Selasa, 19 Desember 2017

Sekilas Tentang Burung Berkecet Biru Tua

Sudah terbit di: https://steemit.com/burung/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-berkecet-biru-tua

Berbicara tentang ragam jenis burung ocehan mungkin yang umumnya dikenal hanya yang sering dipelihara dan diikutkan dalam perlombaan seperti Murai Batu, Pleci, Tledekan, Kacer, dan Kenari. Padahal di luar dari nama-nama burung ocehan tersebut masih banyak yang memiliki suara kicauan merdu dan terdengar nyaring. Untuk itu pada artikel ini coba mengenalkan terkait salah satu jenis burung ocehan yang belum umum dikenal orang-orang tapi mempunyai kicauan merdu. Adapun nama burung ocehan tersebut adalah burung Berkecet Biru Tua.

Burung Berkecet Biru Tua merupakan burung endemik yang habitat hidupnya hanya terdapat di hutan Indonesia. Penyebaran burung yang berwarna kebiruan tua ini hanya bisa dijumpai di wilayah Pulau Sumatera dan Jawa saja. Keberadaannya di kedua pulau raksasa tersebut umumnya menghuni area pegunungan di bagian utara dan barat Sumatera seperti Leuser, Kerinci, Berestagi, dan Dempu. Adapun populasinya di Jawa biasanya berada di bagian timur dekat dengan dataran tinggi Dieng. Tentunya berbeda dengan jenis burung Berkecet Siberia yang merupakan burung migrasi yang daerah persebarannya di hutan kita tidak hanya ada di Jawa dan Sumatera tapi juga berada di Kalimantan.

File:Sunda blue robin (Myiomela diana) male - Flickr - Lip Kee (2).jpg
Gambar: Burung Berkecet Biru Tua

Ciri fisik burung yang bernama latin Cinclidium Diana ini memiliki ukuran tubuh sedang dengan panjang sekitar 15 cm. Corak warnanya terdapat perbedaan antara jantan dan betinanya. Burung Berkecet Biru Tua jantan tampak berwarna biru tua yang agak kegelapan di bagian hampir seluruh tubuhnya. Pada bagian dahinya tampak berwarna putih perak yang menjadi tandanya. Paruh dan kakinya terlihat diselimuti warna hitam pekat dengan mata berwarna agak kehitaman. Sedangkan bagi burung betina tampak berwarna cokelat kemerahan di bagian atas tubuhnya mulai dari pipi, kepala, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Pada bagian bawah tubuhnya mulai dari dada dan area perut sampai tunggir terlihat berwarna abu-abu keputihan yang agak kusam.

Kehidupan burung Berkecet Biru Tua di alam liar seringnya mendiami area dataran tinggi yang ada di Sumatera dan Jawa dengan ketinggian mencapai 2400 meter di atas permukaan laut. Selain itu, burung endemik yang berwarna biru tua ini biasanya berada di hutan pegunungan yang lebat dengan mencari makanan di sekitar tanah ataupun tumpukan daun berupa cacing, larva serangga, dan kumbang. Karakter atau sifatnya cukup pemalu dengan suka bersembunyi dibalik rimbunnya dedaunan dan hanya mengeluarkan suara kicauannya dibandingkan menampakkan dirinya.

Adapun ciri kicauan burung Berkecet Biru Tua dikenal cukup merdu dengan suara nyaring dan agak melengking. Volume kicauannya terdengar agak tinggi dengan kicauan mirip siulan yang irama nadanya naik secara beraturan. Selain itu, burung Berkecet Biru Tua bukanlah tipikal burung yang mudah berkicau tapi termasuk jenis burung yang sangat jarang sekali ingin berkicau. Hanya saja, bila dirawat dengan baik biasanya burung ini akan rajin berkicau dan suaranya bisa dipakai untuk memaster burung ocehan lain.

Yup, demikianlah ulasan tentang burung Berkecet Biru Tua yang merupakan burung endemik dengan daerah persebaran hanya terdapat di Sumatera dan Jawa. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas dapat menambah pengetahuan kita sekalian terkait burung Berkecet Biru Tua. Karenanya bila Anda tertarik dengan burung endemik ini maka tak ada salahnya mencarinya di pasar burung ataupun bisa juga menyimpan audio rekaman suaranya yang terdapat di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/07/13/berkecet-biru-tua/
2. https://omkicau.com/2017/10/03/cara-merawat-burung-berkecet-biru-tua/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Sunda_blue_robin_(Myiomela_diana)_male_-_Flickr_-_Lip_Kee_(2).jpg


Related Posts :