Rabu, 11 Oktober 2017

Mengenal Orong-orong Sebagai Pakan Alternatif Bagi Burung Kacer

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/mengenal-orong-orong-sebagai-pakan-alternatif-bagi-burung-kacer

Berbicara tentang pakan yang diberikan kepada burung Kacer tentunya tak pernah jauh dari jenis serangga seperti jangkrik, kroto, dan ulat. Sebab pada jenis pakan tersebut terkandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh burung Kacer untuk menambah stamina, memperindah suara kicauan, menstabilkan mental, dan menjaga berat badannya agar tetap proporsional. Hanya saja makanan yang dapat disantap burung Kacer tidak terbatas pada pakan serangga yang biasa disantapnya. Tapi bisa divariasikan dengan memberikan jenis serangga lain yang manfaatnya juga tak kalah bagus. Adapun nama pakan serangga tersebut adalah Orong-orong.

Orong-orong merupakan serangga merayap yang keberadaannya banyak ditemui di balik semak-semak dan dalam tanah. Ukuran tubuhnya hanya sedikit lebih besar dan panjang dibandingkan dengan jangkrik. Selain itu, tubuh Orong-orong terbilang cukup keras terutama di bagian kepalanya. Warna kulitnya hanya terdiri dari dua warna yakni hitam kecokelatan dan cokelat biasa. Bagian tubuh atasnya mulai dari kepala, tengkuk, badan, dan ekor tampak berwarna hitam kecokelatan. Pada bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, perut, dan ekor terlihat berwarna cokelat terang.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d4/Scapteriscus_vicinus.JPG/1024px-Scapteriscus_vicinus.JPG
Gambar I: Serangga Orong-orong

Ciri lainnya dari serangga yang juga dipanggil Anjing Tanah ini adalah tampak memiliki sepasang tungkai bergerigi di bagian kepala. Guna tungkai tersebut dipakai untuk menggali tanah sebagai tempat persembunyian dan mencari makanan di dalamnya. Selain itu, terdapat dua kaki depan yang berukuran pendek dan dua kaki belakang yang ukurannya jauh lebih panjang. Di depan dan belakang tubuhnya terdapat dua antena yang berukuran cukup panjang yang berfungsi mendeteksi bahaya serta mangsa di sekitar lingkungannya. Pada bagian atas tubuhnya terdapat sayap kecil yang membantunya untuk terbang merayap.

Selain itu, Orong-orong termasuk serangga pemakan daging yang menyukai larva serangga lain dan cacing tanah. Penyebarannya pun tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah tapi hampir semua wilayah di Indonesia dihuni oleh Orong-orong. Sebab biasanya serangga karnivora ini selalu aktif di malam hari untuk mencari makan yang ada di tanah dan sampai memasuki rumah penduduk. Untuk itu penyebutan terhadapnya pun sangatlah beragam mulai dari Singke, Kredek, dan Gaang. Hanya saja, Orong-orong terkadang memakan hasil pertanian warga berupa tunas tanaman dan akarnya yang dapat merugikan petani. Sehingga tak khayal Orong-orong pun dikategorikan sebagai serangga hama yang selalu dibasmi orang-orang.

Nah, dikatakan bahwa Orong-orong merupakan salah satu jenis pakan yang dapat dikonsumsi oleh burung Kacer. Hal ini dikarenakan pada Orong-orong juga terkandung protein yang mampu menjaga stamina dan memperkuat mentalnya agar tetap gacor saat berkicau di arena lomba. Pemberian Orong-orong untuk disantap burung Kacer cukup sederhana dengan terlebih dahulu melepaskan bagian kepala dan kaki belakangnya. Sebab pada bagian kepala dan kaki terdapat duri yang membahayakan tenggorokan burung dan konturnya juga jauh lebih keras dibanding bagian tubuh lainnya. Takaran atau jumlah Orong-orong yang dimakan burung Kacer tidaklah terlalu banyak hanya sekitar satu sampai dua ekor saja..

Adapun burung Kacer yang diberikan pakan Orong-orong sebaiknya hanya bersifat sementara atau alternatif saat jangkrik sudah cukup sulit ditemukan di pasaran. Selain itu, jumlah Orong-orong yang diberikan pun sebaiknya jangan berlebihan sebab dampaknya dapat membuatnya over birahi. Untuk itu waktu pemberian Orong-orong kepada burung Kacer yang disarankan dapat dilakukan beberapa kali dalam satu minggu ataupun hanya sekitar satu kali tiap minggunya.

Yup, demikianlah ulasan tentang pakan Orong-orong yang dapat diberikan kepada burung Kacer sebagai pakan tambahan dan alternatif saat jangkrik mulai sulit diperoleh ataupun hanya ingin mengkombinasikan jenis pakannya saja. Yang terpenting dalam pemberian Orong-orong tersebut dilakukan dengan takaran yang tepat agar mental dan stamina burung Kacer dapat kokoh serta bertahan lama saat bertanding. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2017/04/21/orong-orong-untuk-mendongkrak-stamina-dan-mental-burung-kacer/
2. https://alamendah.org/2010/12/11/anjing-tanah-atau-orong-orong/

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d4/Scapteriscus_vicinus.JPG/1024px-Scapteriscus_vicinus.JPG


Related Posts :