Rabu, 28 Maret 2018

Sekilas Tentang Burung Merbah Belukar

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/sekilas-tentang-burung-merbah-belukar

Jenis burung Merbah termasuk salah satu jenis burung kicauan yang cukup digemari oleh para penghobies di tanah air. Alasan jenis burung Merbah banyak digandrungi orang-orang dikarenakan suara kicauannya yang merdu dan bervariasi. Selain itu, ukuran tubuhnya tergolong cukup proporsional dengan bentuk yang tidak terlalu besar dan kecil. Keberadaan jenis burung Merbah pun ini tersebar lumayan merata di berbagai daerah yang mendiami area hutan dataran rendah sampai pegunungan. Karenanya pada tulisan ini coba mengulik terkait salah satu jenis burung Merbah yang dirasa memiliki suara kicauan yang merdu. Adapun nama burung Merbah tersebut adalah burung Merbah Belukar.

Spesies burung Merbah Belukar memiliki daerah persebaran yang tidak hanya tersebar merata di Indonesia tapi juga terdapat di beberapa negara yang ada di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara yang terdapat populasi burung Merbah Belukar terdiri dari Malaysia, Thailand, Myanmar, dan Filipina. Sedangkan populasi burung Merbah yang satu ini di wilayah hutan kita berada di daerah Pulau Sumatera, Bangka, Kalimantan, Kepulauan Anamba, Jawa, dan Bali. Luasnya negara dan daerah yang menjadi tempat tinggalnya dikarenakan ras burung ini memiliki lima sup-spesies dengan ciri fisik yang tidak terlalu berbeda. Selain itu, nama burung ini pun juga berbeda-beda di berbagai daerah yang dipanggil dengan nama Mencirang, Braba-rimbo, dan Merbak Rimba.

File:Owb Pycnonotus plumosus 690V6035 - Flickr - Lip Kee.jpg
Gambar: Burung Merbah Belukar

Di samping itu, keberadaan burung Merbah Belukar di alam besar biasanya terdapat di area dataran rendah sampai dengan pegunungan yang ketinggiannya mencapai 800 meter di atas permukaan laut. Jenis tempat yang menjadi rumahnya biasanya area terbuka mulai dari perkebunan, area dengan pepohonan yang sedikit, dan pinggiran hutan. Sewaktu mencari makanan seringnya bergerak secara sendirian dan terkadang terbang berpasangan. Jenis makanannya pun cukup beragam mulai dari buah-buahan yang berukuran kecil, ulat kupu-kupu, kumbang, lalat, dan jenis serangga lainnya. Lalu masa berkembangbiak bagi burung Merbah Belukar umumnya hampir berlangsung sepanjang tahun mulai dari Februari, April, Mei, Juni, Agustus, dan Oktober dengan jumlah telur yang dierami indukkannya sekitar dua butir saja.

Nah, berbicara tentang ciri fisiknya diketahui bahwa burung Merbah Belukar memiliki ukuran tubuh tergolong sedang dengan panjang hanya sekitar 20 cm saja. Corak warna tubuhnya terdiri dari tiga warna yakni cokelat keabu-abuan, hijau zaitun, dan putih keabu-abuan. Warna cokelat keabu-abuan terlihat menutupi sebagian besar tubuhnya mulai dari atas kepala, pipi, tengkuk, pertengahan sayap, punggung bawah, dan bagian bawah sayapnya. Warna hijau zaitun tampak di bagian atas dan bawah tubuhnya seperti punggung atas, sayap, dada, pangkal perut, dan ekornya. Lalu warna putih keabu-abuan terlihat hanya di bagian tenggorokannya saja.

Matanya berbentuk bulat yang berukuran cukup besar dengan pupil berwarna hitam dan irisnya berwarna kuning cerah. Paruhnya yang berwarna hitam pekat berukuran sedang dan tampak lebar. Ekornya yang berwarna hijau zaitun berukuran agak panjang dan terdiri dari beberapa helai bulu lebar. Kakinya yang berwarna krim kecokelatan berukuran sedang dan tampak agak besar dengan cakar yang tajam.

Sedangkan bunyi kicauan burung yang bernama latin Pycnonotus plumosus ini terdengar nyaring dengan volume yang agak tinggi tapi tidak sampai melengking. Kicauannya bertempo cukup rapat dengan adanya irama naik-turun yang bergerak cepat. Dengan tempo kicauan yang lumayan rapat membuat suaranya bernada pendek atau seperti terpotong yang bunyinya selalu diulang secara terus-menerus.

Yup, itulah ulasan sekilas tentang burung Merbah Belukar yang keberadaannya di wilayah hutan kita cukup banyak yang tersebar secara merata. Selain itu, suara kicauannya pun terdengar cukup merdu dan nyaring yang cocok dipakai untuk memaster atau memancing agar burung menjadi rajin berkicau. Untuk itu, bila Anda tertarik dengan ras burung Merbah Belukar maka tak ada salahnya mencoba memelihara dengan membelinya di pasar burung ocehan. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.kutilang.or.id/2011/11/26/merbah-belukar/
2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_merbah_belukar.htm

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Owb_Pycnonotus_plumosus_690V6035_-_Flickr_-_Lip_Kee.jpg


Related Posts :