Selasa, 17 Oktober 2017

Mengenali Alasan Macet Bunyi Pada Burung Cendet

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/mengenali-alasan-macet-bunyi-pada-burung-cendet

Macet bunyi yang terjadi pada burung Cendet merupakan persoalan umum yang juga menimpa jenis burung ocehan lainnya. Tapi sebagai penghobies ada baiknya memang tidak menganggap sebelah mata kejadian macet bunyi pada burung Cendet. Sebab dampak yang ditimbulkan tidak hanya membuat burung sulit mengeluarkan kicauannya dengan lancar. Melainkan juga dapat menghambatnya meraih juara saat ajang kontes burung ocehan dikarenakan juri tidak mungkin memberikan penilaian baik pada burung yang macet bunyi.

Burung Cendet yang mengalami macet bunyi biasanya ditandai dengan mulai jarangnya berkicau dari hari ke hari. Selain itu, burung lebih suka berdiam diri dengan bertengger di atas tangkringan. Sekalipun burung Cendet mengeluarkan kicauan bunyinya pun sangat kecil dan hampir mirip ngeriwik. Untuk itu sangat perlu segera ditangani dengan memberikan perawatan yang tepat agar burung Cendet kembali dapat berkicau. Tapi sebelum diberikan perawatan ada baiknya terlebih mengetahui alasan yang membuat burung Cendet mengalami macet bunyi. Tujuannya, agar nantinya perawatan yang diberikan tidak hanya mengembalikan suara kicauannya kembali tapi juga mencegah burung mengalami macet bunyi.

File:Long-tailed Shrike (Lanius schach- race tricolor) in Kolkata W IMG 3434.jpg
Gambar I: Burung Cendet atau Bentet

Nah, adapun penjelasan dari alasan macet bunyi yang terjadi pada burung Cendet dapat disimak penjelasannya di bawah ini:

  1. Terlalu sering mendapatkan tekanan
    Tidak mau berkicaunya burung Cendet dapat disebabkan oleh terlalu seringnya mendapatkan tekanan. Tekanan yang diterimanya biasanya cukup beragam mulai dari terlalu lama menjemurnya, sering dikejutkan dengan cara muncul tiba-tiba, sangkar yang sering jatuh ke lantai, dan adanya gangguan dari hewan predator. Akibatnya mental burung Cendet pun semakin mudah takut dan mendorongnya sulit mengeluarkan kicauannya dengan sempurna. Selain itu, bila tekanan yang diterima cukup banyak dan berlangsung dalam tempo yang lama tidak hanya membuatnya sulit mengeluarkan bunyi kicauan tapi juga menjadikannya macet bunyi.

  2. Burung memakan serangga berbahaya


    Gambar II: Ngengat, salah satu jenis serangga yang tidak boleh dimakan burung Cendet

    Walaupun burung Cendet dikenal sebagai burung pemakan serangga bukan berarti semua jenis serangga boleh disantapnya. Sebab terdapat beberapa jenis serangga yang tubuhnya mengandung zat yang berbahaya bagi hewan lain yang memangsanya. Jenis serangga tersebut biasanya ada berbagai macam seperti kepik, kunang-kunang, tawon hornet, belalang hitam, ngengat, dan masih banyak lainnya. Selain itu, keberadaan serangga yang berbahaya tersebut bisa dengan mudah ditemukan di sekitar kita. Dampak yang dihasilkan oleh serangga beracun ini dapat mengganggu berbagai sistem tubuh mulai dari pernapasan, penglihatan, dan pencernaan. Akibatnya burung pun akan mengalami sakit di bagian dalam organ tubuhnya yang mendorongnya tak bisa berkicau. Karenanya sebelum memberikan pakan untuk burung Cendet perlu diperiksa terlebih dahulu agar jenis pakan tersebut memang aman dikonsumsinya. Dan juga, bila melihat ada jenis serangga yang tidak dikenali masuk ke dalam sangkarnya maka segera dikeluarkan agar tidak sampai termakan burung Cendet.

  3. Akibat birahi yang kurang stabil
    Kestabilan birahi mempunyai peran yang cukup besar untuk mendorong burung Cendet rajin dan aktif berkicau. Hal ini dikarenakan tingkat birahi biasanya memengaruhi perilaku burung dalam melihat sekitarnya termasuk keinginan berkicau. Karenanya saat birahi burung Cendet sedang dalam keadaan tidak stabil baik menurun atau berlebihan maka biasanya membuatnya memiliki perilaku yang secara tiba-tiba berubah giras, pemalas, dan macet bunyi. Ketidakstabilan birahi burung Cendet biasanya dipengaruhi oleh jenis pakannya yang kurang atau terlalu berlebih nutrisinya.

Yup, itulah ketiga alasan yang membuat burung Cendet mengalami macet bunyi. Untuk itu dengan membaca artikel ini dapat menambah wawasan kita agar mampu merawat burung Cendet secara tepat dengan melihat jenis pakan, tingkat stres, dan birahinya. Tujuannya tak lain agar burung jangan sampai mengalami macet bunyi yang dapat menghambatnya mengikuti kontes burung ocehan. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2014/05/30/penyebab-dan-solusi-cendet-mogok-bunyi/
2. http://www.agrobur.com/2014/06/menangani-burung-cendet-yang-macet-bunyi.html

Sumber Gambar:
1. https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Long-tailed_Shrike_(Lanius_schach-_race_tricolor)_in_Kolkata_W_IMG_3434.jpg
2. https://pixabay.com/en/moth-insect-large-yellow-black-1095763/


Related Posts :