Rabu, 01 November 2017

Sekilas Tentang Burung Kipasan Kebun

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-kipasan-kebun

Berbicara tentang burung Kipasan mungkin banyak di antara para penghobies yang telah mengenalnya sebagai burung yang bersuara merdu. Ciri lain yang ditandai orang-orang dari jenis burung Kipasan adalah kebiasaannya yang mengembangkan ekor sambil menggoyang-goyangkannya. Selain itu, jenis burung Kipasan yang tersebar di wilayah hutan kita terbilang cukup banyak hingga mencapai lebih kurang 21 jenis. Hampir ke semua jenisnya memiliki karakter kicauan dan sifat yang tidak terlalu berbeda. Dan salah satunya adalah burung Kipasan Kebun.

Burung Kipasan Kebun termasuk salah satu dari 21 jenis burung Kipasan yang ukuran tubuhnya tergolong agak besar dengan panjang mencapai 20 cm. Warna yang menutupi bulu-bulunya hanya terdiri dari dua warna yakni hitam dan putih. Warna hitam tampak hampir menutupi seluruh area atas tubuhnya mulai dari kepala, tenggorokan, punggung, sayap, dan ekornya. Warna putih terlihat di bagian bawah tubuhnya seperti area tenggorokan berupa garis lurus, dada, perut, dan tunggirnya.

File:Willie wagtail.jpg
Gambar: Burung Kipasan Kebun yang dalam Inggris disebut Willie-wagtail

Ciri lainnya yang perlu diketahui dari burung yang bernama latin Rhipidura leucophrys adalah ekornya yang berukuran lumayan panjang. Ekor burung Kipasan Kebun dapat dikembangkan dengan sedikit membungkukkan badannya. Ekor yang dikembangkan tersebut tampak mirip dengan burung Merak sambil menggoyang-goyangkannya. Selain itu, karakter burung yang berwarna hitam ini dikenal cukup agresif dan tidak menyukai siapapun masuk daerah teritorialnya. Burung Kipasan Kebun dapat menyerang siapapun baik itu burung sejenis ataupun yang ukuran badannya jauh lebih besar. Dengan sifat agresifnya yang tidak kenal takut tersebut membuatnya mirip burung ocehan petarung yang populer seperti Murai Batu, Kacer, dan Cendet.

Persebaran burung Kipasan Kebun hanya terdapat di wilayah Indonesia dan beberapa tempat di negara Australia. Keberadaan burung ini di wilayah hutan kita menghuni area timur Indonesia mulai dari Maluku, bagian barat Kepulauan Papua, Pulau Papua, Kepulauan Aru, dan Pulau Buka. Area yang menjadi habitat hidupnya terbilang cukup luas seperti perkebunan, pinggiran pantai, pinggiran sungai yang ada pepohonan, hingga area pemukiman masyarakat. Burung pemakan serangga ini cukup banyak di sekitaran pemukiman masyarakat dengan menghuni area taman ataupun pepohonan yang ada di sekeliling rumah.

Adapun ciri kicauannya memiliki volume yang agak tinggi dengan suara yang berirama dan terdengar nyaring. Hanya saja, ciri khas kicauan burung Kipasan Kebun ini terdengar cukup parau dengan menggantung suaranya dalam tempo yang rapat dan kesannya seperti tersendat-sendat. Suara kicauan yang dibunyikannya biasanya agak monoton dengan melakukan pengulangan secara terus-menerus sampai memakan durasi yang cukup lama. Walaupun demikian, kicauan burung Kipasan Kebun terdengar lumayan lantang dan sesuai dengan karakternya yang tidak takut pada siapapun termasuk manusia. Untuk itu, suara kicauannya dapat dipakai sebagai burung masteran bagi burung kicauan yang hendak belajar berkicau ataupun mempertajam mentalnya agar tidak mudah takut.

Yup, itulah ulasan singkat tentang burung Kipasan Kebun yang tidak hanya memiliki bentuk fisik yang unik tapi juga karakter dan kicauannya pun tergolong berbeda dibandingkan jenis burung ocehan lainnya. Semoga dengan membaca artikel ini hingga tuntas dapat memperkaya wawasan kita terkait ragam jenis burung ocehan utamanya adalah burung Kipasan Kebun. Selamat membaca.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2013/11/03/kipasan-kebun-burung-agresif-dari-maluku-papua/
2. http://www.kutilang.or.id/2013/02/21/kipasan-kebun/

Sumber Gambar;
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Willie_wagtail.jpg


Related Posts :