Sabtu, 09 Juni 2018

Mengenal Kemerduan Kicauan Burung Kepudang Kuduk-hitam

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@kakibukit/mengenal-kemerduan-kicauan-burung-kepudang-kuduk-hitam

Bila ditanyakan tentang jenis burung Kepudang mungkin sudah banyak dari para penghobies yang mengenal ataupun sedang memeliharanya. Hal ini terasa wajar sebab jenis burung Kepudang memiliki suara yang lumayan merdu dan bervariasi. Selain itu, jenis burung Kepudang yang terdapat di wilayah hutan Indonesia tergolong beragam dan hampir semuanya mempunyai karakter suara yang enak di dengarkan telinga kita. Untuk itu pada tulisan ini coba mengulik salah satu jenis burung Kepudang yang sudah umum dikenal orang-orang. Adapun namanya adalah burung Kepudang Kuduk-hitam.

Burung Kepudang Kuduk-hitam merupakan jenis burung ocehan yang berukuran agak besar dengan panjang mencapai 26 cm. Corak warna bulunya hanya terdiri dari dua warna yakni hitam dan kuning muda. Warna hitam tampak menutupi di beberapa bagian tubuhnya seperti area mata sampai menutupi belakang matanya berupa garis tebal yang agak lebar. Warna hitam ini juga tampak di bagian area sayap, punggung belakang, dan pangkal ekornya. Lalu warna kuning muda terlihat di bagian depan kepala, tengkuk, punggung depan, tenggorokan, dada, perut, tunggir, dan ekor belakangnya.

File:Black-naped oriole (Oriolus chinensis).jpg
Gambar: Burung Kepudang Kuduk-hitam

Di samping itu juga, burung Kepudang Kuduk-hitam memiliki paruh berwarna merah muda dengan ukuran agak panjang dan tampak tebal. Matanya berbentuk bulat dengan pupil berwarna hitam dan irisnya berwarna merah tua. Ekornya yang berwarna kuning tersebut tampak berukuran sedang yang terdiri dari beberapa helai bulu yang tebal. Kakinya berwarna hitam keabu-abuan yang berukuran sedang dengan bentuk agak tebal dan memiliki cakar yang tajam. Selain itu, secara keseluruhan tubuh burung Kepudang Kuduk-hitam tampak berisi tapi tidak sampai membuatnya terlihat gemuk.

Penyebaran burung yang bernama latin Oriolus Chinensis ini tidak hanya terdapat di Indonesia tapi juga tersebar di berbagai belahan negara Asia dan Eropa lainnya. Negara-negara yang terdapat populasi burung berwarna kuning ini adalah Rusia, Korea, Tiongkok, Myanmar, Laos, Taiwan, Thailand, Filipina, dan Malaysia. Sedangkan keberadaannya di Indonesia tersebar merata di banyak pulau dan daerah seperti Pulau Sumatera, Nias, Kepulauan Pagai, Jawa, utara Sulawesi, kepulauan sekitar Sulawesi, Kepulauan Tukangbesi, dan di sekitaran Sunda Kecil.

Di habitat aslinya, burung Kepudang Kuduk-hitam terdapat di area dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian mencapai 1600 meter di atas permukaan laut. Area tempat yang biasanya ditinggali berada di hutan terbuka, perkebunan, taman, pedesaan, hutan dekat pantai, dan hutan mangrove. Sewaktu mencari makanan seringnya dilakukan dengan berpasangan atau membentuk kelompok kecil dengan bertengger di atas ranting pohon. Jenis makanan yang setiap hari disantapnya tergolong beragam mulai dari aneka jenis buah-buahan, serangga, dan hewan yang berukuran kecil. Sarang yang disusunnya menggunakan rumput kering tampak berbentuk mirip cawan yang diletakkan pada pohon yang tinggi. waktu berkembangbiaknya berlangsung antara bulan Februari sampai Juni lalu di bulan Agustus dan Desember.

Nah, disinggung pada paragraf awal yang dikatakan terkait dengan burung Kepudang Kuduk-hitam termasuk jenis burung ocehan yang bersuara merdu dan bervariasi. Hal tersebut memang benar adanya bahwa suara kicauannya terdengar nyaring dengan adanya irama naik turun secara beraturan. Bunyi kicauannya memiliki getaran yang dilakukan dalam sekali bersiul dengan volume yang tidak terlalu tinggi. Selain itu, saat berkicau biasanya mampu mengeluarkan lebih dari dua jenis nada yang dibunyikan dengan tempo pendek. Suara kicauannya terdengar cukup lantang yang dapat dipergunakan untuk memancing burung lain agar mau berkicau.

Yup, begitulah ulasan seputar burung Kepudang Kuduk-hitam yang tidak hanya memiliki tampilan fisik yang menarik tapi juga suara kicauan yang merdu dan bervariasi. Untuk itu dengan membaca artikel ini sampai tuntas kiranya dapat menambah wawasan kita terkait ragam jenis burung ocehan yang belum dipelihara maupun diikutkan dalam perlombaan. Karenanya bagi Anda yang tertarik dengan burung Kepudang Kuduk-hitam mungkin tak ada salahnya mencarinya di pasar burung ocehan ataupun bisa menyimpan audio suaranya yang ada di internet. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
http://www.kutilang.or.id/2012/05/04/kepudang-kuduk-hitam/
http://bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_kepudang_kuduk_hitam.htm

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Black-naped_oriole_(Oriolus_chinensis).jpg


Related Posts :