Rabu, 25 Oktober 2017

Sekilas Tentang Burung Ciu Besar

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-ciu-besar

Bila ditanyakan tentang burung Ciu Besar mungkin banyak di antara para pembaca sekalian yang belum mengenalnya. Hal ini dikarenakan burung Ciu Besar bukanlah jenis burung kicauan yang banyak dipelihara orang-orang seperti Murai Batu maupun Pleci. Padahal suara kicauan burung ini tak kalah merdu dan nyaring dibandingkan jenis burung ocehan populer lainnya. Apalagi karakteristik fisiknya tergolong indah dengan warna bulu cerah dan bervariasi atau terdiri dari beberapa jenis warna. Untuk itu pada artikel ini coba mengulas tentang burung Ciu Besar agar semakin dikenal luas oleh para pembaca sekalian.

Burung Ciu Besar tergolong jenis burung bertubuh agak sedang dengan panjang hanya sekitar 14 cm saja. Bentuk fisiknya sekilas mirip dengan burung Cendet atau Bendet yang tampak dari kepalanya yang agak besar dan paruh yang pendek. Warna yang menutupi tubuhnya tampak cerah dan agak gelap di bagian atas yang terdiri dari beberapa jenis warna seperti abu-abu, putih, hitam, dan oranye. Warna abu-abu tampak mendominasi area tubuhnya mulai dari atas kepala, pipi, tengkuk, dan keseluruhan punggung sampai pangkal ekornya. Warna putih terlihat di area atas mata berupa garis tebal lurus sampai ke bagian tengkuknya. Selain itu, warna putih juga terlihat di bagian bawah tubuh mulai dari tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya. Warna hitam terlihat di beberapa bagian seperti dekat area wajah, paruh, kedua sayap, dan ekornya. Warna oranye yang berpadu warna merah tampak dibagikan ujung sayapnya.

File:Pteruthius aeralatus, Namdapha NP, Arunachal Pradesh.jpg
Gambar : Burung Ciu Besar

Selain itu, ciri lainnya yang perlu diketahui dari burung yang bernama latin Pteruthius aeralatus ini mempunyai kaki yang berukuran cukup panjang dengan warna kemerahan. Paruhnya yang berwarna hitam juga tampak berukuran pendek dan agak tebal. Ekornya yang berwarna kehitaman di bagian atasnya itu tampak agak lebar dan berukuran cukup panjang. Walaupun ukuran tubuhnya tidak terlalu besar dengan paruh yang pendek perlu diketahui bahwa burung Ciu Besar termasuk jenis burung pemakan segala mulai dari serangga kecil, buah-buahan, dan biji-bijian yang terdapat di hutan.

Penyebaran burung Ciu Besar tidak hanya terdapat di wilayah hutan Indonesia saja tapi juga hidup di berbagai negara lainnya di kawasan Asia mulai dari Tiongkok, Thailand, Bhutan, Pakistan, Myanmar, dan Malaysia. Di kawasan hutan Indonesia biasanya burung ini menghuni wilayah di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Area hutan yang menjadi habitat hidupnya umumnya berada di dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian dapat mencapai 2700 meter di atas permukaan laut. Sewaktu mencari makanan biasanya burung Ciu Besar akan bergerak secara sendiri-sendiri ataupun kadang membentuk kelompok kecil hingga masuk ke dalam kawanan burung lain. Perlu diketahui juga bahwa burung Ciu Besar ini bukanlah tipikal burung pemalu yang suka bersembunyi dibalik dedaunan tetapi termasuk burung agresif yang kadang garang terhadap jenis burung lain.

Nah, kicauan burung Ciu Besar memang terdengar cukup nyaring dan merdu dengan suara mirip siulan. Volume kicauannya terbilang agak tinggi dan terdengar sedikit melengking dengan bunyi nada “cipp... cipp... cipp” yang penyebutannya diulangi secara terus-menerus. Walaupun suaranya terdengar agak monoton dengan jarang melakukan variasi kicauan tapi suara yang nyaring dan bervolume agak tinggi tersebut dapat dijadikan alternatif untuk suara masteran burung ocehan. Apalagi dengan suara lantang dan nyaring tersebut juga bisa dipakai untuk melatih mental burung agak tidak mudah takut saat mendengar kicauan burung lain.

Yup, itulah ulasan sekilas tentang burung Ciu Besar yang masih jarang diketahui orang-orang. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas semoga dapat menambah wawasan kita seputar ragam jenis burung ocehan terutama burung Ciu Besar. Oke, selamat membaca.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2015/04/20/ciu-besar-2/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_ciu_besar.htm

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pteruthius_aeralatus,_Namdapha_NP,_Arunachal_Pradesh.jpg


Related Posts :