Kamis, 09 Agustus 2018

Mengenal Keindahan Burung Nuri Bayan

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@lerengbukit/mengenal-keindahan-burung-nuri-bayan

Berbicara tentang jenis burung Nuri tentunya banyak dari para pembaca yang sudah mengenal ataupun pernah melihatnya di alam liar. Hal ini terasa wajar sebab jenis burung Nuri termasuk memiliki corak warna bulu yang indah dan bentuk fisik yang unik dengan paruh berukuran besar dan berbentuk bengkok. Selain itu, jenis burung Nuri juga tergolong cukup pandai dalam berkicau dengan mampu menirukan ragam jenis suara yang sering didengarkannya. Keberadaan jenis burung Nuri di Indonesia pun tergolong lumayan banyak dan sebagian besarnya tergolong jenis burung yang dilindungi. Untuk itu pada tulisan ini coba mengulik salah satu di antaranya agar semakin banyak yang mengenalnya. Adapun nama adalah burung Nuri Bayan.

Burung Nuri Bayan termasuk salah satu jenis burung paruh bengkok yang daerah persebarannya hanya terdapat di dua negara saja yakni Indonesia dan Australia. Di wilayah hutan Indonesia keberadaan burung Nuri Bayan tersebar di bagian timurnya mulai dari Maluku tengah dan utara, selatan Maluku, Sumba (area Nusa Tenggara), Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Pulau Biak, dan Pulau Papua. Selain itu, penyebutan nama untuk burung Nuri Bayan juga tergolong beragam mulai dari kaka Moro, Kaka Wandala, Karea, Sopies, dan Ubu.

File:Eclectus roratus-20030511.jpg
Gambar: Sepasang Burung Nuri Bayan

Kehidupan burung Nuri Bayan di alam liar biasanya mendiami area dataran rendah sampai perbukitan dengan ketinggian mencapai 1000 meter di atas permukaan laut. Area lahan yang sering ditinggalinya tersebar cukup luas mulai dari hutan sekunder, pinggiran hutan, dan area dekat pemukiman masyarakat. Sewaktu mencari makanan dilakukan dengan bergerak secara berpasangan. Jenis makanan yang setiap hari disantapnya berasal dari biji-bijian dan buah-buahan yang terdapat di hutan. Tapi saat memasuki masa istirahat biasanya burun Nuri Bayan akan berkumpul dalam jumlah kelompok besar dengan bersama di sarang komunal.

Adapun ciri fisik burung yang bernama latin Eclectus roratus ini memiliki ukuran tubuh yang tergolong besar dengan panjang sekitar 38 cm. Corak warna bulunya terdapat perbedaan yang mencolok antara jantan dan betinanya. Pada burung Nuri Bayan jantan tampak berwarna hijau di sebagian besar tubuhnya mulai dari kepala, tengkuk, tenggorokan, dada, perut, punggung, sayap, dan ekornya. Terlihat juga warna merah terang di bagian kedua sisi perut dekat sayapnya. Ada juga warna biru muda yang tampak di sekitaran sepanjang sisi sayapnya. Lalu ada juga warna hitam keabu-abuan di area sekitar sisi bawah sayap, kaki, dan bagian bawah ekornya. Paruh bagian atasnya berwarna jingga dan area bawahnya tampak berwarna hitam mengkilap.

Disamping itu, untuk burung Nuri Bayan betina terlihat berwarna merah terang di bagian seluruh area kepala, tenggorokan, leher, dada, tunggir, dan ekornya. Pada bagian atas tubuhnya berwarna merah kehitaman yang tampak di bagian punggung dan keseluruhan sayapnya. Tampak juga warna biru tua yang terdapat di area tengkuk, pangkal punggung, sisi ujung sayap, dan perut sampai pangkal tunggirnya. Lalu ada juga warna hitam yang menutupi keseluruhan paruhnya yang berukuran bear, ujung sayap, dan kakinya.

Nah, ciri kicauan burung Nuri Bayan terdengar agak nyaring dan melengking dengan volume yang cukup tinggi. Bunyi kicauannya berupa nada tunggal yang kurang ada iramanya dan cenderung agak parau. Tempo kicauannya juga tergolong sedang dengan nada suara yang pendek dan terdengar cukup monoton atau lebih sering mengulangi nada kicauannya secara terus-menerus.

Nah, begitulah ulasan seputar burung Nuri Bayan yang memiliki tampilan indah dengan corak warna yang bervariasi. Dengan membaca artikel ini sampai tuntas kiranya dapat menambah wawasan kita seputar jenis burung paruh bengkok yang dilindungi pemerintah. Hanya saja, jenis Burung Nuri Bayan tetap dapat ditangkarkan dengan meminta izin terlebih dahulu dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) agar nantinya tidak terbentur dengan hukum. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
  1. https://omkicau.com/2013/06/06/perawatan-dan-penangkaran-burung-nuri-bayan/
  2. http://www.kutilang.or.id/2011/10/21/nuri-bayan/
Sumber Gambar:
  1. https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Eclectus_roratus-20030511.jpg


Related Posts :