Minggu, 28 Januari 2018

Jalak Filipina, Si Burung Migrasi Yang Bersuara Merdu

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/jalak-filipina-si-burung-migrasi-yang-bersuara-merdu

Bila ditanyakan tentang burung Jalak Filipina mungkin hanya sedikit dari para pembaca yang mengenal ataupun pernah melihatnya secara langsung. Hal tersebut terasa wajar sebab burung jalak yang satu ini bukan burung endemik melainkan burung migrasi yang hanya berkunjung ke Indonesia saat menjelang musim dingin turun di habitat aslinya. Selain itu, suara kicauannya terdengar tak kalah merdu dibandingkan jenis burung jalak lainnya yang banyak terdapat di hutan kita. Untuk itu pada artikel ini coba menguliknya lebih dalam lagi agar semakin banyak yang mengenalnya.

Burung Jalak Filipina merupakan jenis burung yang ukuran tubuhnya tergolong sedang dengan panjang sekitar 18 cm. Corak warna bulunya pun memiliki warna yang terang dan mengkilap tapi terdapat perbedaan antara jantan dan betinanya. Pada burung jantan tampak berwarna-warni yang terdiri dari warna putih krim, merah karat, ungu kehitaman, hijau kehitaman, abu-abu, dan hitam. Warna putih krim tampak di bagian kepala dan tenggorokannya. Warna merah karat terlihat menutupi area belakang mata sampai pangkal lehernya. Warna ungu kehitaman tampak di bagian punggung dan pangkal sayapnya. Warna hijau kehitaman ada di bagian sayap dan ekornya. Warna abu-abu menutupi area sisi pangkal sayap dan perutnya. Lalu warna hitam tampak berbaur di bagian pangkal dan ujung sayapnya.

File:Sturnus philippensis.jpg
Gambar: Burung Jalak Filipina

Adapun untuk burung Jalak Filipina yang betina memiliki corak warna yang cenderung agak gelap dengan balutan warna cokelat keabu-abuan yang tampak di bagian atas tubuhnya mulai dari kepala, tengkuk, dan keseluruhan punggungnya. Pada bagian bawah tubuhnya terlihat berwarna putih keabu-abuan yang tampak di bagian pipi, tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya. Sedangkan di bagian sayap dan ekornya tampak berwarna hitam pudar. Selain itu, baik antara jantan dan betinanya sebenarnya tidak ada perbedaan yang mencolok baik dari segi bentuk fisik dan ukuran tubuhnya kecuali hanya warna bulunya saja.

Perlu diketahui bahwa burung yang bernama latin Sturnus philippensis ini memiliki habitat asli yang berada di Jepang dan Rusia. Di negara Jepang biasanya daerah yang menjadi tempat tinggalnya berada di kawasan Honsu dan Hokaido. Sedangkan negara yang menjadi tujuannya bermigrasi hanya ada dua yakni Filipina dan Indonesia saja. Di Indonesia, kawanan burung Jalak Filipina hanya terdapat di bagian utara Pulau Kalimantan dan sangat jarang terlihat keberadaannya di sisi selatan Kalimantan. Makanan utamanya adalah aneka jenis serangga dan buah-buahan yang sering dicari di sekitar pohon. Masa berkembang biak bagi burung Jalak Filipina berlangsung pada bulan Mei sampai Juli dengan jumlah telur dapat mencapai 5 butir. Selain itu, tempat bersarangnya mirip dengan burung Pelatuk yang menempati area batang pohon dengan cara melubanginya dahulu.

Nah, suara kicauannya memiliki tempo yang sedang dengan volume yang agak tinggi sehingga terdengar lumayan nyaring. Kicauannya tidak terlalu berirama tapi mempunyai kepandaian dalam menirukan suara burung lain. Selain itu, durasi kicauannya juga tergolong pendek yang tak lebih hanya sekitar 15 detik saja. Tapi walaupun demikian suara kicauan burung Jalak Filipina termasuk rajin berkicau atau mudah gacor.

Yup, demikianlah ulasan tentang burung Jalak Filipina yang merupakan burung migrasi dengan suara kicauan yang merdu. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas semakin membuat kita dapat mengetahui jenis burung migrasi yang sering mampir ke hutan kita. Karenanya, bila Anda tertarik dengan burung Jalak Filipina mungkin kesulitan dalam menemukannya di pasar burung maka solusinya dapat menyimpan audio suaranya yang ada di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://omkicau.com/2016/04/05/suara-kicauan-komukudori-burung-jalak-filipina-berdarah-jepang/
2. http://www.kutilang.or.id/2012/04/25/jalak-filipina/

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Sturnus_philippensis.jpg


Related Posts :