Selasa, 11 September 2018

Cipoh Jantung, Si Burung Ocehan Mungil yang Bersuara Merdu

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@lerengbukit/cipoh-jantung-si-burung-ocehan-mungil-yang-bersuara-merdu

Bila ditanyakan tentang burung Cipoh Jantung mungkin tidak banyak yang mengenal ataupun pernah melihatnya secara langsung di alam liar. Hal ini terasa wajar sebab burung Cipoh Jantung memang bukan termasuk jenis burung ocehan yang sering dibicarakan orang-orang untuk dipelihara maupun diperlombakan. Akan tetapi, suara kicauan burung mungil ini tergolong lumayan merdu dan cukup nyaring di telinga. Untuk itu, pada tulisan ini coba menguliknya lebih jauh lagi agar semakin banyak yang mengenalnya.

Burung Cipoh Jantung merupakan salah satu dari dua jenis burung Cipoh yang terdapat di wilayah hutan Indonesia. Keberadaan burung Cipoh Jantung di tanah air tersebar hanya di beberapa pulau yakni Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Kepulauan Natuna bagian utara. Selain itu, di beberapa negara tetangga juga terdapat populasinya yang meliputi negara Malaysia, Myanmar, dan Thailand. Di alam liar, burung Cipoh Jantung mendiami area dataran rendah sampai perbukitan dengan ketinggian mencapai 600 meter di atas permukaan laut.

File:Green Iora (Aegithina viridissima).jpg
Gambar: Burung Cipoh Jantung

Kehidupan burung yang bernama latin Aegithina Viridissima ini di alam liar seringnya berada di area hutan yang lebat baik itu hutan primer maupun hutan sekunder yang jauh dari pemukiman masyarakat. Saat mencari makanan biasanya bergerak secara berpasangan atau membentuk kelompok kecil dengan bertengger di tajuk pohon. Jenis makanan yang umumnya disantap burung mungil ini berjenis invertebrata atau yang tidak mempunyai tulang belakang seperti serangga. Akan tetapi waktu berkembangbiak burung Cipoh Jantung tidak diketahui secara pasti dan hanya diketahui bahwa jumlah telur yang dierami indukannya berjumlah dua butir.

Adapun ciri fisik burung Cipoh Jantung memiliki ukuran tubuh yang tergolong kecil dengan panjang hanya sekitar 13 cm saja. Corak warna bulunya terdiri dari empat jenis warna yakni hijau zaitun, kuning, putih, dan hitam. Warna hijau zaitun tampak menutupi sebagian besar area tubuhnya mulai dari kepala, tengkuk, tenggorokan, dada, perut, punggung, dan sisi ujung sayap. Warna kuning terlihat di bagian area mata berupa bercak yang hampir membentuk lingkaran, area dekat perut, dan tunggirnya. Warna putih hanya terlihat di bagian sayap berupa garis vertikal dan sisi bawah sayapnya. Lalu warna hitam pekat tampak di area sayap dan ekornya.

Ciri lainnya yang perlu diketahui dari burung Cipoh Jantung adalah paruhnya berwarna hitam yang berukuran sedang dengan bentuk agak pipih di bagian depannya. Ekornya yang berwarna hitam berukuran agak panjang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang tidak terlalu lebar. Matanya berukuran sedang dengan berbentuk bulat dan berwarna hitam kecokelatan. Kakinya berwarna hitam berukuran agak panjang dan memiliki cakar yang tajam.

Nah, ciri kicauan burung yang dalam bahasa Inggris dipanggil Green Iora ini terdengar cukup nyaring dan merdu. Kicauan yang dibunyikannya bervolume lumayan tinggi dengan tempo yang agak rapat. Kicauannya berirama naik-turun secara beraturan yang berbunyi mirip siulan. Nada kicauannya terdengar seperti “ciiiuwww...ciiuwww” yang dibunyikan secara terus-menerus.

Yup, sampai sinilah penjelasan seputar burung Cipoh Jantung yang corak kicauannya tergolong merdu dan tak kalah nyaring dibanding jenis burung ocehan yang sudah umum kita kenal. Hanya saja, populasi burung Cipoh Jantung di alam liar terus mengalami penurunan yang membuat statusnya menjadi hampir terancam. Untuk itu, ada baiknya memang tidak perlu memelihara agar populasinya dapat kembali stabil. Akan tetapi bagi Anda yang tertarik dapat menyimpan audio suaranya yang terdapat di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
  1. http://www.kutilang.or.id/2012/11/11/cipoh-jantung/
  2. https://omkicau.com/2014/12/11/mengenal-empat-jenis-burung-cipoh-dan-suara-kicauannya/3/
Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Green_Iora_(Aegithina_viridissima).jpg

Selasa, 04 September 2018

Sekilas Tentang Burung Sepah Kecil

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@lerengbukit/sekilas-tentang-burung-sepah-kecil

Jenis burung Sepah termasuk salah satu jenis burung ocehan yang memiliki suara lumayan merdu dan nyaring. Kemerduan suara jenis burung Sepah terkadang dimanfaatkan untuk memaster ataupun memancing burung ocehan lain agar rajin berkicau. Apalagi jenis burung Sepah yang terdapat di wilayah hutan Indonesia berjumlah lumayan banyak yang mencapai tujuh jenis. Untuk itu pada tulisan ini coba mengenalkan satu satu diantara agar para pembaca dapat mengetahuinya lebih mendalam. Adapun namanya adalah burung Sepah Kecil.

Burung Sepah Kecil memiliki area persebaran tidak hanya terdapat di wilayah hutan Indonesia tapi juga tersebar di beberapa negara lainnya seperti India dan Asia Tenggara terkecuali Malaysia). Begitu juga dengan persebarannya di tanah air hanya terdapat di tiga pulau besar yakni Kalimantan, Jawa, dan Bali. Keberadaannya di alam liar biasanya menempati area dataran rendah dan perbukitan yang ada perkebunannya.

File:Pericrocotus cinnamomeus (male) -Sri Lanka-8.jpg
Gambar: Burung Sepah Kecil

Sewaktu hidup di alam liar biasanya burung yang bernama latin Pericrocotus Cinnamomeus ini mendiami hutan sekunder, hutan mangrove, dan perkebunan yang tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Kebiasaannya saat memburu makanan seringkali terbang dengan jumlah kelompok kecil sambil mengeluarkan suara kicauannya yang terdengar ribut jenis makanan yang disantapnya setiap hari tergolong beragam mulai dari ulat kupu-kupu, tempayak, jangkrik, laba-laba, dan jenis serangga lainnya. Waktu berkembangbiak yang dijalaninya berlangsung sekitar bulan Maret sampai Agustus dengan jumlah yang dierami indukan sekitar dua butir. Begitu pula dengan sarang yang dibangunnya untuk mengerami telur-telurnya berbentuk mirip cawan yang diletakkan pada tajuk pohon yang tinggi.

Adapun ukuran tubuh burung Sepah Kecil sesuai dengan namanya yang panjangnya tidak lebih dari 15 cm saja. Corak warna bulunya terdapat perbedaan yang mencolok antara jantan dan betinanya. Bagi burung Sepah Kecil jantan memiliki corak warna yang tampak gelap seperti hitam keabu-abuan, jingga, dan kuning. Warna hitam keabu-abuan terlihat menutupi hampir sebagian besar tubuhnya yang meliputi area, mahkota kepala, pipi, tenggorokan, tengkuk, punggung, sayap, ekor, paruh, dan kakinya. Warna jingga terdapat di bagian area dada sampai pangkal perut, sisi pangkal sayap, dan pangkal ekornya. Lalu warna kuning terlihat menutupi bagian perut, tunggir, dan bawah ekornya.

Begitu pula dengan burung Sepah Kecil betina yang mempunyai corak warna yang terdiri dari tiga warna yakni abu-abu kehitaman, abu-abu keputihan, dan jingga. Warna abu-abu kehitaman tampak di bagian atas tubuhnya mulai dari mahkota kepala, sisi wajah, tengkuk, punggung, sayap, dan ekornya. Warna abu-abu keputihan terlihat di area tenggorokan, dada, perut, dan tunggirnya. Lalu warna jingga hanya menutupi bagian pangkal ekornya saja. Persamaan antara burung Sepah Kecil jantan dan betinanya memiliki warna serupa di bagian paruh dan kakinya. Hanya saja, ekor burung betina tampak berukuran sedikit lebih panjang dibanding yang jantan.

Sedangkan ciri kicauan yang dimiliki burung Sepah Kecil terdengar cukup nyaring dan melengking dengan volume yang tinggi. Tempo kicauannya tidak terlalu rapat dengan irama naik-turun yang dibunyikan secara tidak beraturan. Bunyi kicauannya terdengar seperti: “tsyii....tsyiii...tsyiii” yang dibunyikan secara terus-menerus. Selain itu burung Sepah Kecil termasuk jenis burung ocehan yang lumayan ribut saat berkicau dan sering bersuara secara bersama-sama.

Nah, begitulah ulasan seputar burung Sepah Kecil yang tidak hanya memiliki corak warna yang indah tapi juga kicauannya terdengar lumayan merdu. Untuk itu dari membaca artikel ini sampai tuntas kiranya dapat menambah wawasan kita terkait ragam jenis burung ocehan. Bagi Anda yang tertarik dengan burung Sepah Kecil mungkin bisa mencarinya di pasar burung ocehan ataupun dapat menyimpan audio suaranya yang ada di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
  1. http://www.kutilang.or.id/2013/04/09/sepah-kecil/
  2. http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_sepah_kecil.htm
Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pericrocotus_cinnamomeus_(male)_-Sri_Lanka-8.jpg