Rabu, 01 November 2017

Sekilas Tentang Burung Remetuk Laut

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-remetuk-laut

Burung Remetuk Laut termasuk salah satu jenis burung kicauan yang sudah umum dikenal oleh para penghobies di tanah air. Keterkenalan burung ini dikarenakan suara kicauannya yang lumayan merdu dan terdengar cukup lantang. Selain itu, ukuran tubuhnya pun tergolong kecil mirip dengan panjang tubuh burung Kacamata. Hanya saja, orang-orang yang memelihara burung Remetuk Laut biasanya tidak untuk mengikutkannya dalam perlombaan tapi menjadikannya hanya sebagai burung rumahan saja. Untuk itu pada tulisan ini coba mengulik tentang burung Remetuk Laut agar semakin dikenal oleh para pencinta burung kicauan.

Gerygone sulphurea yang merupakan nama latin burung mungil ini termasuk jenis burung kicauan yang daerah persebarannya hanya terdapat di tiga negara saja. Ketika negara yang menjadi habitat hidupnya adalah Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Persebaran burung Remetuk Laut di hutan kita tergolong cukup luas yang meliputi daerah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Kehidupannya di alam liar biasanya menghuni hutan yang ada di dataran rendah sampai area pegunungan dengan ketinggian mencapai 1500 meter di atas permukaan laut. Area hutan yang banyak ditinggali burung mungil ini umumnya adalah hutan terbuka, semak belukar, mangrove, dan perkebunan karet.

File:Remetuk laut (Gerygone sulphurea).JPG
Gambar: Burung Remetuk Laut

Dikatakan bahwa burung Remetuk Laut tergolong jenis burung kicauan yang berukuran kecil dengan panjang tubuh hanya sekitar 9 cm saja. Warna yang menyelimuti area tubuhnya hanya terdiri dari tiga warna yakni cokelat keabu-abuan, putih, dan kuning. Warna cokelat keabu-abuan tersebut tampak menutupi area bagian atas tubuhnya mulai dari kepala, pipih, sayap, tengkuk, punggung, dan ekor. Warna putih terlihat hanya di beberapa bagian saja seperti area dagu dan sisi belakang perut dekat tunggirnya. Warna kuning tampak jelas di bagian bawah tubuhnya mulai dari dada, perut, dan dekat tunggirnya.

Sewaktu berada di alam liar biasanya burung Remetuk Laut bergerak sendiri-sendiri ataupun membentuk kelompok kecil untuk mencari serangga yang menjadi makanannya. Musim berbiak bagi burung mungil ini berlangsung mulai dari bulan Mei sampai Oktober dengan jumlah telur yang dierami oleh indukkan betina sekitar tiga butir. Sangkar yang disusunnya dari lumut, daun kering, dan jaring laba-laba memiliki bentuk mirip kubah yang diletakkan pada cabang pohon yang tinggi.

Nah, ciri kicauan burung Remetuk Laut terbilang lumayan merdu dengan suara yang mirip siulan bervolume agak kencang. Irama kicauan yang dibunyikannya biasanya bernada rendah dan tinggi yang dinaik-turunkan secara pelan-pelan. Di bagian tengah kicauannya biasanya bertempo cukup rapat yang mirip suara crecetan. Selain itu, saat berkicau burung Remetuk Laut juga mengeluarkan suara yang bergetar dengan variasi nada yang dibunyikan secara berulang-ulang. Dengan bunyi kicauannya yang cukup merdu dan berdurasi lumayan panjang kadang dimanfaatkan untuk memancing burung lain agar mengeluarkan kicauan. Hal ini dikarenakan kicauan burung Remetuk Laut yang sudah gacor tidak hanya terdengar nyaring dan berirama tapi juga berbunyi cukup lantang.

Yup, demikianlah ulasan terkait burung Remetuk Laut yang tidak hanya berpenampilan menarik tapi juga mempunyai kicauan yang cukup merdu. Karenanya, bagi Anda yang tertarik dengan burung kecil ini maka dapat membelinya di pasar burung kicauan ataupun bisa menyimpan audio suaranya yang banyak terdapat di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2013/03/04/remetuk-laut/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_remetuk_laut.htm
3. https://omkicau.com/2017/07/12/suara-burung-remetuk-laut-dan-perawatannya/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Remetuk_laut_(Gerygone_sulphurea).JPG


Related Posts :