Rabu, 20 Desember 2017

Emberiza Muka Hitam, Si Burung Ocehan Migrasi yang Bersuara Merdu

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/emberiza-muka-hitam-si-burung-ocehan-migrasi-yang-bersuara-merdu

Ketika ditanya tentang burung Emberiza Muka Hitam mungkin tak banyak dari kita yang mengenal ataupun memeliharanya. Hal tersebut terasa wajar sebab burung Emberiza Muka Hitam memang bukan burung penghuni asli hutan kita melainkan sebagai burung migrasi yang setiap tahunnya selalu mengunjungi kawasan hutan kita. Selain itu, kicauan burung migrasi ini terkenal cukup merdu dan nyaring sehingga tidak hanya cocok dijadikan burung peliharaan tapi juga dapat dipakai untuk memaster burung lainnya. Karenanya pada artikel ini coba mengulik lebih jauh tentang burung Emberiza Muka Hitam agar semakin dikenal oleh para pembaca sekalian.

Burung Emberiza Muka Hitam merupakan burung migrasi yang ukuran tubuhnya tergolong kecil hanya sekitar 15 cm saja. Bentuk tubuhnya tampak tak kalah berbeda dari jenis burung migrasi lainnya yang bagian dada dan perutnya tampak lebih besar dengan bulu yang mengembang. Corak warna bulunya sekilas mirip burung Gereja yang berpola garis-garis berwarna hitam dan cokelat zaitun di bagian atas tubuhnya. Selain itu, tampak pula warna hijau zaitun di bagian keseluruhan kepala, tenggorokan, tengkuk, dan dadanya. Area perut sampai ke bagian tunggirnya terlihat berwarna kuning pudar. Paruhnya yang berwarna kuning krim kehitaman memiliki ukuran cukup pendek dan agak besar atau lebar. Ekornya yang didominasi warna hitam berukuran lumayan panjang hampir separuh dari panjang badannya. Kakinya yang berwarna merah muda terlihat kurus dan berukuran sedang dengan bagian jari yang tampak agak panjang.

File:Emberiza spodocephala.jpg
Gambar: Burung Emberiza Muka Hitam

Sebagai burung migrasi perlu juga diketahui asal negara burung yang bernama latin Emberiza Spodocephala. Negara asal yang menjadi tempatnya berkembang biak berada di beberapa negara seperti area Siberia, Tiongkok, Taiwan, dan Jepang. Begitu pula dengan negara yang menjadi tujuan migrasinya tidak hanya ke arah Indonesia tapi juga menuju ke Myanmar, India, Nepal, dan sekitar negara di Indochina. Selain itu kehidupannya di alam liar seringnya menempati area hutan terbuka, semak belukar, lahan budidaya, dan tepian hutan. Area terbuka yang dijadikan tempat tinggalnya sementara biasanya dekat dengan aliran air.

Di samping itu, burung Emberiza Muka Hitam mempunyai kebiasaan membangun sarannya dekat dengan tajuk pohon ataupun tidak jauh dari permukaan tanah. Sewaktu musim berbiak tiba jumlah telur yang mampu dierami indukkan betinanya bisa mencapai 5 butir. Adapun makanan yang menjadi santapan utamanya seringnya berasal dari beragam jenis biji-bijian dan terkadang juga mengkonsumsi serangga yang keberadaannya tidak sulit dicari di area hutan terbuka.

Nah, ciri kicauan burung Emberiza Muka Hitam terdengar cukup merdu dengan alunan suara yang berdurasi agak panjang. Suaranya memiliki volume yang agak kencang dengan kicauan terdengar agak melengking dan mirip suara seruling. Selain itu, di bagian tengah kicauannya biasanya mengeluarkan suara getar agak panjang dan diikuti nada pendek yang menjadi penutupnya. Hanya saja, kicauan burung asal Siberia ini sebenarnya terdengar agak monoton dengan seringnya melakukan pengulangan nada secara terus menerus. Walaupun demikian kicauan merdu yang dimiliki burung Emberiza Muka Hitam sebenarnya layak dijadikan suara masteran atau paling tidak sebagai media agar burung lain terpancing untuk berkicau.

Yup, demikianlah ulasan terkait burung Emberiza Muka Hitam yang ternyata habitat asli hidupnya berada jauh di wilayah ujung Asia yang berbatasan dengan negara Eropa. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas bisa terus menambah wawasan terkait ragam burung ocehan. Hanya saja, populasi burung migrasi ini di kawasan hutan kita cukup sulit dicari sehingga tidak banyak orang yang menjualnya. Solusinya tentu dapat menyimpan audio rekaman suara burung Emberiza Muka Hitam yang banyak terdapat di Internet. Okey

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2013/11/26/emberiza-muka-hitam-burung-migran-yang-mulai-langka/
2. http://www.kutilang.or.id/2012/07/05/emberiza-muka-hitam/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Emberiza_spodocephala.jpg


Related Posts :