Kamis, 15 Maret 2018

Sekilas Tentang Burung Cingcoang Coklat

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-cingcoang-coklat

Jenis burung ocehan yang berasal dari keluarga Turdidae dikenal memiliki suara kicauan yang merdu dan nyaring. Hal ini dapat dilihat dari jenis burung ocehan yang umumnya dipelihara dan diikutkan dalam perlombaan seringnya berasal dari keluarga Turdidae. Dan jenis burung ocehan tersebut yang sudah umum dikenal adalah burung Murai Batu, Kacer, Anis Merah, dan Anis Kembang. Hanya saja, ada puluhan jenis burung ocehan lainnya dari keluarga Turdidae yang mempunyai kicauan merdu tapi tidak terlalu dikenal luas para penghobies. Untuk itu pada tulisan ini coba mengenalkan salah satu diantaranya yang memiliki kicauan merdu dan nyaring. Adapun nama burung ocehan tersebut adalah burung Cingcoang Coklat.

Burung Cingcoang Coklat merupakan salah satu dari tiga jenis burung Cingcoang yang hidup di wilayah hutan Indonesia. Persebaran burung yang mungil ini di Indonesia berada di hampir semua pulau besar mulai dari di Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Timor, dan Sumbawa. Selain itu, keberadaannya juga terdapat di negara Asia lainnya seperti Nepal, Myanmar, Tiongkok, Thailand, dan Malaysia. Luasnya daerah yang menjadi tempat tinggal burung Cingcoang Coklat membuatnya tentu sedikit banyaknya sudah dikenali orang-orang.

File:Lesser Shortwing - Gunung Gede - West Java, Indonesia.jpg
Gambar: Burung Cingcoang Coklat

Kehidupan burung yang bernama latin Brachypteryx leucophrys di alam liar mendiami area dataran tinggi menjadi tempat tinggalnya. Area dataran tinggi yang menjadi rumahnya biasanya memiliki ketinggian berkisar di antara 600 sampai 2100 meter di atas permukaan laut. Tingginya area tempat bersarang burung Cingcoang Coklat membuatnya hanya bisa dijumpai oleh para pendaki yang hendak ke gunung atau pegunungan. Selain itu, karakter burung mungil ini dikenal cukup pemalu dengan sering bersembunyi di sekitaran semak bawah hutan. Dan jenis makanan yang umumnya disantapnya cukup beragam mulai dari siput, tempayak, keong, dan pupa kumbang. Musim berkembang biak bagi burung Cingcoang Coklat berlangsung antara bulan Oktober sampai April dengan jumlah telur yang dierami indukkannya sekitar dua butir.

Adapun ciri fisik burung Cingcoang Coklat memiliki ukuran tubuh yang tergolong kecil dengan panjang sekitar 11 cm. Corak warna bulunya tidak terlalu bervariasi yang terdiri dari warna cokelat kemerahan, putih, dan cokelat kuning tua. Warna cokelat kemerahan terlihat menutupi area atas tubuhnya seperti mahkota kepala, sisi belakang mata, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Warna putih tampak di bagian bawah tubuhnya mulai dari tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya. Selain itu, warna putih juga tampak di bagian atas mata berupa alis yang cukup tebal dan agak panjang. Lalu warna cokelat kuning tua terlihat di bagian sisi bawah dekat sayap dan berupa bintik-bintik kecil di area dadanya. Ekornya yang berwarna cokelat berukuran cukup pendek dan kakinya yang berwarna hitam memiliki ukuran yang lumayan panjang mirip burung Tepus.

Sedangkan ciri kicauan burung Cingcoang Coklat terdengar nyaring dan lumayan melengking dengan volume yang cukup tinggi. Suara kicauannya dikeluarkan dengan nada yang tajam dan temponya cukup cepat. Durasi kicauannya pun tidak terlalu panjang hanya sekitar 30 detik saja. Selain itu, bunyi di awal kicauan terdengar cukup tinggi dengan irama yang bertempo agak cepat dan di akhir kicauan volume perlahan turun.

Nah, demikianlah ulasan terkait burung Cingcoang Coklat yang populasinya tersebar merata di berbagai daerah di Indonesia. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas kiranya dapat menambah pemahaman kita terkait ragam jenis burung ocehan yang berasal dari keluarga Turdidae. Karenanya bagi Anda yang tertarik dengan burung Cingcoang Coklat dapat mencarinya di pasar burung ataupun bisa menyimpan audio suaranya yang ada di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/07/11/cingcoang-coklat/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_cingcoang_coklat.htm

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lesser_Shortwing_-_Gunung_Gede_-_West_Java,_Indonesia.jpg


Related Posts :