawa/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Megalurus_palustris_(Locustellidae)_(Striated_Grassbird),_Sylhet,_Bangladesh.jpg


Related Posts :