Jumat, 17 November 2017

Sekilas Tentang Burung Pelatuk Ayam

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-pelatuk-ayam

Jenis burung Pelatuk merupakan salah satu dari sederet jenis burung ocehan yang memiliki keunikan di bagian kicauannya. Bunyi kicauan jenis burung Pelatuk pun cukup beragam dengan mengeluarkan kicauan yang bervolume agak kencang dan bertempo cukup rapat. Selain itu, hal yang paling mudah diingat dari jenis burung Pelatuk manapun adalah kebiasaannya yang suka mematuki batang pohon dengan tempo yang cepat sampai berlubang untuk dijadikan sarangnya. Adapun pada artikel ini coba mengenalkan salah satu jenisnya yang belum umum dikenal orang-orang tapi mempunyai suara kicauan yang lumayan merdu dan unik. Dan nama burung Pelatuk tersebut adalah burung Pelatuk Ayam.

Burung Pelatuk Ayam adalah satu dari beberapa jenis burung Pelatuk yang persebarannya berada di wilayah hutan Indonesia. Daerah yang menjadi habitat burung Pelatuk Ayam tergolong cukup luas yang meliputi Pulau Sumatera, Pulau Nias, Jawa, Bali, dan Kepulauan Natuna utara. Tapi di luar negeri pun jenis burung yang berparuh tebal ini pun juga tersebar di beberapa negara seperti India, Myanmar, Tiongkok, Thailand, Jepang, Korea, dan Filipina. Luasnya daerah persebaran burung Pelatuk Ayam yang tidak hanya dijumpai di wilayah hutan kita saja membuatnya cukup populer di mata para penghobies burung.

File:WhiteBelliedWoodpecker.JPG
Gambar: Burung Pelatuk Ayam

Kehidupan burung yang bernama latin Dryocopus javensis ini di alam liar biasanya menghuni hutan yang terdapat di dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian mencapai 1000 meter di atas permukaan laut. Jenis hutan yang dijadikan tempat tinggalnya umumnya adalah area hutan sekunder dan mangrove. Burung Pelatuk Ayam tergolong jenis burung pemalu yang jarang sekali menampakkan dirinya di hutan. Hanya saja, saat burung ini muncul seringnya dibarengi dengan suara pohon yang dipatuki dan kicauannya yang terdengar keras. Ketika aktif mencari makanan berupa serangga umumnya burung Pelatuk Ayam akan bergerak secara sendiri-sendiri ataupun berpasangan sekitar dua ekor.

Ciri fisik burung Pelatuk Ayam mempunyai ukuran tubuh yang lumayan besar dengan panjang hingga mencapai 42 cm. Bentuk tubuhnya secara umum tampak memiliki paruh panjang dan tebal yang berwarna hitam. Selain itu, pada bagian kepalanya terdapat jambul yang bulunya berukuran agak panjang dan lebat. Bagian ekornya juga memiliki ukuran lumayan panjang dan kadang bagian ujungnya menjuntai menyentuh pohon. Hanya saja, antara burung Pelatuk Ayam jantan dan betina terdapat perbedaan yang bisa dikenali dari corak warna tubuhnya.

Burung Pelatuk jantan memiliki tiga warna yakni hitam, merah, dan putih yang terlihat mencolok. Warna hitam terlihat menutupi hampir seluruh tubuhnya mulai dari pipi, dada, leher, punggung, sayap, dan ekornya. Warna merah tampak di bagian jambul dan area pipi berupa bercak. Lalu warna putih terlihat menutupi sebagian kecil area perutnya saja. Adapun yang betina juga memiliki tiga warna serupa dengan letak yang tampak sedikit berbeda. Bedanya adalah pada bagian pipi si betina tidak terdapat bercak merah dan area perutnya tampak berwarna putih cerah.

Nah, ciri kicauan burung Pelatuk dikenal memiliki volume yang lumayan tinggi dan terdengar cukup tajam di bagian ujung kicauannya. Kicauannya tergolong bervariasi terdiri dari beberapa jenis nada mulai dari kicauan biasa yang diulang-ulang dengan suara yang agak melengking dan nada yang bertempo rapat dengan suara mirip desiran. Selain itu, suara kicauan burung Pelatuk Ayam juga terdengar sekilas menyerupai suara tertawa atau ngekek yang dibunyikan dengan tempo rapat. Keunikan suara burung pelatuk ini kadang juga dimanfaatkan untuk memaster burung ocehan populer seperti Murai Batu dan Cucak Hijau.

Walaupun burung Pelatuk Ayam memiliki area persebaran yang cukup luas dan statusnya bukan merupakan burung yang dilindungi. Tapi ada baiknya memang kita tak perlu memeliharanya dengan tujuannya agar populasinya di alam liar tetap lestari. Selain itu, bila Anda tertarik dengan burung Pelatuk Ayam maka cukup menyimpan audio suaranya yang banyak terdapat di internet dan nantinya dapat dipakai untuk memaster burung ocehan kesayangan Anda di rumah. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/04/13/suara-burung-pelatuk-ayam-yang-nyaring-untuk-masteran/
2. http://www.kutilang.or.id/2013/04/04/pelatuk-ayam/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:WhiteBelliedWoodpecker.JPG


Related Posts :